Langsung ke konten utama

Mendingan Tanya Google


Berapa sering kita memiliki pertanyaan yang terdengar sangat gampang buat orang lain untuk menemukan jawabannya tanpa menanyakannya pada siapa pun? Alasannya karena mereka sudah tahu tentu saja. Sedangkan kita belum tentu tahu jawabannya. Seperti saya yang sudah menggunakan Linux lumayan lama. Paling lama sih memang Ubuntu-nya yang saya gunakan. Sekarang saya masih menggunakan Ubuntu yang ke 12.04. Padahal yang 13 sudah keluar ya? Belum terpikir untuk mengupgradenya sih karena setelah dulu Ubuntu 12.04 sering 'error', pokoknya error yang aneh. Suka minta penggunanya mengirim laporan ke pihak pengembang dan semacamnya. Saya kurang paham juga. Sampai akhirnya sekarang Ubuntu yang saya gunakan alhamdulillah tidak mengalami hal 'error' itu tadi.

Nah sembari menggunakan Ubuntu memang banyak hal yang membuat saya sedikit bingung. Hal sepele buat orang yang sudah berkutat dengan Ubuntu sedemikian lama. Apalagi kalo memang orang tersebut sudah lama menggunakan Linux. Segala jenis distro Linux sudah dicoba. Berbeda dengan saya yang menggunakan Linux selain Ubuntu beberapa waktu lalu karena menggunakan netbook yang rewel sekali saat dipasangkan dengan Linux. Akhirnya mengganti netbooknya dengan PC dan voila saya bisa kembali bercengkrama dengan Linux yang pertama kali saya kenal. Ubuntu.

Bukan tanpa kesulitan sebenarnya meskipun sudah menggunakan PC jenis lama yang tidak ada masalah diinstall beberapa distro dari Linux. Pernah saya pasangkan Kubuntu dan rasanya sempurna sekali. Biasanya masalah yang saya alami terdengar sangat sepele. Saya bisa menanyakannya pada banyak teman saya di facebook tetapi saya tahu ada yang bisa menjawabnya dan tidak akan memberikan emosi apa pun. Tidak ada smiley yang menertawakan atau mengejek. Apalagi sampai muncul tanda tanya sedemikian banyak gara-gara tak percaya saya akan menanyakan pertanyaan itu padanya.

Setiap dari kita punya stok silly questions. Namun saya yakin banyak pula di antara kita yang sekarang sudah terbiasa untuk menanyakannya kepada mesin pencari saja. Percayalah mereka punya jawaban lebih lengkap dan tidak akan membuat kita malu gara-gara pertanyaan tersebut.

Jadi jika memang teman-teman punya sesuatu yang ingin ditanyakan, apa pun itu. Coba tanyakan dulu pada mesin pencari. Setidaknya berusaha dulu sendiri baru menanyakannya pada orang lain saat buntu dan tak menemukan jawaban sama sekali di web yang ditawarkan mesin pencari.


Sebab mendingan tanya Google dulu deh kalau saya,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…