Langsung ke konten utama

Sawi dan Tomat Tumis Teriyaki


Menyediakan berbagai saus yang bisa digunakan sebagai bumbu di rumah sangat berguna untuk ibu rumah tangga pemula seperti saya. Sebab dengan menyediakan entah saus tiram atau saus yang lain saya memudahkan urusan masak-memasak. Jadi tak ada masakan yang sama setiap kali menyediakannya buat suami dengan bahan yang sama dengan yang kemarin. Apalagi jika ibu rumah tangganya seperti saya yang suka membeli sayuran untuk edisi satu minggu.

Paling sering saya menyediakan brokoli, kembang kol, buncis, tomat, dan kentang. Semuanya bisa disimpan sampai seminggu sehingga saya tak perlu repot bolak-balik pasar untuk membeli sayuran. Apalagi tukang sayur lewat saat saya belum siap untuk berlari keluar dari pintu dan memintanya berhenti.

Keajaiban saus yang saya sediakan tersebut satu di antaranya adalah saus teriyaki. Jadi saat ada sawi dan tomat, saya jadikan sayur tumis lalu ditambahkan satu sachet saus teriyaki. Memberikan rasa yang berbeda untuk sayuran ini. Bukan ditumis biasa yang membuat suami bosan. Ya pastinya suami tak ingin menemukan sayuran itu-itu saja modelnya di meja makan bukan. Beruntungnya suami saya tak pernah protes mengenai hal tersebut. Sehingga menyediakan sayuran yang sama dengan kemarin tetap dimakan sampai habis.


Saus praktis membuat masakan yang saya masak berbeda sekali dengan yang sebelumnya saya sediakan. Walaupun kadang sayurnya itu lagi itu lagi. Hari ini misalnya saya memasak capcay dengan saus tomat, besoknya capcay dengan saus tiram, besoknya lagi capcay dengan saus teriyaki. Begitu terus sampai semua sayurannya khatam kami makan. Hehehehe....

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan