28 Desember 2013

Menjadi Ibu Kos Profesional


Tak lama lagi saya akan menyandang status baru. Bukan hanya blogger, penulis, ibu rumah tangga, pedagang, dan penyiar radio. Tambahan status baru adalah sebagai ibu kos. Tak sabar rasanya melihat kos itu berdiri di belakang rumah dan menyaksikan jendelanya terbuka setiap pagi. Suara-suara anak kos yang riang gembira. Belum lagi cucian mereka yang melayang-layang ditiup angin.

Saya pernah berada di posisi mereka. Saya dulu juga anak kos. Sampai detik ini saya masih ingat betul bagaimana tidak enaknya hubungan saya dengan ibu kos. Ibu kos yang pertama itu bla bla bla... yang kedua bla bla bla... tak perlu saya ungkapkan keburukan mereka di sini. Satu hal yang jelas, mereka kurang menyukai saya. Hingga akhirnya mengontrak rumah. Pindah ke kontrakan teman karena bokek. Lalu mendapatkan kamar kos terbaik untuk terakhir kalinya.

Kamar kos terbaik karena sang bapak kos beda rumah dengan saya. Jadi saya tak perlu repot dengan beragam aturan dari pemilik kos.

Sekarang saya akan segera menjadi ibu kos. Tentunya saya ingin menjadi ibu kos profesional dan ingin membeli domain yang bisa diisi dengan cerita anak kos saya nantinya. Pasti menyenangkan ya jika anak kos diberikan ID guest untuk menulis di blog itu nantinya. Mereka punya cara sendiri menulis dan punya cerita masing-masing.


Saya harus banyak-banyak baca buku nih biar anak kos saya betah di rumah kos tanpa melanggar aturan yang sudah disepakati sebelumnya. :)

@honeylizious

Followers