Langsung ke konten utama

Cara Membuat Tulisan Review yang Baik dan Benar


Widiw judulnya keren kan? Barangkali banyak di antara teman-teman yang mulai kepikiran buat menghasilkan uang dari blog dan ada pula yang masih berusaha untuk terlihat keren di dalam sebuah komunitas blogger. Tapi tentunya setiap orang punya tujuan di dalam ngeblog. Saya sendiri kalo ditanya tujuan saya ngeblog apa? Apakah karena saya mendapatkan banyak penghasilan di dalamnya? Bagaimana kalau nantinya nggak ada penghasilan lagi dari blog? Sejak awal saya ngeblog karena saya suka menulis. Tak pernah kepikiran akan menghasilkan uang sama sekali dari sini.

Punya media untuk menerbitkan tulisan secara online dalam waktu cepat sangat menyenangkan. Menjangkau banyak pembaca. Lalu sekarang pekerjaan saya kebanyakan memang membuat tulisan review. Baik review barang atau web tertentu. Anggapan orang barangkali sederhananya begini 'si-Hani-itu-jago-banget-kali-ya-bikin-review?'. Itu hanya tebakan saya. Sebab ada beberapa orang yang mengaku belum bisa menuliskan review dan bertanya bagaimana caranya menuliskan review yang baik dan benar.

Bisa jadi dia belum bisa menuliskan review karena belum pernah sama sekali mendapatkan tugas untuk menulis review. Sebab apabila satu kali kita sudah pernah dikasih job menulis review, apa pun itu, kita pasti tahu kita sebenarnya tak perlu tahu rumus menulis review yang baik dan benar. Sebab sebelum tulisan tersebut ditayangkan kita akan mengirimkannya pada orang yang meminta kita menulis. Apabila ada yang harus direvisi, biasanya mereka akan merevisinya atau meminta kita menulis ulang jika terlalu banyak bagian yang keliru.

Jika banyak yang nyasar ke sini karena ingin tahu caranya menuliskan review dengan baik dan benar mohon maaf tulisan ini hanya ingin mengingatkan pada teman-teman yang akan menjadi penulis review, yang kita butuhkan sebenarnya adalah waktu yang cukup untuk menyelesaikan tulisan tersebut. Sebab orang yang bisa menyelesaikan tulisannya sesuai deadline tentu akan lebih banyak dicari pengiklan yang membutuhkan tulisan dalam waktu singkat.

Jangan banyak memikirkan soal tulisannya sudah bagus atau belum saat menuliskan sebuah review. Sesuaikan saja dengan info yang diberikan oleh orang yang meminta kita membuat review dan tambahkan pengetahuan kita di dalamnya jika ada. Siapa tahu kita orang yang tepat untuk memberikan testimoni untuk produk atau jasa tersebut.


Jika sampai hari ini teman-teman ngeblog dan belum pernah dapat job review tenang, itu artinya Tuhan lebih menyenangi tulisan teman-teman yang dihitung sebagai amal buat bekal di akhirat nanti. Tetap yakin menuliskan sesuatu yang bermanfaat buat orang lain.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…