Langsung ke konten utama

Kebiasaan Balita Perusak Gigi


Beberapa anak balita memiliki kebiasaan yang buruk. Kebiasaan buruk berikut ini bisa membuat gigi anak rusak. Apa saja kebiasaan tersebut?

Minum susu memang menyehatkan dan merupakan sumber nutrisi yang baik untuk anak anda. tapi, minum susu sebelum tidur bisa membuat gigi anak rusak. Tiduran sambil mengisap susu dari botol memang nyaman dan membuat anak anda mengantuk lalu tertidur. Hal inilah yang membuat anak yang terlelap sehabis minum susu enggan menyikat gigi. Selama anak terlelap, kuman dan bekas asam susu yang menempel di sela-sela gigi berkembang biak.

Bukan hal yang salah dan tidak aneh jika anak-anak menyukai konsumsi makanan manis, seperti permen, cake, dan cokelat. Sayangnya makanan yang manis dan lengket tersebut akan tertinggal lama di gigi lalu membentuk asam yang bisa melapukkan gigi dan merusak gigi.


Banyak anak balita yang memiliki kebiasaan mengemut makanan. Membiarkan anak untuk mengemut makanan, terutama nasi atau sumber karbohidrat lainnya berada di dalam mulut, padahal sudah selesai dikunyah. Sumber karbohidrat memiliki kandungan gula, ini sama saja dengan anak memakannya dan makanan manis lalu mengemut kita memberi makan bakteri dalam mulut. Bakteri itu akan berkembang. Tidak hanya itu, kebiasaan mengemut akan menyebabkan rahang anak tidak berkembang secara optimal. Gerakan rahang yang tidak optimal juga bisa menghambat kemampuan bicara.

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan