30 Desember 2013

Malu dengan Diri Sendiri


Rasanya sudah tak mampu lagi mengatakan diri ini manusia biasa makanya melakukan kekhilafan. Memang manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Tapi apakah lantas saya harus terus berada di dalamnya? Setidaknya berusaha mencuci semua dosa yang sudah terlanjut menempel di diri ini. Beberapa waktu yang lalu saya tak sengaja menemukan sebuah tulisan yang sederhana, Cuma sudah lupa di blog yang mana. Di sana tertulis tentang 10 manusia yang tak diterima salatnya.

Menegakkan salat 5 waktu dengan khusyuk saja masih terus belajar.

Ternyata ada satu orang yang tak diterima salatnya jika dia tak menutup auratnya. Sudah belajar agama sejak duduk di bangku sekolah dasar dan sudah diajari bahwa yang bukan aurat perempuan hanya telapak tangan dan wajah. Selama ini saya memang tidak menggunakan kaus kaki kecuali saat kuliah. Itu pun kadang rok yang dikenakan suka melayang-layang saat naik motor sehingga betis ke mana-mana. Terlihat oleh banyak orang di jalanan. Wah berarti salat saya? Amalan saya?

Sekarang sudah mulai memeriksa lemari dan menyisihkan semua celana panjang. Sebab ternyata perempuan yang menutup aurat itu yang bentuk tubuhnya tak terlihat. Kalau pakai celana tentu saja tercetak nyata bentuk kaki dan pantatnya. Apalagi yang saya miliki adalah celana jeans. Sayang sekali untuk membuang celana yang masih bagus tersebut. Makanya saya berpikir untuk mengubahnya menjadi rok yang dibuat dengan mesin jahit mungil di rumah. Masih terus belajar memperbaiki diri namun semoga saja Allah mengizinkan saya mengubah diri menjadi seseorang yang lebih baik dari kemarin.


Saya pikir menutup aurat ya sekadar tertutup saja. Jilbab juga dulunya tipis dan tak terulur ke dada dan belakang. Padahal fungsinya di depan untuk menutupi bentuk payudara dan di belakang untuk menutupi tali bra. Syukur-syukur suatu hari nanti saya bisa mendapatkan hijab yang lebih lebar dan menutupkan bagian pantat. Jadi malu sekali dengan diri sendiri ini. Rasanya sedemikian hina selama ini bahkan sekarang pun rasanya masih banyak yang harus diperbaiki untuk menjadi seseorang yang lebih beruntung ke depannya. Beruntung di dunia dan akhirat.

@honeylizious

Followers