6 Januari 2014

Newstar di Kompas TV


Selama ini setiap mendengar yang namanya infotainment yang ada di dalam kepala kita sebagai penonton tentunya sudah membayangkan acara gosip yang menayangkan hal yang tak mendidik. Jauh sekali dari yang namanya 'berita'. Selain dari ngomongin hal yang sama sekali tak bermanfaat kita jadi ikut-ikutan mengonsumsi info yang jadinya ngomongin orang lain yang manfaatnya buat kita nggak ada apalagi buat orang yang kita omongin. Kecuali orang yang kita diomongin diinfotainment, dan akhirnya jadi bahan omongan kita ke orang lain, memang ingin menjadi bahan omongan. Alasannya tentu popularitas.

Tapi tadi pagi tak sengaja menyalakan televisi dan masih mengarah ke Kompas TV dan bagiannya di Pontianak adalah Khatulistiwa TV. Baru kali ini saya menonton infotaiment yang isinya memang info. Bukan hanya 'sampah'. Cara mengemasnya juga beda jauh dari infotaiment biasanya. Isinya kadang hal kecil. Misalnya berbagi infomasi soal wig yang dipunyai artis A dan tidak membahas hal yang lebih privasi yang tentunya tidak nyaman untuk dibahas.

Seperti kemarin di sebuah stasiun TV. Masa' mereka berusaha membongkar aib seorang artis yang kabarnya menikah dalam keadaan berbadan dua. Tak tega melihat wajah orang tua sang artis yang berusaha menjawab dengan tenang. Tapi saya tahu pasti dia marah kehidupan pribadi anaknya menjadi konsumsi publik. Hanya gara-gara anaknya terkenal lalu semuanya harus dibagi pada masyarakat.

Kalau kita menerima begitu saja info ini dan menjadikannya konsumsi sehari-hari tentunya kita menganggap membongkar aib orang lain adalah hal yang biasa. Berbeda dengan Newstar di Kompas TV. Tadi pagi berita yang masuk membahas juga tentang film. Itu baru infotainment. Seharusnya yang dibagikan adalah hal-hal seperti ini. Informasi yang memang wajar dan baik untuk diketahui oleh publik.

Miris kadang melihat tayangan infotaiment di banyak televisi. Mendingan ngeblog jika memang tak menemukan acara televisi yang baik untuk ditonton.

Selamat ngeblog teman-teman.

@honeylizious

Followers