30 Desember 2013

TabunganKu BCA


Saya sudah lama sebenarnya punya rekening BCA reguler. Lebih familiar dengan sebutan Tahapan BCA. Waktu itu memang karena saya membutuhkan rekening BCA untuk transaksi. Masa' pedagang hanya punya satu rekening kan? Kurang lucu sekali rasanya. Tetapi ternyata saya akhirnya meminta suami untuk membuat satu rekening lagi di BCA. Kali ini rekening yang lebih hemat. Tanpa potongan bulanan dan tetap merupakan rekening BCA. Itu sih yang terpenting. Setoran awal cukup 20.000 saja. Setoran selanjutnya 10.000 minimal dan saldo minimal yang tersisa 20.000 di rekening tersebut.

Namanya TabunganKu. Buku tabungan dan ATM-nya berbeda dengan Tahapan BCA. Warna putih dengan motif kuning. Seperti batik. Lucu warnanya. Saya suka. Tapi sayangnya rekening ini bukan untuk transaksi saya. Melainkan saya buat untuk mertua saya. Jadi kalau suami ingin memberikan uang pada ibunya tak perlu lagi repot menggunakan uang tunai. Bisa langsung transfer setiap awal bulan. Mau digunakan atau tidak tak jadi masalah.

Rekening TabunganKu ini ATM-nya hanya bisa digunakan 4 kali secara gratis di mesin ATM BCA setiap bulannya. Jika lebih akan ada biaya transaksi sebesar 2.500. ATM-nya juga tak bisa digunakan sebagai kartu debet untuk berbelanja dan tak bisa pula digunakan di mesin ATM lain. Banyak memang kekurangannya. Tapi kelebihannya yang tak ada potongan setiap bulan yang membuat saya tertarik untuk membuatkannya sebagai pegangan ibu mertua. Kapan dia perlu uang dia tinggal tarik saja di ATM. Tak perlu lagi menunggu suami datang mengantarkan uang bulanan ibu mertua.


Apalagi mengingat ibu mertua sudah lama menjanda dan tak punya anak laki-laki lain kecuali suami saya. Tanggung jawab penuh suami soal penghidupan ibu mertua saya ini bukan?

@honeylizious

Followers