13 Maret 2014

Efektivitas Produk Pembersih Tangan


Pusat Penanganan Penyakit Amerika mengatakan bahwa hal paling mudah dalam mencegah penyakit yaitu mencuci tangan dengan hand sanitizer, atau dengan sabun pencuci tangan dan air. Jika sabun dan air sulit ditemukan, banyak sanitizer yang digunakan sebagai alternatif. Pilihlah sanitizer yang mengandung 60% alkohol atau antiseptic yang pekat.

Alkohol mampu membunuh banyak jenis bakteri termasuk di antaranya bakteri penyebab TBC atau gangguan pernapasan lainnya. Bahkan, 90% alkohol mampu membunuh lebih virus penyakit seperti virus flu, virus demam hingga virus HIV. Meskipun alkohol merupakan bahan kimia yang mudah terbakar, penggunaan alkohol pada kulit bagian luar tidak akan membahayakan bagi penggunanya asal masih dalam kadar yang dapat ditoleran.


Menurut University of Virginia Medical School, hand sanitizer lebih ampuh dalam membasmi virus flu dibandingkan dengan mencuci tangan biasa. Alkohol yang terkandung di dalamnya tidak akan membunuh mikro organisme yang dibutuhkan untuk daya tahan tubuh sehingga hanya virus-virus yang merugikan saja yang akan dibasmi oleh produk pencuci tangan ini. Meskipun demikian, penggunaan hand antiseptic sebaiknya dibatasi 5 kali saja dalam sehari karena terkadang ada kulit yang rentan terhadap kadar alkohol sehingga akan menimbulkan gatal-gatal dan kulit pecah-pecah. Gunakanlah produk pembasmi bakteri ini dengan cermat agar hasil yang didapatkan maksimal. Jangan lupakan bagian-bagian tersembunyi pada tangan seperti lekukan di antara jari dan ujung-ujung kuku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers