Langsung ke konten utama

Cara Memasukkan Postingan di Blog


Sebenarnya antara percaya dan tak percaya saya membuat postingan ini. Tapi percaya atau tidak, masih banyak ternyata blogger pemula yang sama sekali tak tahu cara memasukkan postingan di blog miliknya. Sama lucunya mengingat diri saya beberapa tahun lalu yang ngambek ngeblog karena tak tahu caranya memasukkan gambar ke dalam postingan di blog pertama saya. Padahal yang seharusnya saya lakukan adalah menemukan tutorial blog menggunakan mesin pencari. Tinggal ketik kata kunci yang kita butuhkan di Mbak Google. Maka keluarlah tutorial yang sesuai. Memang dulu saya tak pernah terpikir sama sekali untuk bertanya pada mesin pencari.

Saya hanya bingung dan bingung. Sebab selama saya ngeblog pertama kali tak ada satu blogger pun yang saya kenal. Tak ada satu orang pun yang bisa mengajari saya. Akhirnya blog itu pun saya tinggalkan. Tanpa pernah tahu caranya menghapus akun blog tersebut. Hahahaha...

Baiklah pembukaan yang cukup panjang untuk sebuah tutorial yang sebenarnya cukup singkat. Sengaja sih biar postingannya panjang. Sesuai dengan target menulis yang diinginkan. Tak hanya mengisi postingan di blog ini dengan gambar lalu beberapa patah kata saja.

Kalau teman-teman menggunakan blogspot alias blogger milik Google maka inilah postingan yang sangat sesuai buat teman-teman baca. Jika bukan blogspot melainkan wordpress maka saya ragu postingan ini akan menjawab pertanyaan teman-teman mengenai 'bagaimana caranya memasukkan tulisan di blog?'.



Pertama yang harus dilakukan tentu saja masuk ke dashboard teman-teman. Lalu temukan bagian kiri atas yang bertuliskan 'new entry' atau bisa juga klik gambar 'pensil'. Keduanya sama-sama akan membuat teman-teman membuka halaman yang berisikan formulir untuk memasukkan tulisan. Tinggal masukkan judul dan tulisan. Lalu tekan publikasikan. Apabila ingin memberi tulisan tersebut label bisa pilih di bagian kanan atas. Di bawah 'setelan entri'. Demikian. Mudah bukan?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma