27 Februari 2014

Pentingnya Punya Android


Dulu sebenarnya saya pikir saya tak begitu membutuhkan smartphone. Khususnya android. Sebab memang kebutuhan untuk berada dalam status 'always on' belum setinggi sekarang. Berbeda dengan beberapa bulan terakhir ini. Semua aktivitas online sudah menjadi bagian yang tak terlepaskan dari kehidupan sehari-hari. Apalagi jika sudah berkaitan dengan hubungan bisnis atau rekan kerja. Semuanya menggunakan internet. Mau tak mau penggunaan android bukan lagi sebagai gaya hidup tapi memang kebutuhan.

Android sekarang yang digunakan bukan lagi alat buat mengikuti perkembangan zaman. Tetapi tak lebih dari penunjang aktivitas sehari-hari. Benda yang bisa kita andalkan untuk mengabadikan banyak hal dan menerima banyak hal pula dari orang lain. Walaupun sebenarnya aktivitas saja di sosial media menggunakan smartphone tidak se-addict dulu waktu menggunaan nokia symbian yang tidak 'always on'. Ingat sekali betapa banyaknya saya ngetwit. Betapa seringnya update status di facebook dan sebagainya. Padahal waktu itu menggunakan opera mini untuk berinternet ria dan tak ada notifikasi yang muncul di ponsel.


Bagi saya sendiri android itu sudah setengah dari diri saya. Bukan berarti saya tak bisa hidup tanpanya. Saya pikir saya tak bisa bekerja tanpa android. Jadi kalau saat memutuskan untuk liburan dan menjauh sejenak dari ramainya kicauan maya, jaringan internet adalah hal yang akan saya hindari. Sekarang saat saya sendiri sudah menggunakan android untuk berkomunikasi dengan rekan bisnis dan semacamnya, saya juga berharap sekali banyak rekan-rekan yang akan menjadi rekan bisnis saya menggunakan perangkat yang serupa. Baik iPhone, android, atau windows phone. Yang penting smartphone yang ada notifikasinya.

Sebab saya kadang was-was saat memberikan job review pada teman-teman yang tak menggunakan smartphone. Takutnya dia tak membuka akun sosial medianya atau emailnya. Sehingga saya kesulitan untuk menghubunginya. Banyak sekali smartphone yang hadir dengan harga terjangkau dan bisa menunjang pekerjaan kita sebagai 'pekerja maya'. Supaya tetap lancar berkomunikasi dengan banyak orang. Bukan hanya mempermudah kita menerima notifikasi komentar di facebook atau notifikasi di twitter. Melainkan mudah dihubungi oleh orang lain di sosial media yang menawarkan sesuatu yang lebih bagi kehidupan kita.


Namun hidup adalah pilihan. Kalau kita lebih memilih untuk hidup tenang tanpa smartphone dengan segala notifikasinya itu sah-sah saja. Tetapi ketika kita membuka ruang untuk mempermudah orang 'di dunia maya' menghubungi kita, siapa tahu, ada kejutan yang tak pernah kita sangka-sangka dipersiapkan di sana.

3 komentar:

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers