17 Februari 2014

Membuat Postingan Terjadwal


Dua hari lagi saya akan pulang kampung. Liburan selama empat hari di sana. Karena memang jadwal siaran yang dirapatkan menjadi Minggu, Senin, dan Selasa, saya jadi bisa liburan selama 4 hari dalam seminggu. Tapi tentunya berbeda dengan ngeblog. Rasanya tak pernah saya meliburkan diri untuk ngeblog kecuali saat saya benar-benar sakit. Kadang masih tetap berusaha untuk menulis di blog ini jika memungkinkan. Kalau tak bisa menulis mengunggah sebuah foto untuk postingan terbaru pun rasanya menyenangkan.

Semacam punya hutang kalau tak mengisinya. Katakanlah saya sakau kalau tak menulis di blog ini sehari saja.

Karena itulah untuk menghindari 'sakau'-nya saya. Saya punya cara yang sangat manjur untuk mencegah sakau terjadi pada saya. Apalagi selama di kampung saya tak bisa sesuka hari ngeblog meskipun menggunakan smartphone. Sebab selama di sana saya akan kesulitan sekali untuk menemukan sinyal internet. Syukur-syukur kalau bisa kirim pesan lewat Whatsapp.

Sekarang harus mulai bekerja lebih keras sedikit untuk menulis paling tidak satu postingan disiapkan untuk satu hari yang akan saya kosongkan jadwal ngeblognya. Pengennya sih bisa menuliskan 2-3 postingan sehari. Jadi liburan 4 hari saya butuh 12 tulisan yang masih belum dipublikasikan dan akan dijadwalkan untuk terbit dari Rabu sampai Sabtu. Beginilah kalau liburannya ke tempat yang sulit mendapatkan jaringan internet. Tapi itu membuat saya sendiri merasa lebih bebas menikmati liburan tanpa gangguan apa pun.

Ketagihan smartphone juga menakutkan. Rasanya ada yang kurang kalau tak mengecek email atau sosial media. Memang sih selama di rumah saya harus standby supaya ketika ada yang datang untuk pasang iklan bisa dilayani lebih cepat dan maksimal. Kasihan juga kalau kehilangan rejeki gara-gara tak memeriksa smartphone bukan?


Bagaimana dengan teman-teman sendiri? Apakah selalu menyiapkan postingan terjadwal?

@honeylizious

Followers