Langsung ke konten utama

Telur Sambal


Saya sebenarnya tak pernah belajar memasak secara khusus dan ibu saya tak pernah mengajari saya secara khusus pula. Saya waktu kecil dulu sering membantu Uwan (nenek) saya memasak di rumah. Entah itu bagian menumbuk-numbuk atau memotong-motong sayuran. Dari banyak latihan memasak tersebut saya bisa menarik kesimpulan untuk cara membuat masakan yang seperti sekarang saya buat. Satu di antaranya telur sambal ini.

Telur sambal ini dibuat dengan cara yang sangat mudah. Apalagi jika teman-teman di rumah sudah punya cabai kering yang dihaluskan dan dibumbui. Ini cabai kering yang saya gunakan memang sudah dihaluskan dengan ditumbuk manual sebelumnya. Kemudian ditumis dan diberi terasi di dalamnya. Sehingga bisa digunakan untuk memasak makanan apa pun yang ingin dibumbui dengan sambal tersebut.

Paling sering sih saya gunakan untuk membuat nasi goreng kampung khas Uwan saya. Sambal ini memang resep turun-temurun keluarga dan banyak keluarga di Jawai yang punya resep serupa. Mereka menyebutnya 'sambal bajak'. Ada pula di beberapa tempat yang menyebutnya 'sambal bejek'.

Untuk membuat telur sambal saya hanya menumis potongan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay, setelah harum saya tambahkan sambal bajak yang sudah disiapkan sebelumnya. Ditambah segelas air. Kemudian telur diceplok satu-persatu ke dalam sambal yang sudah mendidih tersebut. Kasih sedikit garam dan gula sesuai selera. Jadi deh. Mudah bukan?


Saya sebenarnya tak pinter masak, ini hanya masakan sederhana yang bisa saya temukan di rumah Uwan saat kecil dulu. Selamat mencoba.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma