Langsung ke konten utama

Pergi (8)


Kamu masuk ke sebuah ruangan yang letaknya berbeda dengan ruangan tempat ayahku diinapkan. Aku mempercepat langkahku. Berharap segera menemukan sebuah pengkhianatan. Aku berharap kamu akan memeluk seorang perempuan di sana. Perempuan yang akan membuatku lebih yakin lagi untuk pergi meninggalkanmu dan kehidupanmu.

Aku menerobos masuk ke kamar yang kamu masuki. Langkahku yang tadinya yakin sekarang terhenti. Bukan seorang perempuan yang aku temukan di sana. Bukan pula sebuah pengkhianatan. Laki-laki yang terbaring di sana sangat aku kenal. Itu wajah Nick. Walaupun lebih kurus dan pucat. Kalau yang terbaring itu Nick, lalu kamu siapa?

Kita bertatapan lama. Akhirnya kamu menarik napas panjang dan menarikku lebih dekat ke laki-laki yang berbaring dengan mata tertutup rapat itu. Di matamu tak ada lagi amarah. Sebuah kelegaan tergambar di sana. Aku bingung.

Dia Nick. Aku Rick, adik kembarnya.”

Ucapanmu sudah cukup menjelaskan semua perubahan drastis yang terjadi pada Nick yang aku kenal. Kamu bukan Nick yang membuatku jatuh cinta selama ini. Aku sebut aku orang yang sangat mencintai Nick tetapi ternyata aku tak benar-benar mengenal laki-laki yang membuatku jatuh cinta.

Nick?”

Aku menyentuh tangan laki-laki yang terbaring di ranjang. Kamu berdiri di belakangku. Helaan napasmu terdengar berat.

Dia kecelakaan empat tahun lalu. Koma. Dia pernah bilang padaku dia punya seorang kekasih yang sangat dicintai. Aku ingin menemuimu waktu itu untuk mengatakan padamu kalau dia sedang terbaring di sini. Tapi melihat wajahmu yang gembira waktu itu melihatku, menganggapku Nick. Aku tak tega.”

Selama empat tahun ini kamu bersandiwara untuk Nick?”

Awalnya kulakukan untukmu dan untuk Nick. Aku berharap dia segera bangun dan mengakhiri semua ini. Tapi hingga hari ini pun dia tak juga terbangun. Sekarang aku bersandiwara karena aku jatuh cinta padamu, Elana.”


Aku melepaskan tangan Nick yang kupegang sejak tadi dan memutar tubuhku. Menemukanmu di sana bersimbah air mata.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan