21 Desember 2013

Martabak Tanjungpura


Honeylizious.com – Ternyata dari banyak pedagang martabak yang ada di Pontianak, ada satu pedagang yang sudah puluhan tahun menjual martabak dan langganannya banyak sekali. Suami sudah kenal martabak ini sejak masih kecil. Saat bapaknya masih ada di dunia ini. Jadi kalau mau beli martabak bapaknya akan singgah di gerobak yang terletak di Jalan Tanjungpura ini. Berhadapan dengan Teknik Photo.

Saya sendiri baru pertama kali ke sini dan kaget saat melihat antrian yang panjang dan kakek-kakek yang menggoreng martabaknya seakan tak istirahat. Sebab dia terus menggoreng. Sementara karyawannya akan menambah adonan lagi saat satu martabak sudah bisa diangkat. Bahkan karyawannya ini tak lagi menghitung jumlah pembeli, dia langsung letak saja adonan kulit martabak yang sudah melar dan menumpahkan adonan telur dan daging di atasnya. Kemudian kakek-kakek itu mulai melipat pinggiran martabak. Dengan mahirnya.

Harganya bervariasi. Biasa Rp20.000. Spesial Rp25.000. Dan martabak jumbo Rp35.000.

Biasanya saya melihat tenangnya seorang tukang martabak menggoreng adonannya. Berusaha serapi mungkin membuat martabaknya. Berbeda dengan yang di Jalan Tajungpura ini. Dia menggoreng dengan cepat. Membolak-balik tanpa ragu. Padahal saya takut martabaknya sobek atau bagaimana gitu. Walaupun harus diakui, mereka sudah sangat efisien kerjanya. Termasuk yang bagian memotong martabak yang sudah matang.

Tak begitu lama saya menunggu, padahal antrian panjang. Satu persatu martabak selesai digoreng untuk memenuhi pemesanan pelanggan. Martabak manisnya yang belum saya coba. Semoga nanti ada kesempatan buat singgah lagi dan membeli martabak manisnya. Siapa tahu rasanya juga tak kalah enak dengan martabak telornya. Walaupun masih kalah dengan martabak favorit saya yang berada di Jalan Imam Bonjol, tapi saya tetap puas dengan rasa martabak ini. Apalagi gerobak martabak yang sering saya singgahi tersebut sekarang sudah tak ada. Sudah tutup.


Padahal saya ingat betul di sana juga banyak orang yang antri untuk membeli martabak buatannya. Perbedaan martabak yang sekarang sudah tak ada lagi itu dengan martabak lainnya, seenak apa pun martabak lain itu, adalah pada kulitnya. Kulitnya lebih tipis dan lebih garing. Jadinya enak sekali saat dimakan. Kalau ketebalan memang kurang enak makannya.

Es Jeruk Pontianak


Honeylizious.com – Minuman yang satu ini hampir bisa ditemukan di banyak warung minuman. Kecuali di gerobak liang tea yang tentu saja tak akan menyediakan minuman asam manis berwarna oranye kekuningan ini. Biasanya disebut sebagai 'es jeruk Pontianak'. Padahal di Pontianak tak pernah sekalipun saya menemukan perkebunan jeruk.

Iya! Memang perkebunan jeruk Pontianak bukan di Pontianak. Melainkan di daerah Sambas, Kalimantan Barat. Ratusan kilometer jaraknya dari Pontianak untuk ke sana. Walaupun demikian jeruk ini tetap masuk hitungan sebagai jeruk Pontianak. Karena lebih terkenalnya demikian dan terkenal dengan kemanisannya.

Tapi dari banyak jeruk yang pernah saya makan di dunia ini, ceileeee bahasanya... jeruk yang ada di Jawai, dari kebunnya tukang obat Cina depan rumah, adalah yang paling manis dan segar. Benar-benar masak di pohon. Jadi kulit buahnya ada yang sedikit kuning segar. Begitu dikupas, bau harum jeruk yang memang sudah ranum sangat menggoda. Kulitnya dengan mudah dilepaskan.

Dulu, waktu masih menjaga toko kelontong di kampung, saya ingat betul apa yang diborong pedagang obat di samping toko tempat saya bekerja untuk kebun jeruknya. Kalau tukang obat yang depan rumah Umak saya kurang tahu bagaimana dia membuat jeruknya manis. Namun pedagang obat samping toko Sudi Mampir akan menggarami kebun jeruknya. Banyak sekali garam yang dia beli sebelum panen. Tidak tahu cara menggarami jeruknya seperti apa. Apakah ditaburkan di dekat pohon jeruk atau bagaimana, tapi yang jelas dia menggarami jeruknya. Sebab dia sendiri yang bilang seperti itu saat ditanya.

Ko, beli garam curah banyak benar, buat apa?”
Buat kebun jeruk.”

Kira-kita demikianlah bunyi percakapan yang berlangsung. Karena saya bukan orang yang suka bertanya mendetail, hanya itu yang saya tanyakan. Saya tidak tanya cara, kapan, dosisnya, dan bagaimana proses penggaraman itu berlangsung. Namun yang jelas, ketika panen, dia akan menjual jeruk yang sangat manis. Jadi di kampung saya ada dua pedagang obat herbal Cina yang punya kebun jeruk dan menghasilkan jeruk yang sangat manis.


Di Pontianak, jeruk-jeruk ini biasa dibuat minuman dan namanya Es Jeruk Pontianak.

Mattak di Kampong


Honeylizious.comMattak di kampong sebenarnya adalah bahasa daerah di kampung saya. Di Jawai yang menggunakan bahasa Melayu Sambas. Mattak di kampong dapat diartikan sebagai berdiam diri di kampung. Alias nganggur saja di desa. Tidak punya pekerjaan dan bisa juga dikatakan luntang-lantung tak jelas.

Mattak sendiri jika diartikan secara terpisah adalah kata yang sering digunakan untuk anak-anak yang suka main di lumpur dan tak bergerak. Itu mattak. Atau kadang ada anak gadis yang tidak keluar-keluar dari rumah akan disebut sedang mattak di rumah. Jadi tidak melakukan apa-apa di suatu tempat memang identik dengan mattak.

Paling sering sih sebenarnya mendengar orang yang menyebut dirinya mattak di kampong ketika tak keluar dari desa untuk bekerja. Banyak sih dulunya orang bujangan yang ada di desa dan bertahun-tahun tak bekerja setelah membawa banyak uang dari Malaysia. Di Jawai memang banyak laki-laki yang memutuskan untuk menjadi TKI. Sebab banyak pekerjaan di Malaysia yang bisa mereka lakukan tanpa bekal ijazah pendidikan yang tinggi. Beda dengan di Indonesia.

Walaupun pilihan pekerjaannya ujung-ujungnya adalah buruh kasar di perkebunan atau bisa jadi asisten rumah tangga buat TKW-nya. Banyak juga perempuan desa yang enggan mattak di kampong lalu nembak bikin paspor. Berangkatlah ke negeri jiran. Maklum nilai ringgit yang lebih tinggi dibandingkan rupiah memang lebih menjanjikan dibandingkan mendapatkan penghasilan dalam bentuk rupiah. Apalagi mereka tidak mengenyam pendidikan yang tinggi untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak di negera sendiri.

Banyak tuh dulunya teman-teman sekolah dasar saya yang mengikuti orang tuanya bekerja di Malaysia. Padahal mereka anak-anak di bawah umur yang seharusnya sekolah dan bermain. Ujung-ujungnya mereka menikah dan membina keluarga pulang dari Malaysia. Modalnya ya uang yang mereka dapatkan di negeri tetangga sana.

Bagaimana? Tertarik untuk mattak di kampong atau sebaliknya? Pilihan masing-masing inginnya seperti apa. Setiap keputusan ada baik dan buruknya. Siap dengan risikonya? Hadapi saja :)


Sebab mattak di kampong juga pilihan. Bisa jadi dengan mattak di kampong ada hal baik yang bisa kita lakukan untuk desa kita atau kita malah menenggelamkan diri kita sendiri di sana.

Membuka Mata Untuk Hal-Hal yang Lebih Besar


Honeylizious.com – Kadang kita tak pernah tahu langkah kecil yang kita lakukan, kita terus berjalan, kemudian kita tiba di sebuah tempat yang sama sekali tak terpikirkan oleh kita. Tak terpikirkan karena kita tak tahu sama sekali tentang tempat tersebut.

Itulah yang sebenarnya terjadi pada saya sekarang. Dulu, sudah lebih dari satu tahun, saya ingat betul pernah mengikuti sebuah job review yang bayarannya sesuai dengan Page Rank blog kita. Jadi semakin tinggi Page Rank blog akan semakin tinggi pula bayarannya. Waktu itu saya baru sadar betapa pentingnya meninggikan Page Rank. Wajar saja banyak orang yang berlomba agar Page Ranknya bisa bagus.

Banyak cara digunakan orang, satu di antaranya tukar link, untuk meningkatkan Page Rank. Saya sendiri sebenarnya sejak awal ngeblog tidak tahu sama sekali mengenai Page Rank ini sampai akhirnya teman-teman yang menyebutkan Page Rank saya. Sebab saya menulis di blog karena ingin menulis. Saya tak tahu banyak mengenai hal teknis di dalamnya yang bisa menjadi nilai 'jual' blog kita. Jika memang kita ingin mengomersilkan blog yang kita miliki.

Saya juga ingat job review tersebut mencari 50 peserta dan dari 50 peserta akan dipilih satu orang untuk mendapatkan voucher belanja. Saya rasa tak ada ruginya mencoba. Lumayan kan kalau terpilih, bisa dapat voucher belanja ratusan ribu rupiah dan bisa digunakan buat beli produk di toko online yang mengadakan lomba tersebut. Tak disangka saya menang bahkan mereka pilih untuk menjadi fashion blogger di blog toko online mereka.

Saya pikir waktu itu memang demikianlah perjalanan ngeblog saya. Menjadi bagian dari fashion blogger yang menulis di blog mereka. Ternyata saya salah besar. Perkenalan itu akhirnya berlanjut dan saya masuk lebih jauh dalam lingkaran orang-orang di balik toko-toko dan bisnis online hebat. Dimasukkan di dalam grup yang sebenarnya masih sangat asing pembahasannya bagi saya.


Tetapi saya tahu. Ini adalah anak tangga yang harus saya jalani untuk naik lebih tinggi lagi ke tangga berikutnya.

Mengetik Sampai Jari Kaku

Honeylizious.com - Kerja keras memang harus dilakukan kali ini sebab utang ngeblog semakin banyak dan banyak pula yang harus dibayar kalau memang ingin memenangkan tantangan mengalahkan diri sendiri ini. Rasanya memang harus mengetik selama dua jam penuh sampai jari kaku. Beberapa kali harus menarik jemari supaya tak begitu kaku. Sebab berbeda jauh papan ketik yang saya gunakan dengan yang sekarang mau tak mau harus saya gunakan di warnet dekat rumah.

Jari kaku. Risiko sebagai orang yang kerjanya memang menulis. Bentar saja. Hanya sebentar. Sebab bulan depan tahun sudah berganti dan tantangan sudah selesai. Tahun 2014 nanti satu dua postingan sehari sudah lebih dari cukuplah untuk mengisi tulisan di blog. 

Kamu Punya Bakat Sih!

Honeylizious.com - Pernah sebal dengan pernyataan orang yang dengan mudahnya mengatakan apa yang bisa kita capai di dalam kehidupan ini karena kita punya bakat. Gampang sekali dia mengatakan bahwa semua yang kita dapatkan hanya gara-gara kita punya bakat. Memangnya bakat itu sudah kita bawa sejak lahir dan tak ada usaha apa pun untuk membuatnya terlihat menjadi keahlian kita? Dibandingkan bakat sebenarnya saya lebih suka menyebut apa pun yang sekarang terampil saya lakukan adalah bakat.

Coba tanya pada ibu kita yang terampil menjadi seorang istri. Apakah dia bakatnya memang menjadi ibu rumah tangga dan istri? Rasanya aneh kalau keterampilan seorang perempuan di rumah disebut sebagai bakat. Padahal sebenarnya semua orang memulai kemampuannya di rumah menjadi istri itu dari nol. Semuanya bisa dilakukan karena dirinya sudah terbiasa.

Begitu juga dengan banyak keterampilan lain. Semua orang bisa terampil melakukan sesuatu jika dia mau bekerja keras untuk melatihnya.

Bagaimana Jika Mereka Tak Ada Lagi di Dunia Ini?

Honeylizious.com - Apakah di antara teman-teman sama seperti saya yang suka berpikir tentang kematian orang tua dan kematian saya sendiri? Paling sering memikirkan bagaimana jika kedua orang tua saya tak ada lagi di dunia ini? Sudah banyakkah yang bisa saya berikan untuk mereka? Sudah bahagiakah mereka dengan semua yang saya hadirkan? Paling penting lagi sudah bahagiakah mereka dengan keberadaan saya di dunia ini?

Walaupun sebenarnya kepergian Aki adalah satu hal yang paling menyakitkan yang pernah terjadi di dalam kehidupan saya. Apalagi dia pergi saat saya masih remaja. Masih belum bisa memberikan apa pun untuk beliau. Beberapa tahun sebelum Aki saya meninggal dunia sebenarnya dia pernah bertanya pada saya. Waktu itu dia mengenakan celana pendek merah favoritnya dan sedang demam. Panas badannya tinggi.

Pertanyaannya sukses membuat saya terisak.

"Bagaimana kalau Aki meninggal dunia?"


Akhirnya Mengganti Template Lagi

Honeylizious.com - Akhirnya mengganti template lagi. Walaupun ada yang bilang mengganti template kurang baik untuk alexa dan page rank blog kita. But hey, ngeblog bukan hanya soal alexa dan page rank bukan? Kali ini menggunakan template yang sederhana tampilannya karya Enny Law. Pasti tahu dong desainer yang satu ini. Karyanya simple dan cute. Dari banyak template yang dia buat saya paling suka yang ini. Selain karena warna putihnya, tak banyak pernak-pernik yang membuat blog ini norak.

Rasanya memang template sebelumnya kurang simple untuk sebuah blog travel dan kuliner. Tapi template ini memang lebih sesuai dengan selera saya yang sejak awal suka sekali dengan template berwarna putih. Walaupun sempat membuat template yang berwarna pastel. Bagaimana? Teman-teman suka juga?

Ide Datang Jika Mau Berpikir


Honeylizious.com – Banyak orang yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan ide itu sulit. Makanya banyak oragn yang tidak menulis setiap hari. Kalaupun menulis setiap hari banyak yang keberatan harus menulis berkali-kali dalam sehari karena 'ide itu sulit' dicari.

Sebenarnya saya sendiri mendapatkan ide hanya karena saya lebih banyak berpikir. Tak banyak berinteraksi dengan orang lain di dunia nyata kecuali teman satu studio atau suami. Paling banyak tentunya dengan suami karena kami tinggal berdua di dalam rumah. Namun tak setiap kali kami akan mengobrol. Apalagi jika dia sedang sibuk membaca.

Jadinya saya punya banyak waktu untuk berpikir, berbicara dengan diri saya mengenai sesuatu dan pada akhirnya pemikiran-pemikiran saya dengan diri saya yang di dalam itu bisa saya tuangkan dalam bentuk tulisan. Sebenarnya awalnya tidak diniatkan untuk ide tulisan. Hanya sedang memikirkan sesuatu dan tidak diungkapkan pada siapa pun. Akhirnya saya pikir lebih baik memang dituliskan saja dibandingkan disimpan dalam kepala.

Kalau memang ingin mendapatkan ide ya mau tak mau kita harus mau untuk berpikir. Apa saja yang bisa kita 'bicarakan' dengan diri kita sendiri memang lebih baik dijadikan tulisan sehingga orang lain bisa mendapatkan informasi lain dari yang bisa mereka temukan setiap hari.


Selamat berpikir.

Membeli Pulsa Melalui Internet Banking BCA (KlikBCA)


Honeylizious.com – Semenjak token Bank Mandiri hilang dan sampai hari ini belum saya ganti yang baru jadinya saya selalu menggunakan token KlikBCA untuk banyak transaksi digital. Nah kemarin karena saldo pulsa habis dan pas mengisinya kembali belum juga masuk sedangkan ada yang ingin membeli pulsa sebesar 50.000IDR. Mau tak mau saya mencoba membelikannya melalui KlikBCA.

Sebelumnya saya belum pernah sama sekali membeli pulsa melalui KlikBCA atau internet banking Bank Mandiri. Jadi saya mencoba mencari tutorial di internet untuk membelinya dan ketemulah dengan dua blog yang sama-sama sudah pernah membeli pulsa melalui KlikBCA. Kebetulan providernya sama-sama simPATI. Tulisan pertama hanya tutorialnya dan mudah memang membeli pulsa melalui KlikBCA. Sebab itu serupa dengan transfer uang melalui internet banking.

Tulisan kedua yang harus saya baca dari awal sampai selesai. Sebab dia memiliki pengalaman buruk membeli pulsa melalui internet banking KlikBCA. Dia membeli pulsa 50.000IDR. Tetapi malah berubah menjadi 500.000IDR. Memang sih pulsanya benar-benar masuk 500.000IDR. Tetapi dia hanya butuh 50.000IDR. Apalagi uang 500.000IDR kan bisa digunakan untuk transaksi yang lain. Jadinya dia kaget ketika terjadi pemotongan sebesar 500.000IDR. Padahal dia sendiri yakin betul tidak salah ketik.

Kemudian kejadian tersebut berulang lagi ketika dia membeli pulsa dengan nominal yang sama. Akhirnya karena sering terjadi dia menyarankan orang yang ingin membeli pulsa melalui KlikBCA lebih baik memilih nominal yang lebih rendah. Saya sendiri juga was-was kalau sampai pulsa yang terisi malah 500.000IDR. Apalagi ini orang yang membeli. Tentu akan bermasalah buat saya kalau kejadiannya sampai demikian.

Supaya tidak mengalami kejadian yang tidak menyenangkan seperti itu saya menuruti sarannya untuk membeli pulsa dengan nominal yang lebih kecil yaitu 25.000IDR. Saya melalukan transaksi ini dua kali supaya pulsa yang masuk 50.000IDR. Alhamdulillah tidak terjadi kesalahan pemotongan saldo dan kebanyakan beli pulsa. Apalagi membeli pulsa 25.000IDR sebanyak dua kali dengan pulsa 50.000IDR satu kali pemotongan saldonya sama saja.


Oiya nominal paling kecil yang disediakan KlikBCA hanya 25.000IDR. Jadi kalau teman-teman ingin membeli nominal yang lebih kecil lebih baik membeli pulsa di warung pulsa terdekat.

Cara membeli pulsa melalui KlikBCA sangat mudah. Tinggal log in dan pilih menu pembelian. Di sana ada pilihan pembelian pulsa dan tersedia beragam provider yang bisa kita pilih. Selamat mencoba.

