25 Februari 2014

Akhirnya ke Nakamura Juga! (Ngedate di Nakamura)


Sudah lama sekali saya ingin mampir ke tempat tersebut. Tempat pijat sih sederhananya. Sudah berulang kali mengajak suami buat singgah.




Setelah sekian lama tidak ngedate bersama suami, maklum masih masa-masa pacaran, *uhuk* akhirnya kami ngedate juga. Kali ini tempat ngedatenya di Nakamura. Tempat pijat yang sudah lama sekali ingin saya datangi. Lama sekali itu artinya sudah beberapa minggu saya pandangi dari pinggir jalan dan tak berani mendekatinya karena suami belum juga punya waktu buat mampir ke sana. Tapi kesabaran menunggu akhirnya berbuah manis. Tadi malam dia mengajak ke sana. Padahal sebelumnya ngerengek-rengek minta bawa ke Nakamura yang letaknya itu di Jalan Sultan Abdurrahman, satu jalan dengan Pontianak Convention Center, tak juga dibawa. Eh senang sekali akhirnya tidak hanya saya yang pijat. Dia juga mau dipijat bersama.


Suasana di dalam Nakamura itu harumnya bikin nyaman dan tempat pijatnya juga bersih. Setiap pengunjung yang datang tidak boleh menggunakan sepatu. Jadi selama di dalam sudah disediakan sandal khusus refleksi. Saat pijat kita juga diberikan celana khusus sehingga lebih gampang dipijat.


Pertama-tama kaki kita direndam dalam air hangat yang sepertinya ditaburi garam. Sebab sang terapis mengambil butiran putih di dalam mangkok kecil yang sudah tersedia di setiap bilik pijat. Ruangan pijat tak begitu terang sih saya jadinya bingung melihat barang di dalam biliknya. Sebab cahaya lampu hanya datang dari penangkap nyamuk yang terletak di sudut. Itu pun tak begitu terang. Pijat di Nakamura Pontianak berbeda dengan tempat pijat pada umumnya yang lebih tepatnya disebut mengurut. Semua bagian diurut. Kalau di Nakamura yang ditekan adalah titik tertentu. Semua titik yang harus mereka tekan akan ditekan dengan kekuatan penuh. Beberapa kali saya harus menahan untuk tidak meringis. Sebab ada titik yang rasanya sakit sekali saat ditekan.



Hasilnya? Sepulang dari pijat tersebut kami tertidur dengan nyenyaknya. Bahkan suami selama dipijat juga tertidur beberapa kali. Dia sih enak gampang tidur orangnya. Saat keluar dari Nakamura saja dia pengen langsung pulang ke rumah untuk melanjutkan tidurnya. Namun mau tak mau kami singgah di gerobak sate yang tak jauh dari Nakamura. Langganan suami. Makan dulu sebelum pulang. Sampai di rumah suami buka baju dan tertidur nyenyak. Saya sendiri nyenyak sekali tidurnya sampai pagi setelah menyempatkan diri untuk menuliskan satu postingan di blog.

@honeylizious

Followers