11 Maret 2014

Apa Motivasi Terbesar Saya Menekuni Aktivitas Ngeblog?


Bagaimana jika ada yang bertanya tentang motivasi ngeblog kita? Saya sendiri sering ditanya seperti itu oleh teman-teman. Ada teman yang ngeblog ada pula yang tidak. Cuma mereka punya pertanyaan yang sama. Barangkali karena mereka melihat waktu dan tenaga yang saya curahkan untuk blog ini sedemikian besar.

Awalnya saya suka menulis. Sangat menyukainya. Tentu saja saat itu masih dilakukan secara offline. Jadi suka menulis bukan alasan terbesar saya untuk ngeblog. Tanpa blog pun saya sudah bisa menulis setiap hari di komputer atau di kertas. Mana yang disukai saja.

Terus ngeblog juga bikin ketagihan karena ternyata banyak sekali lomba menulis yang bisa diikutkan melalui blog. Hadiahnya pun menggiurkan. Sudah banyak sekali hadiah yang saya dapatkan dan membuat saya senang tentu saja. Ternyata ngeblog itu menghasilkan secara materi ya? Pikir saya waktu itu. Namun apakah saya ngeblog motivasinya karena dari blog dapat uang? Tentu saja ini juga bukan motivasi terbesar sebab tak jarang saya tak mendapatkan uang sama sekali berhari-hari. Menulis saja tanpa ikut lomba apa pun.

Sudah hampir tiga tahun usia blog ini dan saya merasa bahwa yang membuat saya bertahan hingga sekarang adalah karena saya ingin membangun istana kenangan dan semoga kenangan ini bermanfaat buat banyak orang. Saya pernah menuliskan sebuah tulisan mengenai penderitaan cacar saya beberapa tahun silam. Ternyata tulisan tersebut membuat banyak orang tertarik untuk meninggalkan komentar. Rata-rata sih bertanya tentang cacar yang mereka alami. Saat itu saya sadar bahwa pengalaman sekecil apa pun bisa bermanfaat buat orang lain. Apalagi jika dituliskan di blog. Semua orang bisa mengaksesnya tak peduli dari belahan dunia yang mana.

Saya rasa kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Apakah kita masih bernapas? Apakah masih ada yang bisa kita tinggalkan untuk orang yang mencintai kita? Ketika mengingat itu saya jadi sadar bahwa saya harus menulis terus sebanyak mungkin sebagai kenangan buat mereka saat saya sudah tidak ada. Semoga dengan membaca blog ini mereka merasakan kehadiran saya. Kita tak tahu kapan waktu terakhir kita. Jadi sebelum itu saya ingin tulisan-tulisan yang ada ini mengabadikan keberadaan saya di dunia.

Ya, motivasi terbesar saya dari dalam diri saya sendiri. Diri yang ingin meninggalkan kenangan dari jemari tangan ini. Tangan yang kadang lelah mengetik tulisan. Jari yang kadang salah mengetikkan huruf. Tangan yang masih bisa diajak kerja sama.


Ini motivasi terbesar saya saat ngeblog? Bagaimana denganmu?

16 komentar:

  1. wow, membangun sebuah istana. apalagi udah ada sang raja, komplit dah... :D

    BalasHapus
  2. motivasiku ingin meninggalkan jejak bahwa aku pernah ada :d
    Berbagi apa pun buat orang banyak. Syukur-syukur yang kita tulis bisa bermanfaat buat orang lain.

    BalasHapus
  3. Whh saya juga ketagihan ngeblog

    semoga apa yang kita lakukan di dunia perbloggeran ini bermanfaat yes :D :) .

    BalasHapus
  4. Ngeblog emang enak, dan bisa bikin ketagihan, dan cuma satu pesan saya kalo udah ketagihan BERHENTI SEBELUM TERLAMBAT !!! (narkoba kali ah)

    BalasHapus
  5. Berbagi cerita di blog itu emang seru, apalagi kalau pengalamannya tidak dilakukan semua orang jadi bisa sekalian berbagi :D

    BalasHapus
  6. Jadi semangat trs nge-blog krn alasan kenapa nge-blog : ingin membangun istana kenangan dan semoga kenangan ini bermanfaat buat banyak orang.
    ada bener nya ni teh :D

    BalasHapus
  7. Tangan yang saat ngetik tapi selalu ambil camilan.... jadinya nggak selesai selesai tulisannya.

    BalasHapus
  8. TOS!
    ternyata motivasi awal kita semiripan ya Mbak: suka menulis, sangat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo aku motivasi terbesarku bukan karena suka menulisnya tapi karena aku ingin melakukannya buat diriku sendiri :)

      Hapus

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers