31 Januari 2014

Akun-Akun Pembela SBY


Jika teman-teman sadar satu hal, ada banyak akun gadungan yang dibuat untuk mencecar orang yang memensyen akun Ayanda SBY. Saya tidak akan menyebutkan akun-akun tersebut satu demi satu. Sebab banyak sudah akun yang seakan-akan ingin mementahkan protes saya. Tentu saja itu dilakukan untuk membuat orang yang suka protes ke presiden jadi bungkam. Sayangnya saya lebih suka protes melalui blog saya sendiri. Dapat dipastikan kebanyakan serangan hanya datang melalui twitter. Tak ada yang mengganggu melalui facebook atau blog juga.

Bagaimana pun juga saya tahu benar protes saya bukan sesuatu yang keliru. Bukankah tampuk pemerintahan negara ini paling tinggi diduduki presiden? Kalau memang pejabat di daerah tak memperdulikan masalah yang terjadi di daerah bertahun-tahun apakah ada yang keliru dengan protes langsung pada pemimpin yang tertinggi. Ah kalau kemarahan yang diturutkan akan lebih panjang lagi saya mengomel masalah ini.

Analoginya begini. Sederhana saja. Seorang murid protes tentang sesuatu hal di kelasnya yang menurut dia bukan hal yang pantas terjadi di dalam kelas. Sang guru tak peduli. Apakah kita akan menyalahkan dia yang melakukan protes tersebut langsung pada kepala sekolah? Bagian ini silakan pikirkan sendiri saja.

Balik lagi ke akun-akun pembela SBY tersebut, sebenarnya mau satu juta akun pun yang dibuat untuk menyerang atau menghina orang yang protes terhadap akun sang bapak negara di twitter saya rasa tak akan memberikan dampak yang sesuai dengan keinginan mereka. Indonesia rakyatnya rame. Satu orang dimentahkan akan banyak muncul rakyat yang lain yang akan memberikan dukungan dan bisa jadi melakukan pergerakan yang lebih besar.

Sekarang bola saljunya sudah mereka gulirkan sendiri. Bergerak menurun dan akan menjadi bola salju yang lebih besar lagi. Ketika saatnya sudah ditentukan Tuhan akan ada perubahan. Perubahan yang lebih baik. Saya yakin itu. Negara ini akan berubah ke arah yang baik jika kita mau berusaha. Tuhan tak akan mengubah Indonesia jika kita sendiri tak berusaha melakukan perubahan itu.

Beliau boleh cuek bebek di akun twitternya lalu serangan muncul dari pihak yang lain. Tapi saya yakin apa yang saya suarakan adalah sebuah kebenaran. Meskipun Cornelis bilang: 'Dulu nggak ada jalan itu masih bisa hidup kita'. Iya memang bisa hidup. Tapi kita di Kalimantan Barat akan terus tertinggal. Berapa banyak orang yang akan kita biarkan terisolasi di sana?


Ingin tahu mana saja akun pembela SBY? Coba saja ajukan protes ke akunnya :)

@honeylizious

Followers