1 Maret 2014

Penulis Cerita Anak-Anak

Sepertinya sudah lama sekali semenjak saya berhenti menulis dongeng dan cerita anak. Sebab selama ini saya menulis untuk diri sendiri. Tentu saja saya menulis cerita anak-anak saat saya sendiri masih menjabat posisi tersebut. Waktu saya masih anak-anak. Banyak sekali cerita anak-anak yang saya tulis. Satu cerita yang paling berkesan adalah kisah saat pramuka.

Waktu itu kami melakukan kegiatan perkemahan dan ternyata kakak pembina menugaskan kami untuk menuliskan ceritanya saat sudah kembali.

Jika mengingat hal itu kembali, saya merasa skenario Tuhan begitu indahnya. Skenario yang dipersiapkan untuk hidup saya. Melibatkan banyak orang. Satu di antaranya adalah kakak pembina pramuka yang waktu saya duduk di bangku sekolah dasar beliau sudah SMA.

Dia orang pertama yang memuji tulisan saya. Kisah pramuka yang saya tuangkan dalam bentuk tulisan untuk memenuhi tugas yang diberikan. Tak terbersit di kepala saya dia akan memberikan pujian untuk saya. Dia bilang 'tulisan saya bagus'. Untuk anak SD tulisan saya bahkan terlalu bagus baginya.
Tentu saja itu bukan langsung muncul begitu saja. Bertahun-tahun sebelumnya saya sudah membaca dan latihan menulis cerita. Akan lebih mudah jika kisah yang diminta adalah kisah nyata. Makanya dia terkejut ketika membacanya pertama kali. Tanpa tahu sudah berapa banyak tulisan jelek dan gagal yang saya hasilkan.

Hingga hari ini, skenario Tuhan masih berjalan. Hari ini saya berkesempatan menghadiri workshop menulis cerita anak dengan narasumber Ali Muakhir. Penulis produktif di Indonesia yang menghasilkan banyak sekali karya. Spesialis menulis cerita anak.

Banyak ilmu yang saya dapatkan dari beliau. Kemudian saya sadar satu hal. Bahwa untuk menjadi penulis cerita anak, saya tak perlu kembali menjadi anak-anak. Sudah dewasa malah kita bisa menuliskan cerita untuk anak-anak jauh lebih baik. Ini impian saya berikutnya. Menjadi penulis cerita anak-anak.
Doakan ya!

4 komentar:

  1. Siapa tahu dengan seringnya menulis cerita anak akan cepat diberikan anak, Amin Ya Rabb... :-)

    BalasHapus
  2. Hai Mba..lama ga main kemari..asyik banget dapat kesempatan ikut workshop bareng Ali Muakhir..ditunggu ilmunya ya mba :)

    BalasHapus
  3. wah yuk bangkitkan kembali cerita-cerita dunia anak,, biar nggak kalah sama cerita cinta-cintaan

    BalasHapus
  4. yeaaaa..akhirnya kolom komentnya g aneh bentuknya xixixixixixi..hurey!!
    wah,keren ah mbk hani..habis baca ini jadi pingin nulis masa kecilku yang "nakallllllllllllllllllllllllllllllllll" banget xixixixixixi,itu katanya loh ya..tp menurutku nggak juga *ngeles* >_<

    BalasHapus

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers