28 Februari 2014

Pasta Gigi Penyebab Sariawan

Sudah makan buah dan sayuran bahkan menambahnya lagi dengan sirup yang mengandung vitamin C? Tapi tak tahu mengapa tiba-tiba sariawan melanda di bibir. Rasa sariawan dapat dipastikan sangat membuat tidak nyaman. Apalagi saat kita makan. Tak bisa menggerakkan bibir dengan bebas. Sangat mengganggu aktivitas. Apalagi seperti saya yang kerjanya siaran. Berjam-jam harus berbicara. Menyakitkan kalau dilakukan saat sariawan menyerang. Untungnya ada obat tenggorokan yang berbentuk bubuk hijau dan ada sensasi mint yang bisa dibubuhkan ke bagian bibir yang terkena sariawan. Supaya tetap bisa berbicara dengan nyaman. Makan pun tidak begitu masalah.

Sekarang saya mau cerita soal sariawan yang saya derita. Jadi bibir saya kena sariawan lagi. Menariknya situasinya sama dengan yang pertama. Saya pulang kampung ke Jawai Selatan dan menggunakan pasta gigi yang ada di dalam kamar mandi untuk membersihkan gigi dan mulut saya. Merek P**s*dent yang Whitening.

Pertama kali kena saya membaca status teman yang juga kena sariawan gara-gara pasta gigi tersebut. Berarti memang ada orang yang bibir bagian dalamnya yang tak cukup kuat untuk terkena pasta gigi jenis yang ini. Kalau dengan merek yang sama tapi tipe yang lama saya belum pernah mengalami masalah serupa. Waktu itu saya curiga penyebab sariawan saya adalah pasta gigi tersebut.

Untuk memastikannya saat pulang kampung kemarin saya menggosok gigi dengan pasta gigi yang sama. Ternyata pas pulang ke Pontianak sariawan lagi. Sudah dua kali dan saya tak ingin memastikan untuk ketiga kalinya. Cukup dua kali saya kena sariawan gara-gara pasta gigi whitening. Barangkali gara-gara kandungan pasta gigi tersebut yang terlampau tajam hingga menyebabkan sariawan.

Sekarang di rumah saya menggunakan pasta gigi yang bukan whitening. Merek apa pun tak ada yang menggunakan bahan pemutih gigi. Untuk apa gigi putih dengan bahan yang menyebabkan sariawan begitu. Sakit banget sariawannya.

27 Februari 2014

Krim Ajaib untuk Berbagai Jenis Warna Kulit



BB cream yang digunakan oleh hampir seluruh wanita di dunia memiliki beragam pilihan warna. Inilah yang membuatnya jadi “idola” para wanita. Banyak merk kosmetik yang mengeluarkan berbagai jenis warna, biasanya 3 hingga 5 pilihan. Atau mungkin 8 pilihan warna untuk merk tertentu. Seperti kita ketahui, manusia mempunyai warna kulit yang sangat beragam. Sebelum ada cream ajaib ini, banyak orang yang terpaksa harus menerima produk concealer atau foundation dengan satu pilihan warna. Padahal, tidak semua orang cocok untuk menggunakan warna tersebut.

Seringkali concealer atau foundation yang digunakan menghasilkan warna yang lebih terang atau lebih gelap dari warna kulit, sehingga penampilan menjadi tidak maksimal.


BB cream juga hadir dengan kandungan SPF yang beragam sehingga dapat berfungsi sebagai tabir surya. Ini sangat bermanfaat untuk kita yang tinggal di negara tropis dan mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun. Terlebih untuk orang-orang yang sering bekerja di luar ruangan. Tidak perlu memakai sunscreen lagi untuk melindungi kulit wajah.


Cukup menggunakan cream tersebut yang memiliki kandungan SPF yang tinggi. Semakin tinggi SPFnya, maka semakin baik pula cream tersebut melindungi kulit anda. Cream ini juga sangat cocok untuk wanita yang aktif karena mudah untuk digunakan dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Strukturnya yang sangat ringan di kulit juga membuat wajah nyaman dibandingkan jika kita menggunakan foundation dan bedak yang tebal sehingga hampir terasa seperti menggunakan topeng.

Skala Prioritas Belanjaan untuk Si Bayi



Membeli perlengkapan bayi mungkin menjadi salah satu hal yang paling menyenangkan bagi pasangan ayah dan ibu muda. Hal ini merupakan pengaruh dari antusiasme mereka karena menemukan suatu hal yang baru. Membeli kebutuhan bagi seorang jabang bayi bukanlah perkara mudah. Bila kita terlalu memikirkan ego diri kita sendiri, tak sedikit belanjaan kita yang akhirnya tidak terpakai. Untuk itulah diperlukan perencanaan yang matang dalam memenuhi kebutuhan bayi kita. Dalam artikel ini akan dibagikan tips yang mudah dipraktekan bagi para pasangan ayah dan ibu baru untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan bayi mereka.


Salah satu tips ampuh dalam belanja adalah mengenali benar kebutuhan kita sendiri. Dalam belanja perlengkapan bayi maka diperlukan perencanaan yang matang. Biasakanlah mencatatkan semua kebutuhan si bayi dalam sebuah catatan khusus. Kenali bayimu, perhatikan apa yang ia butuhkan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Perhatikan pula apa yang ia butuhkan dari bangun tidur sampai tidur kembali. Catatlah dengan skala prioritas. Hal ini akan mempermudah kita sebagai orangtua untuk menentukan hal yang paling penting untuk kita belanjakan. Menentukan skala prioritas dalam berbelanja dapat membuat kita lebih hemat. Sisa dari anggaran biaya yang kita gunakan untuk belanja dapat kita gunakan untuk hal lain. Kebutuhan anak makin ia dewasa pastilah makin tinggi. Penting bagi kita sebagai orangtua untuk membuat perencanaan keuangan yang matang bagi si kecil.

Pentingnya Punya Android


Dulu sebenarnya saya pikir saya tak begitu membutuhkan smartphone. Khususnya android. Sebab memang kebutuhan untuk berada dalam status 'always on' belum setinggi sekarang. Berbeda dengan beberapa bulan terakhir ini. Semua aktivitas online sudah menjadi bagian yang tak terlepaskan dari kehidupan sehari-hari. Apalagi jika sudah berkaitan dengan hubungan bisnis atau rekan kerja. Semuanya menggunakan internet. Mau tak mau penggunaan android bukan lagi sebagai gaya hidup tapi memang kebutuhan.

Android sekarang yang digunakan bukan lagi alat buat mengikuti perkembangan zaman. Tetapi tak lebih dari penunjang aktivitas sehari-hari. Benda yang bisa kita andalkan untuk mengabadikan banyak hal dan menerima banyak hal pula dari orang lain. Walaupun sebenarnya aktivitas saja di sosial media menggunakan smartphone tidak se-addict dulu waktu menggunaan nokia symbian yang tidak 'always on'. Ingat sekali betapa banyaknya saya ngetwit. Betapa seringnya update status di facebook dan sebagainya. Padahal waktu itu menggunakan opera mini untuk berinternet ria dan tak ada notifikasi yang muncul di ponsel.


Bagi saya sendiri android itu sudah setengah dari diri saya. Bukan berarti saya tak bisa hidup tanpanya. Saya pikir saya tak bisa bekerja tanpa android. Jadi kalau saat memutuskan untuk liburan dan menjauh sejenak dari ramainya kicauan maya, jaringan internet adalah hal yang akan saya hindari. Sekarang saat saya sendiri sudah menggunakan android untuk berkomunikasi dengan rekan bisnis dan semacamnya, saya juga berharap sekali banyak rekan-rekan yang akan menjadi rekan bisnis saya menggunakan perangkat yang serupa. Baik iPhone, android, atau windows phone. Yang penting smartphone yang ada notifikasinya.

Sebab saya kadang was-was saat memberikan job review pada teman-teman yang tak menggunakan smartphone. Takutnya dia tak membuka akun sosial medianya atau emailnya. Sehingga saya kesulitan untuk menghubunginya. Banyak sekali smartphone yang hadir dengan harga terjangkau dan bisa menunjang pekerjaan kita sebagai 'pekerja maya'. Supaya tetap lancar berkomunikasi dengan banyak orang. Bukan hanya mempermudah kita menerima notifikasi komentar di facebook atau notifikasi di twitter. Melainkan mudah dihubungi oleh orang lain di sosial media yang menawarkan sesuatu yang lebih bagi kehidupan kita.


Namun hidup adalah pilihan. Kalau kita lebih memilih untuk hidup tenang tanpa smartphone dengan segala notifikasinya itu sah-sah saja. Tetapi ketika kita membuka ruang untuk mempermudah orang 'di dunia maya' menghubungi kita, siapa tahu, ada kejutan yang tak pernah kita sangka-sangka dipersiapkan di sana.

26 Februari 2014

Tak Semua Postingan Berbayar Kok


Lucu juga ya saat kita menuliskan postingan di blog terus ada yang tanya, ini tulisan berbayar mbak? Sebenarnya dari ribuan tulisan yang ada di blog ini, mungkin hanya sekitar 10% tulisan berbayar. Saya tak menghitung angka pastinya sih. Itu hanya perkiraan saya. Banyak memang review yang saya sampaikan di blog ini. Ada review yang berbayar ada pula yang cuma-cuma. Barangkali bahasa yang saya gunakan terlalu mengajak orang lain buat datang ke tempat yang saya review, entah itu tempat makan atau tempat pijat? Satu tempat pijat yang baru-baru ini saya datangi memang terkesan seperti tulisan berbayar di mata beberapa orang.

Tapi faktanya adalah saya suka mengiklankan sebuah tempat yang memuaskan bagi saya meskipun tidak ada bayaran dari pemilik tempat usaha tersebut.

Bahkan banyak tempat makan di Pontianak yang menyediakan santapan yang enak bagi saya, cocok dengan lidah saya yang kemudian muncul di dalam blog ini. Mereka tidak memberikan bayaran buat saya walaupun kemudian mereka akhirnya ada beberapa yang menghubungi saya. Sebagai rasa terima kasih karena saya secara tak langsung telah mengiklankan mereka di blog, saya mendapatkan imbalan dari mereka. Kalau tempat makan, saya dapat makan dan minum gratis. Itu sebenarnya bonus karena saya sama sekali tak terpikir mereka akan menemukan blog ini dan sadar saya telah menuliskan mengenai usaha yang mereka jalankan.


Tak semua postingan di blog ini berbayar kok. Saya sih niatnya hanya memberikan informasi kepada orang lain. Baik secara gratis maupun berbayar. Kalo tak dibayar anggap saja kita sedang beramal. Saat dapat bayaran itu rezeki yang tak pernah kita duga bukan?

Selamat Ulang Tahun Ke-41 Radio Volare!


Ini kali ketiga saya menuliskan postingan selamat ulang tahun buat Radio Volare. Walaupun sebenarnya saya sebentar lagi genap empat tahun bekerja di Radio Volare sebagai penyiar radio. Lalu tahun kelima pun akan saya jelang. Begitu cepat waktu berlalu. Sekarang saya benar-benar sudah menjadi orang dewasa. Bukan tanggungan orang tua dan harus melangkah lebih dewasa untuk membahagiakan kedua orang tua saya. Abah dan Umak. Kedua orang yang selalu sabar dan percaya dengan saya. Cukup tentang saya. Sebab sekarang postingannya buat Radio Volare.

Sekarang ulang tahun Radio Volare yang ke-41. Waw! Bahkan Radio Volare lebih tua dari kakak sulung saya. Harusnya ini menjadi awal yang lebih baik lagi bagi Radio Volare ke depannya. Beberapa penyiar pergi. Beberapa penyiar kemudian datang sebagai orang baru. Sekarang Radio Volare punya beberapa penyiar baru. Padahal rasanya audisi baru saja dilakukan beberapa waktu lalu sekarang seharusnya sudah mengadakan audisi lagi untuk menerima penyiar yang baru. Tentu saja bukan untuk menemukan penyiar seperti saya. Orang kayak saya mah tak ditemukan melalui audisi. Hahaha...

Pertama kalinya dalam sejarah Radio Volare berkembang, ini kali pertama ulang tahunnya dirayakan tanpa orang yang memiliki andil paling besar untuk Radio Volare. Orang yang telah mendirikannya dan membuatnya sebesar sekarang. Alm. Bapak Amirrudin Manaf (maaf jika salah menuliskan nama lengkap beliau). Bersama istrinya beliau membangun Radio Volare hingga bisa berjalan puluhan tahun. Di saat banyak radio yang akhirnya tumbang. Radio Volare tetap berdiri dengan kokohnya sebagai sebuah radio swasta.

Radio Volare itu cocok buat Bujang Dare (sapaan untuk pendengarnya) yang suka dengan lagu mancanegara. Sebab di Radio Volare, 75% yang diputar adalah lagu mancanegara. Lagu Indonesia mendapat porsi 25% itu pun lagu Indonesia yang sudah disortir dengan ketat. Tak banyak variasi lagu Indonesia yang akan kita temukan di Radio Volare.

Ulang tahun kali ini menariknya ada pertandingan Remibox. Permainan kartu favorit saya, sejak duduk di sekolah dasar saya sering sekali main remibox. Doakan saya menang ya!


Buat Radio Volare, semoga tetap jaya di udara bersama penyiar-penyiarnya!

Liga Blogger Indonesia: Udah Pekan 8 Aja!


Tak terasa ya, Liga Blogger Indonesia sudah memasukin 8 pekan. Itu tandanya tinggal empat pekan lagi perjuangan konsisten untuk menulis di blog diselesaikan. Walaupun tanpa mengikuti LBI pun blog ini sudah terisi setiap hari dengan tulisan. Temanya saja tak ada yang menentukan. Berbeda dengan Lbi yang setiap pekan sudah ada temanya dan berbeda tantangannya.

Mengikuti Liga Blogger Indonesia lama-lama terbiasa dengan ritmenya. Bahkan saya masih bisa liburan pulang kampung setelah menyelesaikan tema yang diminta. Sebab saya tak mungkin menyelesaikan tantangan di kampung sebab jaringan internet di sana menyedihkan kecuali di warnet. Jaringan smartphone? Buat nelpon SMS aja syukur-syukur masih bisa. Bisa mengisi batre hape aja sudah anugerah, maklum sering mati lampu selama di sana.

Peserta semakin banyak yang tersingkir dari liga. Sebab setiap blogger yang berada di Zona Merah akan disingkirkan oleh panitia. Berbeda dengan Liga Blogger Indonesia Trial dulu. Waktu itu semua blogger tetap bisa mengikuti hingga akhir pertandingannya. Bahkan sebenarnya kalau mau di liga trial tersebut cukup ikut pekan terakhir dan menuliskan 24 postingan untuk mengalahkan saya. Waktu itu saya menang dengan 23 poin. Pekan terakhir adalah pekan yang tak terlupakan. Tantangannya waktu itu yang membuat saya berhasil memenangkan liga trial tersebut adalah menuliskan sebanyak mungkin postingan makanan yang kita makan di luar dengan harga maksimal 10.000IDR.

Tentu saja saya yang suka jalan-jalan dan makan akan merasa tantangan itu sangat menyenangkan. Banyak yang bisa saya tuliskan saat pekan terakhir berjalan. Beruntung sih waktu itu tantangannya bisa saya selesaikan dengan baik dan liganya hanya berjalan 4 minggu. Lebih pendek 8 minggu dibandingkan yang sekarang.


Sekarang 12 minggu harus diikuti. Konsisten menyelesaikan semua tema dan postingan bebas. Apabila ada tantangan juga musti diselesaikan kalau pengen mendapatkan poin maksimal. Tetap semangat buat teman-teman Liga Blogger Indonesia, kita semua juaranya.

25 Februari 2014

Akhirnya ke Nakamura Juga! (Ngedate di Nakamura)


Sudah lama sekali saya ingin mampir ke tempat tersebut. Tempat pijat sih sederhananya. Sudah berulang kali mengajak suami buat singgah.




Setelah sekian lama tidak ngedate bersama suami, maklum masih masa-masa pacaran, *uhuk* akhirnya kami ngedate juga. Kali ini tempat ngedatenya di Nakamura. Tempat pijat yang sudah lama sekali ingin saya datangi. Lama sekali itu artinya sudah beberapa minggu saya pandangi dari pinggir jalan dan tak berani mendekatinya karena suami belum juga punya waktu buat mampir ke sana. Tapi kesabaran menunggu akhirnya berbuah manis. Tadi malam dia mengajak ke sana. Padahal sebelumnya ngerengek-rengek minta bawa ke Nakamura yang letaknya itu di Jalan Sultan Abdurrahman, satu jalan dengan Pontianak Convention Center, tak juga dibawa. Eh senang sekali akhirnya tidak hanya saya yang pijat. Dia juga mau dipijat bersama.


Suasana di dalam Nakamura itu harumnya bikin nyaman dan tempat pijatnya juga bersih. Setiap pengunjung yang datang tidak boleh menggunakan sepatu. Jadi selama di dalam sudah disediakan sandal khusus refleksi. Saat pijat kita juga diberikan celana khusus sehingga lebih gampang dipijat.


Pertama-tama kaki kita direndam dalam air hangat yang sepertinya ditaburi garam. Sebab sang terapis mengambil butiran putih di dalam mangkok kecil yang sudah tersedia di setiap bilik pijat. Ruangan pijat tak begitu terang sih saya jadinya bingung melihat barang di dalam biliknya. Sebab cahaya lampu hanya datang dari penangkap nyamuk yang terletak di sudut. Itu pun tak begitu terang. Pijat di Nakamura Pontianak berbeda dengan tempat pijat pada umumnya yang lebih tepatnya disebut mengurut. Semua bagian diurut. Kalau di Nakamura yang ditekan adalah titik tertentu. Semua titik yang harus mereka tekan akan ditekan dengan kekuatan penuh. Beberapa kali saya harus menahan untuk tidak meringis. Sebab ada titik yang rasanya sakit sekali saat ditekan.



Hasilnya? Sepulang dari pijat tersebut kami tertidur dengan nyenyaknya. Bahkan suami selama dipijat juga tertidur beberapa kali. Dia sih enak gampang tidur orangnya. Saat keluar dari Nakamura saja dia pengen langsung pulang ke rumah untuk melanjutkan tidurnya. Namun mau tak mau kami singgah di gerobak sate yang tak jauh dari Nakamura. Langganan suami. Makan dulu sebelum pulang. Sampai di rumah suami buka baju dan tertidur nyenyak. Saya sendiri nyenyak sekali tidurnya sampai pagi setelah menyempatkan diri untuk menuliskan satu postingan di blog.

Film Indonesia 2014: Killers


Semenjak tinggal di Pontianak dan akhirnya tidak hanya bisa melihat deretan film yang akan tayang di bioskop melalui koran, saya juga bisa datang ke Cinema 21 buat membeli tiket nonton. Selalu saja film Indonesia akan menjadi pilihan terakhir buat ditonton. Selain tak ingin dikecewakan oleh kebanyakan film Indonesia yang tayang di bioskop, sebab kebanyakan menayangkan paha dan dada, rasanya mubazir juga mahal-mahal beli tiket plus minuman dan makanan buat nonton ternyata filmnya cuma 'begitu'.

Walaupun beberapa waktu terakhir beberapa film Indonesia mulai menunjukkan kualitas lebih bukan hanya sekadar film Indonesia esek-esek yang menawarkan paha, dada, dan juga hantu. Era Bom Seks kan sudah lama lewat. Saya ingat betul jaman dulu artis-artis yang mendapat julukan tersebut. Nah tahun 2014 ini muncul lagi film Indonesia yang layak buat ditonton. Sebab ini jenis film yang saya suka. Pembunuhan. Terus berkolaborasi dengan Jepang pula. Semakin menggoda untuk ditonton.

Film Indonesia tahun 2014 ini memang kayaknya bakalan mulai meninggalkan warna yang beberapa tahun kemarin merajai perfilman Indonesia. Memang butuh uang untuk menghasilkan sebuah film dan tentunya tak ada orang yang mau rugi saat filmnya selesai. Paling tidak balik modal. Kalau bisa untung mengapa harus rugi bukan?

Kalau saya sendiri memilih untuk menonton film Indonesia tahun 2014 ini tidak melihat siapa pemainnya. Sebab saya orangnya lumayan sulit menghapal nama artis. Apalagi sutradara dan yang berada di balik layar. Jadi pilihan pertama yang saya gunakan untuk memutuskan akan menonton atau tidak sebuah film Indonesia adalah jenis filmnya. Jika jenis filmnya sesuai dengan yang saya mau, biasanya saya tak perlu mikir dua kali buat nonton.

Kebetulan Killers ini masih tayang di bioskop Pontianak sejak 6 Februari kemarin. Nih sedikit contekan yang saya kutip dari 21CinePlex.

Film kolaborasi pertama Indonesia dan Jepang, KILLERS, akan rilis di Indonesia tanggal 6 Februari 2014. Film KILLERS digarap oleh rumah produksi Jepang NIKKATSU dan GUERILLA MERAH FILMS dari Indonesia. Film ini juga didukung oleh beberapa nama besar seperti Merantau Films (Gareth Evans, The Raid), DAMN Inc. (yang diprakarsai oleh Daniel Mananta dan rekan-rekan) serta Million Pictures (Negeri 5 Menara). Selain di Indonesia dan Jepang, FILM KILLERS akan di tayangkan di Amerika Serikat, Perancis, Jerman, Inggris, Turki, Hong Kong, Singapura, Thailand.

KILLERS bercerita tentang Nomura, seorang eksekutif muda Jepang yang sukses tapi ternyata memiliki kegemaran membunuh dan menyebarkan video pembunuhannya melalui jejaring sosial. Di Jakarta, Bayu, seorang jurnalis ambisius yang karirnya sedang diambang kehancuran karena obsesinya untuk menguak kasus korupsi seorang politikus, melihat video Nomura dan mulai membangkitkan sisi gelap dari dalam dirinya. Kemudian mereka pun terhubung melalui internet dan disinilah kehidupan dua lelaki ini berkembang menjadi ikatan yang mematikan. Film KILLERS diperankan oleh aktor dan aktris terkenal dari Indonesia dan Jepang seperti Oka Antara, Kazuki Kitamura, Luna Maya, Rin Takanashi dan aktor senior Ray Sahetapy.

Membaca sinopsisnya saja saya sudah tak sabar ingin mampir ke bioskop dan menontonnya. Sayangnya sekarang suami masih sibuk buat diajak ke sana. Semoga kebagian tiket buat nonton atau setidaknya bisa beli DVD aslinya di mall. Hehehehehe...


kamu sendiri mau nonton film Indonesia apa tahun 2014 ini?

24 Februari 2014

Cara Membuat Tulisan Review yang Baik dan Benar


Widiw judulnya keren kan? Barangkali banyak di antara teman-teman yang mulai kepikiran buat menghasilkan uang dari blog dan ada pula yang masih berusaha untuk terlihat keren di dalam sebuah komunitas blogger. Tapi tentunya setiap orang punya tujuan di dalam ngeblog. Saya sendiri kalo ditanya tujuan saya ngeblog apa? Apakah karena saya mendapatkan banyak penghasilan di dalamnya? Bagaimana kalau nantinya nggak ada penghasilan lagi dari blog? Sejak awal saya ngeblog karena saya suka menulis. Tak pernah kepikiran akan menghasilkan uang sama sekali dari sini.

Punya media untuk menerbitkan tulisan secara online dalam waktu cepat sangat menyenangkan. Menjangkau banyak pembaca. Lalu sekarang pekerjaan saya kebanyakan memang membuat tulisan review. Baik review barang atau web tertentu. Anggapan orang barangkali sederhananya begini 'si-Hani-itu-jago-banget-kali-ya-bikin-review?'. Itu hanya tebakan saya. Sebab ada beberapa orang yang mengaku belum bisa menuliskan review dan bertanya bagaimana caranya menuliskan review yang baik dan benar.

Bisa jadi dia belum bisa menuliskan review karena belum pernah sama sekali mendapatkan tugas untuk menulis review. Sebab apabila satu kali kita sudah pernah dikasih job menulis review, apa pun itu, kita pasti tahu kita sebenarnya tak perlu tahu rumus menulis review yang baik dan benar. Sebab sebelum tulisan tersebut ditayangkan kita akan mengirimkannya pada orang yang meminta kita menulis. Apabila ada yang harus direvisi, biasanya mereka akan merevisinya atau meminta kita menulis ulang jika terlalu banyak bagian yang keliru.

Jika banyak yang nyasar ke sini karena ingin tahu caranya menuliskan review dengan baik dan benar mohon maaf tulisan ini hanya ingin mengingatkan pada teman-teman yang akan menjadi penulis review, yang kita butuhkan sebenarnya adalah waktu yang cukup untuk menyelesaikan tulisan tersebut. Sebab orang yang bisa menyelesaikan tulisannya sesuai deadline tentu akan lebih banyak dicari pengiklan yang membutuhkan tulisan dalam waktu singkat.

Jangan banyak memikirkan soal tulisannya sudah bagus atau belum saat menuliskan sebuah review. Sesuaikan saja dengan info yang diberikan oleh orang yang meminta kita membuat review dan tambahkan pengetahuan kita di dalamnya jika ada. Siapa tahu kita orang yang tepat untuk memberikan testimoni untuk produk atau jasa tersebut.


Jika sampai hari ini teman-teman ngeblog dan belum pernah dapat job review tenang, itu artinya Tuhan lebih menyenangi tulisan teman-teman yang dihitung sebagai amal buat bekal di akhirat nanti. Tetap yakin menuliskan sesuatu yang bermanfaat buat orang lain.

23 Februari 2014

Naik Pangkat Jadi Tukang Bagi Job Review

Tahun 2011 lalu saat baru memiliki honeylizious.com saya bertanya-tanya dalam hati bagaimana caranya agar saya bisa seperti teman-teman blogger yang lain. Teman-teman yang menghasilkan uang lewat blognya. Waktu itu yang saya tahu banyak yang menjadi tukang review. Menulis review lalu dapat uang untuk tulisannya.

Keren sekali. Pikir saya kala itu. Kepengen satu kali aja dapat job review. Satu kali. Merasakan bagaimana caranya mendapatkan uang dari blog yang sudah kita isi dengan tulisan setiap hari. Kalau mengenai Google Adsense saya sendiri sampai sekarang belum lolos juga. Mendaftar berkali-kali dan belum lolos. Jadi mendapatkan akun Google Adsense harus saya singkirkan sejenak.
Saya harus putar otak untuk mendapatkan uang dari blog tanpa Google Adsense. Berarti saya harus mendapatkan job review.

Dulu itu hanya impian. Beberapa bulan masih ditahun 2011 akhirnya saya benar-benar mendapatkan job review. Alhamdulillah. Bayarannya waktu itu Rp800.000/postingan. Betapa senangnya hati. Satu kali pun sangat menyenangkan. Namun Tuhan memang Maha Baik. Selalu saja memberikan sesuatu lebih dari yang bisa kita bayangkan.

Setelah dua tahun menjadi blogger yang mengerjakan job review buat blog sendiri sekarang dipercaya menjadi orang yang mencari blog-blog personal yang potensial untuk mendapatkan penghasilan dari blognya. Saya yakin di antara mereka ada 'saya-yang-dulu-yang-hanya-bisa-bermimpi' untuk mendapatkan job review.

Hai kenalin saya Rohani Syawaliah yang sekarang naik pangkat jadi tukang bagiin job review.

22 Februari 2014

Akhirnya Tiba di Rumah

Tak ada yang lebih indah dibandingkan bisa tiba di rumah yang juga merupakan tempat kerja, tempat istirahat, dan tempat membina rumah tangga.

Saat berada di dalamnya dan bisa meletakkan segala lelah di bantal yang lembek dan tentu saja setelah menyalakan kipas angin dan televisi, smartphone pun otomatis tersambung ke wifi WIGO WIMAX. Walaupun itu artinya saya lagi-lagi jauh dari orang tua. Sekarang sih bedanya bisa berdua bersama suami tercinta. Tak hanya sendirian turun dari bus dari Pemangkat sana dan menemukan dinding kamar yang beku. Tak ada siapa-siapa.

Tiada lagi hari yang seperti itu. Sekarang rumah lebih terasa benar-benar rumah. Karena ada seseorang yang menunggu saya di sana. Menanti dengan sabar. Orang yang akan marah jika saya tak menjawab telponnya atau membiarkan hape tak menyala berjam-jam. Orang yang akan berusaha menemukan saya di mana pun saya berada.

Inilah kehidupan yang saya jalani berdua dengannya. Orang yang saya sebut rumah. Karena kepadanya saya akan pulang setiap kali bepergian.

Rumah juga tempat yang tak akan membuat saya mati gaya karena jaringan internetnya yang mumpuni di sini. Saat berada di Jawai Selatan saya memang harus mensyukuri semua anugerah yang saya dapatkan di kehidupan yang saya jalani di Pontianak. Saya memiliki semua yang saya butuhkan bahkan beberapa yang saya inginkan.

Pulang ke Jawai Selatan. Saat harus berhadapan dengan jaringan internet yang jauh dari bisa tersambung otomatis saya benar-benar tak bisa menyebut android saya smartphone. Sebab hanya bisa sms nelpon saja. Jangan harap bisa ngeblog di sana kalau tak mampir ke warnet. Untungnya masih ada warnet.

Sebab bekerja sebagai penulis online membuat jam kerja saya tak menentu. Deadline kejar-kejaran. Begitulah kehidupan saya sekarang. Saya tahu tulisan ini tak jelas ke mana arahnya. Saya hanya tak tahu harus mengatakan apalagi.
Sampai ketemu di postingan selanjutnya.

Dengarkan Curhatku…



Buat yang tak ingin mendengar curhatan saya sebaiknya lewatkan postingan yang ini dan bacalah postingan lain yang isinya bukan curhatan dan tentunya di sini banyak sekali curhatan lainnya. Hahaha… sedikit tricky jika meminta teman-teman membaca tulisan ‘lain’ yang tak termasuk tulisan yang ini. Belum bertemu suami dan tentu saja saya tak bisa menceritakan banyak cerita melalui telpon. Tenang buat yang tak ingin mendengarkan curhatan seorang istri ini  sama sekali bukan curhatan mengenai seorang istri yang sedang rindu dengan suaminya. Melainkan ini curhatan seorang perempuan yang sedang kesal. Bukan kesal bagaimana ya. Sebab tak mudah membuat saya kesal hanya dengan membenci saya.

Ceritanya begini, seorang teman ingin meminta tolong pada saya. Seorang teman yang sudah saya tolak lima kali (kalau tidak salah lima, kalau memang keliru berarti enam) permintaannya untuk ngutang. Saya sebut teman apa ‘teman’ ya? Atau bekas teman? Saya tak yakin dia benar-benar teman saya sebab sepanjang hidup saya saya tak pernah meminjam uangnya untuk membayar sesuatu. Selama kami serumah selama 1 tahun kebanyakan dia yang meminjam uang dengan saya. Lalu 8 tahun kemudian dia datang lagi untuk meminjam uang dan mengatakan bahwa saya ‘temannya’ atau bisa dia katakan lagi ‘keluarganya’. Demi alasan nama baik dan hal yang berkaitan dengan aib saya tidak akan menyebutkan namanya di sini. Saya hanya akan menyebutnya dia.

Dari seorang teman saya mengetahui bahwa sebenarnya dia sedang membohongi saya tentang alasan dia meminjam uang. Katanya karena dia menabrak orang. Orang tersebut menuntut ganti rugi. Sepeda motornya di sita polisi. Dia tidak diizinkan pulang ke kotanya dan hanya boleh di Pontianak. Intinya sih alasannya berlapis-lapis. Paling menyenangkan lagi karena katanya saya temannya, saya ini sudah seperti keluarganya, dia mau mencium kaki saya, memohon mengemis pada saya pun dia rela.

But hey! Are you forget something?

Apakah kita pernah berkumpul di luar sama-sama? Apakah kamu pernah mengajakku untuk berkumpul seperti teman yang lainnya? Bahkan kamu tak pernah jalan denganku seperti teman-temanku yang lain. Setelah 8 tahun kemudian hanya dengan satu mantra POOF kita sudah menjadi teman sejati seperti teman? Are you kidding me? Memang sekitar lebih 8 tahun yang lalu kita pernah satu rumah sama-sama. Satu-satunya orang yang menjadi temanku di rumah itu hanya satu orang. Sejak kecil, saat serumah, hingga tulisan ini diterbitkan. Dia menjadi orang yang selalu menolongku dan aku juga menolongnya.

Lalu janji manismu mengatakan jika suatu hari nanti aku kesulitan kamu dengan ikhlas membantuku. Seperti yang aku lakukan, itu apabila aku membantumu sekarang. Yakin? Really?

Saya akan bisa menuliskan tulisan lebih panjang lagi dari ini, tapi karena ini hanya curhat seorang blogger yang tak berada di dekat suaminya dan tak bisa menyampaikan banyak hal lagi sebab deadline semakin mepet. Curhat di sela deadline memang menyenangkan tapi lumayan mengurangi waktu kerja. Artinya harus lebih cepat menulis artikel pesanannya. Olala…

PS: Buat yang sudah marah-marah di facebook karena pesannya tak dibalas saya pengen bilang: ‘Hai teman baikku yang sudah seperti keluarga, aku sedang berada di ujung Jawai Selatan yang sinyalnya TRI-nya memang susah dan kamu marah-marah pada saya padahal kamu yang pengen pinjam uang? Are youuuuuu kidding me?


21 Februari 2014

Akhirnya Mampir Ke Warnet Juga


Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa saya akan liburan ke Jawai Selatan. Mampir ke tempat orang tua di kampung Matang Suri. Tetapi karena saya memang selalu ingin menghadirkan tulisan di  blog ini tetapi beberapa hari yang lalu hanya bisa menyiapkan beberapa tulisann jadinya mau tak mau mampir ke warnet terdekat, kebetulan ada warnet di rumah temen. Di sinilah saya harus mengetikkan postingan buat blog ini termasuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda dan tak bisa diselesaikan menggunakan jaringan di smartphone.

Ah memang lumayan menyebalkan jika ada pekerjaan yang tertunda hanya disebabkan oleh jaringan internet. Untungnya di kampung ini sudah banyak orang yang membuka usaha warnet sehingga tinggal mampir ke warnet yang diinginkan dan menyelesaikan pekerjaan yang terhenti tersebut. Maklumlah kalau sudah berkaitan dengan deadline banyak orang tak bisa diajak untuk berkompromi. Saya juga sih sebenarnya. Suka mendesak orang lain untuk menyelesaikan pekerjaannya supaya segera bisa mengirimkan upah untuknya.

Gara-gara jaringan di smartphone tak bisa diharapkan untuk membuka sosial media saya rasa tentu banyak orang yang beranggapan ‘mengapa dia tak membalas pesan saya?’. Bahkan tak dapat dipungkiri sampai ada yang berpikiran sangat negatif terhadap kejadian ini tanpa tahu saya sedang berada di sebuah desa yang lumayan terisolasi karena hanya bisa dicapai setelah menyeberangi laut.

Banyak orang tak bisa membayangkan bagaimana perjalanan yang harus saya tempuh selama sekitar 7 jam untuk sampai di rumah orang tua. Jangan hanya memandang bis yang harus saya tumpangi dari Pontianak. Saya juga harus naik oplet atau ojek untuk masuk pelabuhan. Kemudian saya harus naik motor air untuk masuk ke kecamatan. Tak sampai di situ perjalanan  yang harus saya tempuh. Sebab setelah itu saya harus naik sepeda motor atau oplet pedalaman untuk tiba di depan pintu rumah orang tua di desa sana.

Perjalanan yang lumayan panjang dan kadang menyulitkan untuk membawa terlalu banyak barang.

Walaupun saya tetap harus bersyukur bisa menyelesaikan pekerjaan dan tetap bisa menjaga blog ini agar update setiap hari. Sampai ketemu di postingan selanjutnya ya!

20 Februari 2014

Kembaran Domain Honeylizious.com

Tak banyak yang tahu sebenarnya Honeylizious.com ini punya kembaran yang cukup unik. Bagai bumi dan langit. Sudah seperti judul program TV saja ya?

Jadi sebenarnya ada sebuah domain yang berbeda satu huruf dengan domain ini, katakanlah kembar tapi beda. Jadi kembarannya itu menggunakan domain Honeylicious. Dulu sebenarnya saya ingin membuat nama twitter Honeylicious. Tapi karena sudah ada yang memiliki jadilah menggunakan Z dan tertulis Honeylizious. Saat akan membeli domain ini menyesuaikanlah dengan username twitter saya. Tanpa pernah menyangka bahwa tidak hanya username Honeylicious yang sudah dimiliki orang. Bahkan Honeyliciousdotcom-nya juga milik sebuah toko besar. Buat yang sudah berusia 18 tahun ke atas kayaknya sih tak masalah membuka toko online tersebut. Memang barang dagangannya alat-alat untuk orang yang sudah dewasa.

Ternyata dulunya banyak yang kesasar ke alamat toko tersebut. Iya sih wajar saja orang berpikir bahwa blog saya itu Honeylicious bukan Honeylizious. Sebab banyak username yang menggunakan 'licious'. Jadilah orang kesasar ke sana, ke toko alat dewasa tersebut.



19 Februari 2014

Cap Go Meh di Pontianak Tanpa Atraksi Tatung

Foto oleh Pay

Setiap perayaan Cap Go Meh yang jatuh pada hari ke-15 imlek selalu diisi dengan banyak atraksi. Paling dinantikan adalah atraksi tatung. Tatung sendiri merupakan dukun yang kerasukan arwah leluhur atau roh setelah menjalani ritual. Ritual khusus yang dilakukan adalah untuk membuat seorang tatung kerasukan roh tersebut. Ketika seorang tatung sudah kerasukan roh, nantinya dia akan melakukan berbagai atraksi di luar kemampuan manusia sadar, seperti berdiri di atas sebilah pedang tajam, bahkan duduk santai di kursi yang penuh dengan senjata tajam. Bukan hanya sebilah bahkan sangat banyak. Belum lagi tatung-tatung tersebut akan melalukan pawai keliling kota sambil ada yang menusuk mulutnya dengan berbagai senjata tajam.


Dokumentasi pribadi.




Namun jangan harap pengunjung bisa melihat atraksi tatung di Pontianak. Sebab pemerintah Kota Pontianak, telah mengeluarkan larangan bagi atraksi tersebut dilakukan di Kota Pontianak. Alasannya karena atraksi tatung terlalu menonjolkan kekerasan. Apalagi yang akan menonton adalah masyarakat umum. Sejak Tahun Baru Imlek tahun 2011 atraksi tatung di Kota Pontianak sudah ditiadakan hingga tahun 2014 ini atraksi tersebut benar-benar tak ada lagi di Pontianak. Jadi perayaan Cap Go Meh yang bertepatan dengan tanggal 14 Februari 2014 di Pontianak diadakan tanpa adanya atraksi tatung.

Dokumentasi pribadi.


Tetapi masyarakat masih bisa menyaksikan atraksi yang lain seperti atraksi naga dan barongsai. Apalagi beberapa hari sebelum Cap Go Meh sampai hari puncak perayaan Cap Go Meh di sepanjang Jalan Diponegoro Pontianak masyarakat bisa berkumpul untuk menikmati berbagai sajian yang dijual di banyak stand dadakan yang memang khusus diadakan untuk merayakan Cap Go Meh. Apabila ingin menikmati atraksi tatung, kita bisa mampir ke Kota Singkawang yang memang tidak ada larangan dari pemerintah kota tersebut mengenai atraksi tatung.

Dokumentasi pribadi.

2 Langkah Menghadapi Komentar Buruk


Di dalam kehidupan ini kita tentunya tak akan pernah bisa lepas dari komentar orang. Untungnya saya orangnya bukanlah orang yang aktivitas sosialnya tinggi. Saya jarang dekat dengan orang. Orang yang benar-benar dekat dengan saya di dunia ini dapat dihitung dengan jari. Sebab saya lebih suka dekat denga sedikit orang tapi bisa memberikan perhatian sebanyak mungkin pada mereka. Semenjak menikah dapat dikatakan 90% saya bersama suami. Sisanya kalau tak sendirian ya berdua dengan PC. Hehehe...

Bicara soal komentar orang memang ada yang baik ada yang buruk. Sebenarnya mau baik atau buruk tak perlu terlalu kita dengarkan. Terutama yang buruk. Sebab itu bisa membuat kita down atau sebal. Jadi mudah saja menghadapinya.

  1. Abaikan
    Mengabaikan komentar orang di dunia nyata kita tinggal jauhi saja orang-orangnya. Lalu buat di dunia maya sih tinggal tutup semua aksesnya menuju dirimu. Unfriend di facebook (kalo kurang puas bisa diblokir), unfollow atau blokir twitternya, di blog bisa menggunakan kotak komen yang dimoderasi walaupun masih berisiko dia akan meninggalkan komen yang masuk ke dashboard dan kita masih bisa membacanya. Makanya untuk blog saya menggunakan kotak komen Livefyre yang bisa membuat kita memblokir orang untuk tidak bisa berkomentar selamanya di kotak komen tersebut. Sebab kita hanya akan mengabaikannya jika kita tak membaca atau mendengarkannya bukan?
  2. Hidup itu indah
    Lihat ke dalam kehidupanmu. Lihat orang yang menyayangimu di dunia ini. Hidup ini indah bersama mereka. Nikmati. Kamu memang tak bisa membuat orang berhenti mengomentari apa yang kamu lakukan di dunia ini. Tapi satu hal yang pasti kamu bisa menikmati kehidupanmu dengan cara yang kamu suka. Capek lo hidup harus memikirkan 'bagaimana komentar orang nantinya'. Hidup itu bukan facebook yang menyediakan kotak komentar untuk setiap hal yang kamu posting di sana. Hidup itu indah. Ingat itu selalu. Terlalu memikirkan pendapat orang itu melelahkan. Percayalah....


Seandainya teman-teman punya pendapat sendiri mengenai 'cara menghadapi komentar buruk' orang lain mengenai kita bisa tinggalkan komentar di sini.

18 Februari 2014

Saya Harus Menulis Tentang Apa?


Barangkali itu yang akan terlintas di dalam kepala orang saat pertama kali memiliki blog. Sebab tak semua orang sejak awal, sejak sebelum punya blog sudah tahu apa yang ingin dia tuliskan. Saya sendiri pertama kali membuat blog tentu saja ingin mengisinya dengan kisah-kisah fiksi yang bermain di alam imajinasi saya. Kemudian berkembang menjadi hal-hal yang tak bsia saya tumpahkan pada manusia. Ternyata memang ampuh curcol di dalam blog. Demikian pikir saya. Hingga akhirnya saya tahu apa yang ingin saya sampaikan. Semua hal. Semua hal yang saya pikir bermanfaat buat siapa saja. Walaupun hanya satu orang.

Setidaknya suatu hari saat tulisan ini dibaca oleh anak-anak atau cucu-cucu saya, saya masih sempat meninggalkan kenangan buat mereka.

Saya harus menulis tentang apa? Seberapa banyak orang yang menanyakan hal tersebut padamu? Kembali lagi ke tujuan kita untuk menulis. Apa yang ingin kita tuliskan di dunia ini? Apa yang ingin kita tinggalkan? Apa yang ingin kita dapatkan? Saya memang beruntung menjadi orang yang suka sekali menulis tanpa tahu dengan jelas tujuan saya menulis apa dulunya. Apa yang anak perempuan kecil usia 8 tahun ketahui tentang tujuannya menulis.

Waktu menemukan keinginannya untuk menulis dia hanya merasa bahwa dia juga bisa menulis dongeng seperti orang yang tulisannya dimuat di majalah Sahabat Pena tersebut. Sayangnya saya sudah tak tahu di mana majalah tersebut berada. Saya hanya membacanya berulang-ulang sampai saya punya versi sendiri tentang dongeng tersebut. Menuliskan ceritanya di buku sendiri dan waktu itu saya tahu yang ingin saya lakukan hingga saya besar nanti.

Saya ingin menulis. Menjadi penulis fiksi.

Seiring perkembangan waktu memang saya akhirnya tak hanya menuliskan tentang fiksi. Banyak hal yang saya tulis di blog ini adalah hal-hal yang terlintas di dalam kepala saya. Hal-hal yang barangkali juga melintas di kepala teman-teman.


Jika setelah membaca ini pun masih tak tahu ingin menulis apa di blog teman-teman yang baru jadi saya rasa tak ada salahnya menceritakan diri kita sendiri sebagai perkenalan. Katakankan postingan 'Hello World' ala wordpress. Yah kalo membuat blog di wordpress sih enak ya. Bisa ada postingan pembuka gratis. Blognya nggak benar-benar kosong. Beda dengan di blogspot yang isinya tak ada saat pertama kali dibuat.

Antara Meminta dan Diberi


Sebenarnya sejak kecil saya selalu diajarkan oleh Umak (ibu saya) untuk berbagi dengan orang lain. Jadi ketika mendapatkan rezeki lebih dari yang diharapkan atau lebih dari cukup saya memang suka sekali membaginya dengan orang lain. Istilahnya kalau dapat sedikit ya baginya sedikit. Kalau dapat banyak maka banyaklah yang akan saya bagi dengan orang lain. Terutama saudara.

Tetapi anehnya di dalam diri saya ini adalah saya kurang suka diminta. Apalagi jika memintanya itu bagi saya tidak pantas dilakukan. Misalnya kita membuat sesuatu lalu sesuatu tersebut menghasilkan rezeki. Lalu tiba-tiba muncul orang-orang yang ingin meminta bagiannya. Walaupun hubungan sudah dekat atau katakanlah keluarga rasanya tetap tak pantas meminta jerih payah orang lain. Kecuali yang punya jerih payah itu anak atau ibu sendiri. Jadi kalau nantinya saya dapat rezeki tiba-tiba ibu saya meminta, bagi saya itu sangat wajar atau nanti saat sudah punya anak, anak saya yang meminta sesuatu bagi saya juga wajar. Termasuk suami. Namun di luar itu. Siapa pun orangnya rasanya kalau tak ikut andil dalam menyumbangkan pikiran atau tenaganya untuk sesuatu yang kita usahakan lalu kemudian meminta bagiannya, saya tak akan bisa menerimanya.

Meskipun sebenarnya saya akan memberikan, sejumlah yang saya ikhlas pada mereka, tetapi ketika sebelum kita sendiri memberikan sudah diminta. Itu entah mengapa merusak keinginan saya untuk berbagi lebih dengan orang-orang ini. Dimintai. Saya lebih suka memberi tanpa diminta sebab itu datang dari lubuk hati kita yang paling dalam. Kalau diminta sebelum memberi itu kesannya kita memberi karena terpaksa. Sebab diminta. Makanya kita mau memberi.

Syukur-syukur kalau mood saya sebelumnya untuk berbagi itu tidak rusak. Tapi bisa saja karena diminta saya jadi mengurungkan niat saya untuk membagi rezeki saya dengan orang yang meminta tersebut lalu membaginya dengan orang lain yang tak meminta. Jangan minta sesuatu dengan saya karena memang saya tidak suka diminta-mintai. Sebab peminta-minta itu biasanya ada di lampu merah sedang menadahkan mangkuknya menunggu kita menebarkan uang receh. Padahal kalau dia mau bisa jadi tanpa meminta orang dengan ikhlas memberikan rezeki untuknya yang membutuhkan. Jika memang dirinya benar-benar fakir miskin. Bahkan tak menutup kemungkinan rezeki yang dia terima dari pemberian orang akan jauh lebih banyak dari yang dia dapatkan dengan meminta-minta.


Ah semoga saja orang yang saya maksud membaca apa yang saya tuliskan di sini.

17 Februari 2014

Membuat Postingan Terjadwal


Dua hari lagi saya akan pulang kampung. Liburan selama empat hari di sana. Karena memang jadwal siaran yang dirapatkan menjadi Minggu, Senin, dan Selasa, saya jadi bisa liburan selama 4 hari dalam seminggu. Tapi tentunya berbeda dengan ngeblog. Rasanya tak pernah saya meliburkan diri untuk ngeblog kecuali saat saya benar-benar sakit. Kadang masih tetap berusaha untuk menulis di blog ini jika memungkinkan. Kalau tak bisa menulis mengunggah sebuah foto untuk postingan terbaru pun rasanya menyenangkan.

Semacam punya hutang kalau tak mengisinya. Katakanlah saya sakau kalau tak menulis di blog ini sehari saja.

Karena itulah untuk menghindari 'sakau'-nya saya. Saya punya cara yang sangat manjur untuk mencegah sakau terjadi pada saya. Apalagi selama di kampung saya tak bisa sesuka hari ngeblog meskipun menggunakan smartphone. Sebab selama di sana saya akan kesulitan sekali untuk menemukan sinyal internet. Syukur-syukur kalau bisa kirim pesan lewat Whatsapp.

Sekarang harus mulai bekerja lebih keras sedikit untuk menulis paling tidak satu postingan disiapkan untuk satu hari yang akan saya kosongkan jadwal ngeblognya. Pengennya sih bisa menuliskan 2-3 postingan sehari. Jadi liburan 4 hari saya butuh 12 tulisan yang masih belum dipublikasikan dan akan dijadwalkan untuk terbit dari Rabu sampai Sabtu. Beginilah kalau liburannya ke tempat yang sulit mendapatkan jaringan internet. Tapi itu membuat saya sendiri merasa lebih bebas menikmati liburan tanpa gangguan apa pun.

Ketagihan smartphone juga menakutkan. Rasanya ada yang kurang kalau tak mengecek email atau sosial media. Memang sih selama di rumah saya harus standby supaya ketika ada yang datang untuk pasang iklan bisa dilayani lebih cepat dan maksimal. Kasihan juga kalau kehilangan rejeki gara-gara tak memeriksa smartphone bukan?


Bagaimana dengan teman-teman sendiri? Apakah selalu menyiapkan postingan terjadwal?

Back To Ubuntu


Sudah lama sekali saya tak menulis tentang Linux ya, khususnya tentang Ubuntu. Setahun lalu saya sebenarnya sudah kembali menggunakan Ubuntu lagi untuk bekerja dengan PC. Sebab memang lebih enak menggunakan Ubuntu dan tak perlu membeli OS distro ini. Jadi cukup unduh saja OS-nya dan tinggal install. Memiliki netbook Lenovo dulunya pun banyak mengajari saya tentang Linux berserta banyak turunannya. Barangkali itu akan sangat menyebalkan dulunya. Tapi sekarang karena saya sudah menemukan alat yang tepat untuk menggunakan Linux jadinya kenangan menyebalkan itu menjadi pembelajaran yang sangat berarti.

Intinya sih PC lama lebih mudah menyesuaikan diri dengan Linux. Netbook Lenovo yang kecil itu memang sedikit menyulitkan untuk menggunakan Ubuntu. Resolusinya kurang sempurna dan membuat kita melihat Ubuntu tidak cantik di layarnya.

Jolicloud sebenarnya tetap menjadi distro yang penuh dengan kenangan. Tetapi karena pas mengganti netbook ke PC kemudian tak menemukan CD installer Jolicloud akhirnya menggunakan Ubuntu saja lagi. Walaupun pernah juga menggunakan Kubuntu dan puas juga. Cuma karena sejak awal mengenal Linux yang saya gunakan adalah Ubuntu, jadinya Ubuntu punya tempat spesial di dalam kehidupan saya. Inilah Linux yang pertama kali saya install di perangkat milik saya beberapa tahun yang lalu.

Semenjak menggunakan Ubuntu bertahun-tahun, saya semakin terbiasa dengan aplikasi di dalamnya. Apalagi Ubuntu sendiri punya 'playstore'-nya. Jadi untuk menginstall apa pun tidak sulit. Jangan tanyakan bagaimana kode untuk menginstall aplikasi melalui terminal sebab saya sendiri menggunakan 'Ubuntu Software Center' untuk mendapatkan aplikasi yang saya butuhkan.

Berpindah dari Windows ke Linux sebenarnya tak ada kesulitan yang berarti sebab yang saya butuhkan dimiliki keduanya. Saya hanya butuh PC buat ngeblog. Jadi saya butuh Chromium, Open Office atau LibreOffice, sebagai hiburan saya menggunakan VLC untuk memutar lalu favorit.


Bagaimana denganmu? Sudah pake Linux?

PC Rosak, Oh No!


Ampun deh hari Minggu kemarin benar-benar melelahkan. Lebih melelahkannya lagi rasanya saya menghabiskan berjam-jam dengan kesia-siaan. Untungnya ada beberapa hal yang tetap menjadi hikmah hari itu. Pasti takdirnya sudah demikian. Sebelum komputer yang saya gunakan rusak beneran Allah telah menegur saya dengan menunjukkan 'kerusakan'. Jadi sebenarnya PC yang saya gunakan sejak setahun lalu tersebut tidak rusak tapi terasa rusak.

Ada bunyi tik-tik yang terdengar pelan dari PC tersebut. Saya pernah dengar seorang teman mengatakan bahwa jika PC berbunyi seperti itu tandanya ada masalah dengan harddisknya dan memang pas dinyalakan tak bisa masuk ke Ubuntu. Monitor langsung hitam dan ada tulisan 'read error' bahkan sempat pula ada tulisan 'bla bla bla hd0 bla bla' saya lupa tepatnya apa. Namun saya meyakini memang masalah pada harddisk dan itu bukan masalah yang baru. Sebab sebelumnya saya sudah pernah merusak netbook Lenovo saya di bagian tersebut.

Karena saya sangat membutuhkan PC untuk bekerja di rumah saya langsung turun bersama keponakan yang akhirnya datang menjemput saya yang ternyata tak bisa membawa PC tersebut sendirian menggunakan Scoopy. Perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan hari itu. Berharap bisa langsung diperbaiki hari itu juga. Tentu saja rata-rata toko tak bisa mewujudkan permintaan saya begitu saja. Teknisinya bilang akan mengecek terlebih dahulu. Begitu dinyalan voila.... PC-nya tidak apa-apa. Jadi bisa langsung dibawa pulang.

Ternyata yang menjadi masalah adalah posisi PC tersebut yang mendatar. Padahal seharusnya posisinya harus berdiri. Karena di kamar tak ada meja komputer dan saya sendiri lebih senang duduk di lantai untuk menulis, meja untuk monitor itu adalah dengan membaringkan CPU dan meletakkan LCD TV di atasnya. Itu keliru buat PC lama seperti milik saya. Jadi sekarang sudah ada meja yang lain untuk LCD dan PC-nya sudah berdiri dengan posisi yang benar.


Alhamdulillah PC-nya nggak jadi rusak. Hehehe...

16 Februari 2014

5 Langkah Mudah Membuat Blog di Blogspot


Membuat blog di blogspot sebenarnya sangat mudah. Tak perlu takut atau kebingungan saat membuatnya. Sebab sudah banyak sekali orang yang menuliskan tentang tata cara membuat blog di blogspot. Walaupun dulunya saya coba-coba saja sendiri untuk membuat blog di Blogspot. Saya punya 5 langkah mudah untuk membuat blog di blogspot. Ini bahkan bisa dilakukan dalam waktu 5 menit kalau memang jaringan internet teman-teman dalam keadaan baik.

  1. Membuat akun Google Melalui Blogger.com
    Jadi satu akun Google sebenarnya tidak hanya bisa kita gunakan untuk blog tapi juga email dan akun yang lain seperti Youtube dan G+. Begitu kita membuat satu akun Google kita langsung otomatis terdaftar di berbagai produk milik Google. Untuk mempermudah teman-teman yang ingin mendafaftarkan akun Google untuk blog bisa klik di sini. Kalau memang sudah memiliki akun di Google kita tinggal membuat blognya dengan log in ke Blogger.com. Jika memang sudah punya akun Google lewati langkah kedua. Langsung ke bagian ketiga saja.

Klik gambar untuk memperbesar
  1. Isi formulirnya
    Sebelum kita bisa mendapatkan akun Google kita harus mengisi formulirnya selengkap mungkin. Ini sebenarnya sama saja dengan membuat email pada umumnya. Saat akun Google kita sudah jadi kita bisa masuk ke Blogger.com dan lanjutkan ke langkah berikutnya.

  1. Buat Blog
    Sesaat kita sudah berada di halaman Blogger.com dengan akun yang kita buat sebelumnya kita tinggal memilih untuk membuat blog. Klik 'buat blog'.
  1. Pilih Judul dan URL yang diinginkan
    Di sini kita diminta untuk memilih judul blog dan url yang kita inginkan. Kalau judul tak masalah ada yang sama dengan milik orang lain tapi kalo URL itu sama dengan username di twitter. Tak boleh ada yang sama. Jadi pilihlah URL yang cocok dengan selera kita tapi tak sama dengan milik orang lain. Sebab kalau sama kita tak akan bisa membuatnya.







  2. Selesai
    Kalau sudah selesai kita bisa segera mengisinya dengan tulisan atau video atau gambar atau suara bahkan gabungan semuanya. Klik saja ikon 'pensil' di kotak oranye dashboard halaman kita. Mudah bukan?



Selamat ngeblog ya!

Bekam Oh Bekam


Sudah lama sekali seharusnya saya menuliskan ini. Menceritakan tentang proses bekam yang saya lakukan beberapa waktu lalu. Penyebabnya sih karena mengalami gangguan tidur dan nyeri punggung. Tak hilang-hilang walaupun sudah berusaha istirahat yang cukup. Apakah semua pengantin baru mengalami hal yang sama? Ahahahaha... abaikan pertanyaan tersebut.

Jadi karena ada seorang teman yang telah berbekam saya jadi tertarik untuk melakukannya juga. Tapi bukan bekam kering seperti yang biasanya saya lakukan. Sebab bekam yang ini yang basah. Bekam yang keluar darah itu lo....

Teringat bertahun-tahun yang lalu saat Aki (kakek) masih hidup. Beliau sangat suka berbekam. Tapi tidak sampai seluruh punggung dibekam. Melainkan hanya bagian kepala dan leher. Biasanya kalau dia sakit kepala dan tak tertahankan lagi, bekam adalah pilihan paling manjur. Aki yang menderita darah tinggi sangat berisiko terkena stroke berat atau ringan. Tapi saya rasa gara-gara sering dibekam Aki hanya mengalami stroke satu kali dan hanya berlangsung 3 hari.

Waktu itu saya masih SMP. Seperti biasanya dia tidak suka makan pun harus disuapi apalagi kalau kita sampai mencoba merawatnya dengan meletakkan kompres di kepalanya. Maklum dia terlihat demam dan tak bisa bergerak. Dia selalu berusaha untuk menunjukkan dirinya kuat pada semua orang. Walaupun pada akhirnya dia menyerah tiga hari itu. Tak bisa menggerakkan tubuhnya. Semuanya harus dibantu.

Kemudian dia meninggal pun karena jantungnya lemah dan berhenti berdetak. Tak ada hari-hari dia menderita stroke seperti yang dialami banyak orang.

Balik lagi ke pembahasan bekam yang saya lakukan beberapa waktu sebelumnya. Waktu itu karena saya memang sudah tak betah dengan penyakit saya, saya pun memanggil tukang bekamnya ke rumah. Sebenarnya saya sudah berdebar membayangkan saya akan membiarkan orang asing melukai punggung saya dan menyedot darah kotornya. Apalagi saya memang takut dengan darah dan tak ingin ditusuk-tusuk jarum. Namun karena beberapa teman meyakinkan bahwa saya akan baik-baik saja dan rasanya enak, akhirnya saya memberanikan diri.

Ternyata benar. Sakitnya sedikit aja pas penusukan jarum secara cepat. Saya sih yang memang gampang kesakitan orangnya. Makanya terasa sakit. Buat yang lebih tahan sakit mungkin bilang bekam itu tidak sakit. Untung saya memberanikan diri dan memanggilnya ke rumah. Pelayanannya juga menyenangkan.

Bekam basah pertama kali yang saya lakukan sukses. Buat teman-teman yang ada di Pontianak dan sekitarnya yang membutuhkan tukang bekam. Pria dan wanita. Bisa lo memanggilnya ke rumah. Waktu itu saya dikenai Rp120.000 untuk satu kali pelayanan. Banyak yang mahal tapi saya rasa saya puas dengan pelayanannya dan sekarang tubuh saya ringan dan tak susah tidur lagi. Saya paksakan untuk tetap menyala matanya saat tengah malam supaya bisa menyelesaikan tulisan pun susah. Sekarang gampang tidur dan tak merasakan nyeri di punggung lagi.

Hubungi 085822047425.

15 Februari 2014

Alexa Rank Pertama Honeylizious.com



Dulu, waktu blog ini pertama lahir, seingat saya alexa ranknya 28juta. Dua puluh delapan juta rankingnya di seluruh dunia. Ampun deh jauh banget dari bagus ya! Tapi karena memang saya tak begitu memahami hal teknis apalagi sampai merambah ke dunia SEO. Jangan harap saya bisa menjawab pertanyaan mengapa alexanya bisa meramping jauh sekali dibandingkan dua tahunan yang lalu. Usia blognya sebentar lagi tiga tahun. Melihat ke tahun-tahun belakang sewaktu blognya masih sepi pengunjung. Masih tak diketahui orang. Tulisannya masih sedikit.

Ah saya sangat mencintai blog ini. Rasanya dia adalah bagian terindah yang pernah ada dan selalu ada. Tak terbayangkan jika kami akan benar-benar berpisah. Tawaran dari yang ingin membeli blog ini memang sangat menggiurkan. Seumur hidup bekerja keras pun saya tak yakin bisa mendapatkan uang tabungan sebanyak itu.

Blog ini sudah seperti 'anak' saya. Bagian yang tak terlepaskan rasanya. Namun hidup adalah pilihan. Jika memang banyak impian bisa diwujudkan dengan menjual domainnya dan berpindah ke domain yang baru barangkali itu adalah hal yang akan sangat disenangi oleh Honeylizious.com. Seandainya dia bisa bicara saya dapat membayangkan dia akan mengatakan: 'Tak apa, jual saja aku, aku akan baik-baik saja'.

Blog yang selama ini saya sendiri tak rela ada yang mengisinya dengan tulisan. Tak rela ada yang menyentuhnya sedikit pun. Apalagi sampai dimiliki orang lain. Entah mengapa kali ini saya lebih realistis memandang kehidupan. Mungkin karena saya sudah menikah dan menyadari banyak hal yang saya butuhkan untuk melanjutkan kehidupan ini. Orang-orang yang saya sayangi pun semakin menua. Kapan lagi saya punya kesempatan untuk mensejahterakan mereka.

Keinginan banyak muslim yang tertinggi tentunya adalah berangkat haji. Makanya banyak anak di dunia ini merasa sangat bangga bisa memberikan hal yang paling diinginkan banyak orang di dunia ini. Menaikkan haji orang tua. Klasik. Tapi di lubuk hati yang paling dalam ada bagian yang mengatakan pencapaian tertinggi seorang anak adalah bisa menaikkan orang tuanya haji.

Semuanya berawal dari alexa rank 28juta itu. Honeylizious.com sekarang diperhitungkan dengan harga yang cukup tinggi untuk sebuah domain pribadi. Hingga tulisan ini diterbitkan hanya berharap transaksinya akan segera diselesaikan. Sama-sama nyaman dan melanjutkan kehidupan masing-masing. Kalau sudah demikian mau tak mau membeli domain baru. Kali ini barangkali akan menemukan beberapa domain yang bisa dijual dan disimpan untuk selamanya.

14 Februari 2014

Belanja Hemat di Zalora, Gunakan Voucher Zalora




Mau tahu caranya belanja hemat di Zalora? Tenang Honeylizious.com punya cara yang gampang supaya bisa menghemat biaya belanja fashion kita terutama buat teman-teman yang tak ingin ketinggalan fashionnya dan selalu mengupdate fashion pribadi.

Belanja online sekarang ini bukan lagi menjadi hal yang aneh. Sudah banyak orang lebih memilih untuk membuka browser dan mengetikkan kata kunci barang yang mereka cari. Tak butuh waktu lama untuk membandingkan harga barang di beberapa toko sekaligus. Tapi terkadang yang luput dari perhatian orang adalah cara belanja yang hemat. Sebab untuk menghemat uang yang kita keluarkan yang kita butuhkan bukan hanya harga yang murah. Banyak toko yang sudah memahami persaingan soal harga tentu akan memberikan harga yang bisa ditekan serendah mungkin.

Sebagai konsumen kita juga harus pintar memilih mana toko online yang bisa memberikan harga yang paling rendah dibandingkan toko online lainnya dan tetap mendapatkan kualitas yang serupa atau sama. Sebab kita tentu tak ingin mendapatkan barang dengan kualitas yang buruk. Apalagi jika ini urusannya dengan berbelanja fashion. Perempuan pada umumnya yang paling banyak mengakses toko online fashion. Entah untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau untuk dijual kembali. Perempuan juga sangat mendambakan bisa berbelanja sehemat mungkin sehingga bisa mendapatkan banyak barang yang dia inginkan di toko online tersebut. Apalagi jika ongkos kirim yang dibutuhkan untuk mengirim barang tersebut lumayan tinggi. Perempuan suka berpikir, sayang ongkos kirimnya kalau belanja sedikit.

Untuk belanja hemat yang paling sering bisa kita dapatkan adalah menggunakan voucher belanja. Ini seperti uang dalam bentuk yang lain. Belum banyak yang tahu nih sebenarnya banyak voucher belanja yang tersedia di internet. Bukan hanya voucher belanja yang bisa kita dapatkan secara langsung dari toko online yang kita inginkan. Seperti di http://iPrice.co.id yang menyediakan banyak sekali voucher belanja. Bukan hanya satu atau dua voucher. Tapi banyaaaaakkkkk.... wih banyak amat ya aaaa-nya. Habisnya memang banyak sekali voucher belanja yang tersedia di sana yang bisa kita gunakan untuk berbelanja di Zalora. Jadi tak perlu menunggu promo tertentu dari toko online atau menanti hari-hari besar di mana banyak toko online yang menyediakan diskon khusus dengan voucher belanja.


Buat yang belum tahu apa itu http://Zalora.co.id ini dia informasinya. Toko online ZALORA Indonesia adalah pusat belanja fashion online terbesar di Indonesia yang dapat menjawab kebutuhan fashion pria dan fashion wanita dengan menawarkan brand-brand terkemuka, baik lokal maupun internasional. Kami menyediakan produk-produk yang selalu mengikuti trend fashion terbaru yang memberikan banyak pilihan untuk menyempurnakan penampilan Anda. Berbagai model sepatu, pakaian, busana muslim, tas, aksesoris, batik dan sports serta produk beauty & grooming bagi pria maupun wanita.


Jadi dengan mendapatkan voucher belanjanya di iPrice kita bisa menghemat lagi biaya yang kita keluarkan untuk berbelanja. Jadi belanja onlinenya jadi semakin menyenangkan. Apalagi voucher Zalora ini bisa kita pilih yang mana saja sesuai dengan kebutuhan. Kalau mau beli sepatu bisa ambil voucher belanja Zalora khusus untuk sepatu atau kalau mau belanja campur-campur bisa juga dapatkan voucher belanja Rp100.000-nya dengan cara menginvite teman. Mudah sekali bukan? Kode vouchernya bisa dimasukkan di bagian seperti di gambar di bawah ini.




Untuk mendapatkan voucher diskon Zalora, cara yang paling mudah adalah dengan mengunjungi situs http://iPrice.co.id. Untuk menghemat belanja di Zalora kita tinggal menggunakan voucher Zalora saja. Rugi sekali jika kita tak mengambil kesempatan untuk mendapatkan beragam voucher Zalora untuk belanja hemat di Zalora.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design