19 Januari 2014

Akhirnya Diarenya Sembuh Juga


Setelah hampir seminggu buang air tak berhenti-henti, alhamdulillah sekarang saya sudah tak lagi diare. Tubuh juga sudah selemah sebelumnya. Makan juga sudah normal. Untuk sementara saya menjauhi mie instant. Mungkin memang lebih baik tak makan mie instant sama sekali. Dulu sih untuk menghindari makan mie instant saya biasanya tidak membelinya di swalayan. Sehingga mie instant tak tersedia di rumah. Dengan demikian mie instant tidak menjadi pilihan ketika lapar melanda.

Dari banyak diare yang pernah saya alami rasanya diare kali ini paling parah. Ditambah lagi saya muntah beberapa kali dalam sehari. Paling sering terjadi malam hari saat akan tidur. Kalau belum muntah belum bisa tidur. Minum Pocari Sweat beberapa liter dalam sehari baru tubuh saya lumayan kuat untuk beraktivitas. Istirahat penuh selama beberapa hari ini memang sangat efektif. Untungnya saya bukan orang yang suka beraktivitas di luar rumah. Jadi saat harus menghabiskan waktu berhari-hari hanya berada di dalam rumah bukan masalah bagi saya.

Saat diare kemaren ujung anus rasanya mau keluar dari pantat. Sampai-sampai saya harus menahan rasa sakitnya setiap habis buang air besar yang isinya lebih banyak air. Serasa ambeien. Itu sangat menyiksa. Saya pernah ambeien dulunya dan sangat tidak enak jika harus duduk lama. Saya pikir saya akan ambeien lagi kemaren. Ternyata itu hanya gara-gara terlalu sering buang air besar saja.

Saya sebelum akhirnya sembuh sudah minum beberapa jenis obat diare untuk menghentikan buang airnya. Sebab saya sudah kelelahan sekali harus buang air dan tenaga saya hampir habis karena berkali-kali bolak-balik kamar ke toilet. Tak ada obat yang mempan. Mungkin memang bakteri diarenya masih ada di dalam perut saya sehingga minta dikeluarin terus. Jadi madu saya minum tanpa henti. Setiap kali buang air saya akan minum sesendok madu.


Buat teman-teman yang sekarang sedang diare juga, semoga cepat sembuh ya!

@honeylizious

Followers