Langsung ke konten utama

Anggap Sedekah


Barangkali banyak orang yang merasa enggan untuk ngeblog dan menggratiskan tulisannya untuk dibaca oleh publik. Walaupun tak sedikit pula yang mau memiliki blog baik gratisan bahkan berbayar untuk memajang tulisannya. Beberapa teman yang enggan ngeblog dan mengisinya dengan postingan yang barangkali bermanfaat buat orang lain alasannya sederhana sekali.

Ngapain ngeblog nggak dapet uang juga.”

Jika teman-teman berharap postingan ini membahas tentang cara mendapatkan uang menggunakan blog tentunya ini sama sekali tak akan memberikan langkah-langkah buat itu. Sebab dari judulnya saja sudah membicarakan sedekah. Sebenarnya sih dari blog bisa menghasilkan uang. Tapi apakah segalanya baru kita lakukan saat kita benar-benar menghasilkan uang saat ngeblog? Kalau tak ada uangnya kita tak akan menuliskan atau membagikan hal lain di blog kita? Bahkan lebih suka tak membuatnya sama sekali?

Tahukah teman-teman sedekah menggunakan blog sama sekali tak membuat kita kehabisan harta? Sebab yang kita curahkan di dalamnya adalah tenaga dan pikiran kita. Tak butuh waktu panjang untuk ngeblog kalau memang waktu yang kita miliki saat senggang sangat pendek. Katakanlah 10-15 menit.

Postingan yang sangat mengesankan bagi saya sendiri saat dipublikasikan di blog ini adalah mengenai cacar yang pernah saya derita sebelumnya. Jadi saya hanya membagikan pengalaman saya terkena cacar di blog ini. Tak terlintas di kepala saya begitu banyak yang membaca tulisan tersebut dan akhirnya mendapatkan pencerahan bagaimana menghadapi cacar yang mereka derita. Bahkan pembaca dari Jepang yang kebetulan orang Indonesia.

Saya tak menarik bayaran dari mereka yang mampir ke blog ini dan membacanya. Sebab saya suka menulis dan bisa memberikan manfaat untuk orang lain itu nilainya jauh lebih besar dari uang yang saya terima dari penghasilan yang saya dapatkan di blog ini. Anggaplah tulisan yang kita berikan di blog ini adalah sedekah yang bisa kita berikan secara online. Anggap blog kita adalah wakaf online. Biarkan semua orang singgah dan membaca tulisan di dalamnya. Lalu mendapatkan manfaat dari sini.


Bisakah kita berpikir demikian?

Komentar

  1. PaidReview plus honor dari Mbak Hani, saya hadiahkan juga tuk sahabat semua. Saya buat kuis di sini http://matahati.blogdetik.com/?p=607.

    Ayuk ikutan dong mbak. He...7x.

    BalasHapus
  2. awal ngeblog di K,itupun nggak tau dan nggak mudeng kalo namanya blog hehe..nulis pengalaman ngajar jd guru BK,ketemu anak2 spesial dan instimewa..pindah ke blogspot,baru akhir tahun lalu tahu kalo bisa dapet duit dari ngeblog hehehe..itupun ditawari teman,niatnya cuma pingin nulisa sm saharing aja sih nggak lebih... :D

    BalasHapus
  3. Bisa :)
    Tulisan campur-campur pengalaman hidup. Ada yang baca dan mengambil manfaat darinya ya alhamdulillah. Nggak ada yang baca pun tak apa-apa. Sekedar mendokumentasikan kisah hidup, lumayan buat bacaan anak cucu nanti saat daya ingat kita tak bisa menampungnya lagi

    BalasHapus
  4. sepakat sekali mbak. dengan niatan itu, saya jadi bisa komitmen untuk blog. karena menjadikan blog media bertukar informasi, belajar dan berbagi. Jadinya semangat dan terus ngeblog tanpa berpikir dapat uang. Karena konsep jelasnya, jika kita berbuat kebaikan untuk orang lain. Maka kita akan mendapatkan kebaikan itu. Hukum sebab akibat dan hukum berpasangan. :) #MariBerblogria-berbagi-belajar-dan menyebarkan informasi

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…