Langsung ke konten utama

Akhirnya Mampir Ke Warnet Juga


Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa saya akan liburan ke Jawai Selatan. Mampir ke tempat orang tua di kampung Matang Suri. Tetapi karena saya memang selalu ingin menghadirkan tulisan di  blog ini tetapi beberapa hari yang lalu hanya bisa menyiapkan beberapa tulisann jadinya mau tak mau mampir ke warnet terdekat, kebetulan ada warnet di rumah temen. Di sinilah saya harus mengetikkan postingan buat blog ini termasuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda dan tak bisa diselesaikan menggunakan jaringan di smartphone.

Ah memang lumayan menyebalkan jika ada pekerjaan yang tertunda hanya disebabkan oleh jaringan internet. Untungnya di kampung ini sudah banyak orang yang membuka usaha warnet sehingga tinggal mampir ke warnet yang diinginkan dan menyelesaikan pekerjaan yang terhenti tersebut. Maklumlah kalau sudah berkaitan dengan deadline banyak orang tak bisa diajak untuk berkompromi. Saya juga sih sebenarnya. Suka mendesak orang lain untuk menyelesaikan pekerjaannya supaya segera bisa mengirimkan upah untuknya.

Gara-gara jaringan di smartphone tak bisa diharapkan untuk membuka sosial media saya rasa tentu banyak orang yang beranggapan ‘mengapa dia tak membalas pesan saya?’. Bahkan tak dapat dipungkiri sampai ada yang berpikiran sangat negatif terhadap kejadian ini tanpa tahu saya sedang berada di sebuah desa yang lumayan terisolasi karena hanya bisa dicapai setelah menyeberangi laut.

Banyak orang tak bisa membayangkan bagaimana perjalanan yang harus saya tempuh selama sekitar 7 jam untuk sampai di rumah orang tua. Jangan hanya memandang bis yang harus saya tumpangi dari Pontianak. Saya juga harus naik oplet atau ojek untuk masuk pelabuhan. Kemudian saya harus naik motor air untuk masuk ke kecamatan. Tak sampai di situ perjalanan  yang harus saya tempuh. Sebab setelah itu saya harus naik sepeda motor atau oplet pedalaman untuk tiba di depan pintu rumah orang tua di desa sana.

Perjalanan yang lumayan panjang dan kadang menyulitkan untuk membawa terlalu banyak barang.

Walaupun saya tetap harus bersyukur bisa menyelesaikan pekerjaan dan tetap bisa menjaga blog ini agar update setiap hari. Sampai ketemu di postingan selanjutnya ya!

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…