29 Desember 2013

Memberikan Saran Bagi Diri Sendiri


Dari banyak orang di dunia ini, saya memang hanya yakin sama diri saya sendiri untuk memberikan saran terbaik jika saya punya masalah. Saya lebih suka berpikir dan berdiam diri. Berusaha berbicara dengan hati saya sendiri jika masalah tersebut tak kunjung bisa saya selesaikan. Sebab saya yakin tak ada orang yang bisa memberikan saran lebih baik. Yang punya masalah saya, yang mengalami saya, tentunya saya punya cara terbaik untuk menghadapinya. Selesai atau tak selesai.

Makanya saya termasuk orang yang jarang sekali menggunakan pendapat orang lain. Kalaupun ada biasanya hanya untuk hal-hal yang sesuai dengan pendapat saya sendiri. Seandainya ada yang memberikan saran yang berbeda dengan jalan yang ingin saya tempuh, saya lebih memilih pendapat saya sendiri. Walaupun demikian tak selamanya apa yang saya ambil dari pendapat tersebut berlangsung mulus dan baik. Bahkan ada yang bilang saya itu orangnya ngotot. Biar salah tetap ngotot apalagi benar. Apabila saya sudah yakin sama sesuatu ya yakin saya. Tak ada cerita itu kemudian salah atau benar di mata orang lain.

Itu sebabnya saya menjadi diri saya yang sekarang. Seseorang yang saat ini menuliskan tulisan ini. Karena saya mengambil semua keputusan yang saya percaya dan memegang teguh hingga akhir.

Ketika saya butuh saran. Saya juga kadang mengambil cermin. Melihat diri saya yang berada di dalam cermin tersebut kemudian mencari jawabannya di sana. Saya yakin bayangan saya itu punya jawaban yang bisa membuat saya menyelesaikan pertanyaan yang saya ajukan sendiri. Itu sebabnya saya termasuk orang yang suka berbicara sendirian. Sekarang sudah saya lakukan dengan suara keras apabila ada suami. Saya akan berbicara dalam hati supaya dia tak terganggu dengan aktivitas saya tersebut. Kadang kala masih dia menemukan saya yang berbicara sendiri saat dirundung masalah. Hahahaha...


Bingung mau minta saran sama siapa? Tanya sama diri sendiri saja.

@honeylizious

Followers