Langsung ke konten utama

Akhirnya ke Nakamura Juga! (Ngedate di Nakamura)


Sudah lama sekali saya ingin mampir ke tempat tersebut. Tempat pijat sih sederhananya. Sudah berulang kali mengajak suami buat singgah.




Setelah sekian lama tidak ngedate bersama suami, maklum masih masa-masa pacaran, *uhuk* akhirnya kami ngedate juga. Kali ini tempat ngedatenya di Nakamura. Tempat pijat yang sudah lama sekali ingin saya datangi. Lama sekali itu artinya sudah beberapa minggu saya pandangi dari pinggir jalan dan tak berani mendekatinya karena suami belum juga punya waktu buat mampir ke sana. Tapi kesabaran menunggu akhirnya berbuah manis. Tadi malam dia mengajak ke sana. Padahal sebelumnya ngerengek-rengek minta bawa ke Nakamura yang letaknya itu di Jalan Sultan Abdurrahman, satu jalan dengan Pontianak Convention Center, tak juga dibawa. Eh senang sekali akhirnya tidak hanya saya yang pijat. Dia juga mau dipijat bersama.


Suasana di dalam Nakamura itu harumnya bikin nyaman dan tempat pijatnya juga bersih. Setiap pengunjung yang datang tidak boleh menggunakan sepatu. Jadi selama di dalam sudah disediakan sandal khusus refleksi. Saat pijat kita juga diberikan celana khusus sehingga lebih gampang dipijat.


Pertama-tama kaki kita direndam dalam air hangat yang sepertinya ditaburi garam. Sebab sang terapis mengambil butiran putih di dalam mangkok kecil yang sudah tersedia di setiap bilik pijat. Ruangan pijat tak begitu terang sih saya jadinya bingung melihat barang di dalam biliknya. Sebab cahaya lampu hanya datang dari penangkap nyamuk yang terletak di sudut. Itu pun tak begitu terang. Pijat di Nakamura Pontianak berbeda dengan tempat pijat pada umumnya yang lebih tepatnya disebut mengurut. Semua bagian diurut. Kalau di Nakamura yang ditekan adalah titik tertentu. Semua titik yang harus mereka tekan akan ditekan dengan kekuatan penuh. Beberapa kali saya harus menahan untuk tidak meringis. Sebab ada titik yang rasanya sakit sekali saat ditekan.



Hasilnya? Sepulang dari pijat tersebut kami tertidur dengan nyenyaknya. Bahkan suami selama dipijat juga tertidur beberapa kali. Dia sih enak gampang tidur orangnya. Saat keluar dari Nakamura saja dia pengen langsung pulang ke rumah untuk melanjutkan tidurnya. Namun mau tak mau kami singgah di gerobak sate yang tak jauh dari Nakamura. Langganan suami. Makan dulu sebelum pulang. Sampai di rumah suami buka baju dan tertidur nyenyak. Saya sendiri nyenyak sekali tidurnya sampai pagi setelah menyempatkan diri untuk menuliskan satu postingan di blog.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…