Liburan Lagi

Bagian menyenangkan dari kerja seminggu tiga hari adalah bisa memanfaatkan empat harinya untuk liburan. Jadwal siaran dipadatkan menjadi Minggu, Senin, dan Selasa. Sehingga saya punya banyak sisa hari yang bisa dijadikan hari untuk berlibur. Bahkan kalau memang ingin liburan keluar kota dan naik pesawat bisa juga berangkat Selasa sore dan pulang Minggu pagi.

Anggap saja ini liburan untuk bulan madu kedua. Kalau sebelumnya saya ikut suami ke Sintang sekarang suami yang ikut saya ke Jawai. Tanah kelahiran saya di Kalimantan Barat.

Walaupun memang risikonya adalah saya akan keteteran banyak hari tanpa ngeblog. Sebab jaringan internet yang tak selancar di Pontianak. Namun bukankah itu makna dari liburan sesungguhnya? Beristirahat sejenak dari yang namanya sosial media?

Sekarang hanya bisa memanfaatkan momen ketemu sinyal untuk menuliskan beberapa artikel. Syukur-syukur bisa menyelesaikan semua tantangan yang saya buat beberapa bulan lalu. Istirahatnya sepertinya lebih pada akun twitter dan facebook. Sedangkan blog tetap menjadi tempat yang harus diisi saat ada kesempatan begini.

Teman-teman juga pasti sekarang banyak yang sedang menikmati momen bersama keluarga. Selamat liburan aja buat teman-teman di mana pun berada.

Hujan Menjelang 25 Desember


Honeylizious.com – Teman-teman pasti sadar satu hal yang terjadi dipenghujung tahun ini. Berapa hari langit mendung dan hujan turun dengan derasnya. Untungnya di daerah tropis dan kita masih bisa menerima hujan air yang turun ke bumi. Pernah membayangkan hujan salju? Seberapa tebal baju yang harus kita kenakan untuk menghadapi hujan salju yang menggila?

Menjelang 25 Desember setiap tahunnya memang akan selalu seperti ini. Di daerah yang sudah biasa turun salju ya tentunya akan diguyur dengan butiran putih tersebut. Buat kita di daerah tropis air seperti dicurah dari langit dan itu kadang membuat aktivitas kita sendiri terganggu. Walaupun tentunya hujan adalah rezeki buat banyak orang.

Paling enak sih turun hujan itu malam hari. Tidur lebih nyenyak di dalam dekapan selimut. Tapi beberapa hari ini di Pontianak, hujan tak kenal siang atau malam. Terus saja turun. Kadang sebentar saja meskipun lebatnya mengejutkan. Kadang lama kalau hanya rintik-rintik kecil. Menjelang 25 Desember bukan hal baru lagi hujan turun begini.

Masalahnya sih yang paling membuat saya pusing adalah lempok-lempok yang tak bisa kering. Tahu lempok kan? Dagangan saya itu. Makanan khas Pontianak yang terbuat dari durian dan dibuat dodol. Nah dodol durian itu namanya lempok kalau di sini. Pengeringannya masih manual menggunakan sinar matahari. Pengeringan dilakukan supaya lempoknya lebih kering dan bisa disimpan lama.

Langganan banyak tapi susah kering memang membuat saya pusing. Bagaimana tidak? Uang sudah dikirim tapi saya sendiri tak bisa mengirimkan barang pesanan karena target pengeringan lempok butuh waktu yang lebih lama dari biasanya saat musim kemarau. Untungnya saat seperti ini sumber penghasilan bukan hanya dari dagang lempok. Masih banyak lagi sumber penghasilan yang lain.


Semoga hujannya lebih bersahabat lagi tanggal 25 Desember nanti. Sebab saya akan pulang kampung bersama suami. Kalau hujan turun dengan deras tentunya suami tak bisa mengendarai sepeda motornya. Naik bus juga rasanya jadi agak menakutkan dalam cuaca yang hujan deras seperti itu.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design