Langsung ke konten utama

Penulis Cerita Anak-Anak

Sepertinya sudah lama sekali semenjak saya berhenti menulis dongeng dan cerita anak. Sebab selama ini saya menulis untuk diri sendiri. Tentu saja saya menulis cerita anak-anak saat saya sendiri masih menjabat posisi tersebut. Waktu saya masih anak-anak. Banyak sekali cerita anak-anak yang saya tulis. Satu cerita yang paling berkesan adalah kisah saat pramuka.

Waktu itu kami melakukan kegiatan perkemahan dan ternyata kakak pembina menugaskan kami untuk menuliskan ceritanya saat sudah kembali.

Jika mengingat hal itu kembali, saya merasa skenario Tuhan begitu indahnya. Skenario yang dipersiapkan untuk hidup saya. Melibatkan banyak orang. Satu di antaranya adalah kakak pembina pramuka yang waktu saya duduk di bangku sekolah dasar beliau sudah SMA.

Dia orang pertama yang memuji tulisan saya. Kisah pramuka yang saya tuangkan dalam bentuk tulisan untuk memenuhi tugas yang diberikan. Tak terbersit di kepala saya dia akan memberikan pujian untuk saya. Dia bilang 'tulisan saya bagus'. Untuk anak SD tulisan saya bahkan terlalu bagus baginya.
Tentu saja itu bukan langsung muncul begitu saja. Bertahun-tahun sebelumnya saya sudah membaca dan latihan menulis cerita. Akan lebih mudah jika kisah yang diminta adalah kisah nyata. Makanya dia terkejut ketika membacanya pertama kali. Tanpa tahu sudah berapa banyak tulisan jelek dan gagal yang saya hasilkan.

Hingga hari ini, skenario Tuhan masih berjalan. Hari ini saya berkesempatan menghadiri workshop menulis cerita anak dengan narasumber Ali Muakhir. Penulis produktif di Indonesia yang menghasilkan banyak sekali karya. Spesialis menulis cerita anak.

Banyak ilmu yang saya dapatkan dari beliau. Kemudian saya sadar satu hal. Bahwa untuk menjadi penulis cerita anak, saya tak perlu kembali menjadi anak-anak. Sudah dewasa malah kita bisa menuliskan cerita untuk anak-anak jauh lebih baik. Ini impian saya berikutnya. Menjadi penulis cerita anak-anak.
Doakan ya!

Komentar

  1. Siapa tahu dengan seringnya menulis cerita anak akan cepat diberikan anak, Amin Ya Rabb... :-)

    BalasHapus
  2. Hai Mba..lama ga main kemari..asyik banget dapat kesempatan ikut workshop bareng Ali Muakhir..ditunggu ilmunya ya mba :)

    BalasHapus
  3. wah yuk bangkitkan kembali cerita-cerita dunia anak,, biar nggak kalah sama cerita cinta-cintaan

    BalasHapus
  4. yeaaaa..akhirnya kolom komentnya g aneh bentuknya xixixixixixi..hurey!!
    wah,keren ah mbk hani..habis baca ini jadi pingin nulis masa kecilku yang "nakallllllllllllllllllllllllllllllllll" banget xixixixixixi,itu katanya loh ya..tp menurutku nggak juga *ngeles* >_<

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…