Langsung ke konten utama

Penghargaan Pegawai Bulan Ini


"Bos, deterjen laundry kita habis," lapor saya di ujung telepon. Manajer operasional di laundry ini adalah juga pemilik usaha, sekaligus manajer keuangan yang sekaligus juga bagian promosi, marketing, dan public relation. Dia bilang pada saya untuk mengambilnya di gudang. Gudang itu sendiri terletak beberapa meter masuk ke dalam gang dibelakang tempat laundry ini.

Saya sendiri sebenarnya bukan bagian procurement yang harus menyediakan kebutuhan operasional. Awalnya saya adalah bagian customer service, tapi seringkali saya mengerjakan pekerjaan operasional mencuci juga. Semuanya memang serba merangkap disini. Tapi namanya juga usaha yang baru dibuka, awalnya memang seperti itu. Saya paham betul situasi memulai sebuah bisnis tidaklah mudah.

Dosen saya bahkan mengatakan dalam setahun pertama sebuah bisnis baru yang berjalan hanya 50%nya yang dapat bertahan di tahun kedua. Bisnis laundry tempat saya bekerja ini sudah hampir setahun berjalan, dan saya harap dia dapat menjadi bagian dari 50% yang bertahan. Masalahnya bekerja sampingan di tempat ini lumayan dapat membantu biaya saya menyelesaikan kuliah.


Sambil berjalan ke gudang saya heran kemana perginya semua orang. Saya sampai geleng-geleng kepala, karena masa saya harus mengerjakan semuanya sendiri dari mulai melayani kostumer hingga mencuci baju? bahkan sampai harus mengambil deterjen laundry sendiri. Namun ketika gudang itu terbuka saya terkejut luar biasa, bos saya ada di sana, pegawai lainnya juga berkumpul disana. Mereka semua bersorak mengucapkan selamat ulang tahun pada saya. Sayapun terharu. Terlebih dari itu semua bos saya memberikan saya penghargaan sebagai pegawai bulan ini.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan