Langsung ke konten utama

Mau Blog Gratis?


Sebenarnya waktu itu saya sudah menuliskan caranya di grup yang memang banyak anggotanya ingin membuat blog secara gratis. Seperti kita tahu penyedia blog gratis memang banyak dan dua di antaranya adalah blogger.com dan wordpress.com. Terserah mau pilih yang mana, saya sendiri pernah menggunakan keduanya dan merasa lebih nyaman menggunakan blogger.com. Kalau yang gratis akan ada embel-embel blogspot.cpm di belakangnya. Berbeda dengan domain berbayar yang urlnya akan jauh lebih pendek tanpa blogspot.

Karena banyak yang ingin memiliki blog gratis tapi mengaku kesulitan untuk membuatnya sendiri. Padahal membuatnya tak butuh waktu lebih dari 5 menit. Jika memang memiliki jaringan internet yang mumpuni. Baiklah karena saya pikir tak ada salahnya membantu orang lain, silakan buat teman-teman yang ingin dibuatkan blog yang numpang ke blogger dan akan ada blogspot.com di belakangnya bisa langsung menghubungi saya. Tak ada bayaran yang saya kenakan untuk membuat blog gratisan ini.

Hanya membuatkan ya. Untuk tata letak dan yang lainnya bisa dipelajari pelan-pelan sendiri di rumah dengan membaca beragam tutorial. Saya dulu memang tak membaca tutorial waktu pertama kali membuat blog. Sebab tak menyangka bahwa akan banyak sekali orang yang akan menerangkan tentang cara membuat blog sampai tetek-bengek editing html buat mengubah template. Dari yang sederhana tutorialnya sampai yang paling rumit. Semuanya bisa dipelajari. Pelan-pelan mempelajarinya supaya lebih enak. Jangan tergesa-gesa.


Saya masih membuat target menulis walaupun di blog tak ada target menulis secara khusus. Beberapa kali akan berusaha menulis dalam 'broken English' semoga nantinya saya benar-benar bisa menguasai bahasa Inggris dengan baik. InsyaAllah yang benar juga. Tidak hanya menulis tapi juga percakapan dalam bahasa Inggris secara aktif. Masih rencana buat melanjutkan kuliah ke ABA dan menjadikan impian kecil dulu sebuah kenyataan.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan