15 Januari 2014

Mempersiapkan Pernikahan (3)


Penghulu. Petugas pencatat pernikahan. Ini adalah orang yang paling penting setelah wali dan saksi pernikahan. Sebab tanpa dirinya pernikahan tak akan tercatat oleh negara dan tentu saja ini akan menyulitkan urusan pembuatan surat-surat berikutnya. Seperti surat keluarga baru dan KTP baru buat pasangan yang sudah menikah. Saya sendiri mau tak mau, akhirnya punya KTP Pontianak. Yuhu! Padahal selama ini sedemikian sulitnya untuk memiliki KTP di Kota Pontianak ini. Jadi menikah membawa berkah, saya akhirnya terdaftar sebagai warga Pontianak dan nantinya akan punya hak untuk memilih di Pontianak. Tak perlu lagi harus pulang kampung hanya untuk ikut pemilu.

Saya menikah baru sekitar 2 bulan lebih sih tapi ternyata perbedaannya sudah lumayan jauh dengan yang sekarang. Saya menikah hari Sabtu dan masih bisa memanggil petugas pencatat dari KUA untuk ke rumah mempelai pria. Beda dengan yang sekarang. Tak bisa lagi menikah pada akhir pekan, Sabtu Minggu, tanggal merah, atau hari libur. Walaupun di Pontianak petugas KUA masih mau mendatangi rumah yang digunakan sebagai tempat untuk pernikahan. Nah yang harus kita ketahui adalah jadwal petugas pencatat dari KUA atau yang biasa kita sebut penghulu. Biasanya juga bertugas menikahkan jika memang wali perempuan memintanya untuk mewakili dalam mengucapkan 'saya nikahkan....'.


Kita harus tahu betul bahwa jadwal yang kita inginkan dan jadwal yang kosong dari pihak KUA tersebut. Saya waktu itu datang ke KUA 5 minggu sebelum menikah. Mengikuti pembekalan sebulan sebelum nikah. Mendapat jadwal paling pagi untuk menikah. Tanggalnya sih tak berubah. Jamnya menyesuaikan jadwal kosong penghulu. Untungnya dapat jadwal jam 8 pagi tanggal 2 November 2013. Kalau memang ingin jadwalnya sesuai dengan yang diinginkan, datanglah sesegera mungkin ke KUA. Sebab kalau jadwalnya sudah penuh pihak KUA tak bisa mengikuti keinginan kita. Karena petugas jumlahnya terbatas.

@honeylizious

Followers