2 Desember 2013

Sang Juara (8)

Sang Juara (3)
Sang Juara (4)
Sang Juara (5)
Sang Juara (6)
Sang Juara (7)


Honeylizious.com – Paling melelahkan sebenarnya tanggal 1 Desember pagi itu adalah menunggu jemputan hingga siang. Sebenarnya kalau kami tahu di hotel mana kami akan ditempatkan kami lebih senang langsung berangkat ke sana saja. Tapi karena memang sama sekali tak tahu akan menginap di mana, bahkan tak tahu acara pemberian anugerahnya akan dilangsungkan di mana, jadilah kami menunggu di bandara.

Awalnya hanya menunggu berdua. Untungnya berangkat berdua bersama Bang Pay yang memang kebetulan sama-sama masuk 3 besar seperti saya. Tak terbayangkan saya bengong dan tak tahu harus ngapain di terminal 1C. Sedangkan peserta yang lain ternyata turun di terminal yang berbeda.


Selain itu kami lapar jadi memutuskan untuk makan. Padahal sebelumnya membayangkan ada yang menjemput dan menunggu sambil membawa banner kecil bertuliskan 'Tulis Nusantara 2013'.

Sang Juara (7)

Sang Juara (3)
Sang Juara (4)
Sang Juara (5)
Sang Juara (6)


Honeylizious.com – Bagai mimpi saat mengetahui masuk 3 besar. Hadiah yang sangat lumayan. Minimal jalau Juara 3 dapat 10.000.000IDR. Selama saya ikut lomba hadiah terbesar yang pernah saya dapatkan adalah sebuah sepeda motor Honda Scoopy dari LINE beberapa bulan yang lalu. Waktu dapat motor tersebut rasanya tak tergambarkan lagi dengan kata-kata. Senang bukan main.


Nah, lagi-lagi edisi manusia 'yang-sudah-diberi-betis-masih-minta-paha-sudah-diberi-hati-minta-jantung'-nya muncul. Juara 3 sudah pasti. Tapi masih saja kurang puas. Minta lagi dijuarasatukan. Padahal sejak awal sudah merasa karyanya kurang matang. Masih ada yang kurang di sana-sini rasanya. Pokoknya masih banyak sekali kurangnya. Sekarang malah minta juara 1.


Bagai pungguk yang merindukan bulan. Tapi pungguknya sudah setengah jalan.

Sang Juara (6)

Sang Juara (3)
Sang Juara (4)
Sang Juara (5)


Honeylizious.com – Ternyata doa saya terkabul. Saya masuk 3 besar. Saat itu Umak tentu saja ingin saya menjadi Juara 1. Dia selalu mengingatkan bahwa ucapan adalah doa. Tapi saya juga takut kecewa. Walaupun masuk 3 besar saja sudah sangat lumayan hadiahnya. Lagi-lagi saya mengikuti saran Umak untuk berdoa menjadi Juara 1. Membuat niat yang baik untuk rezeki yang diberikan Allah. Yakin saja sama diri sendiri walaupun sejak awal saya selalu mengatakan bahwa tulisan saya masih mentah.

Bahkan masuk 10 besar sudah cukup mengejutkan. Bagaimana mungkin? Apa istimewanya cerita yang saya tulis? Padahal saya sudah berusaha melupakan soal pengumuman dan sibuk dengan kegiatan lain yang saya lakukan di Pontianak. Saya pikir saya belum mencoba semaksimal mungkin untuk menulis cerpen tersebut. Lalu mengapa bisa masuk 10 besar? Itu cerpen yang terburu-buru saya selesaikan bahkan saya edit setengahnya.


Jangankan masuk 10 besar. Masuk 50 besar saja tak pernah terpikirkan oleh saya sendiri.

Sang Juara (5)


Sang Juara (3)

Honeylizious.com – Kirim. Lupakan. Selesai. Saya memang tak berharap untuk menang. Lebih tepatnya tak yakin akan menang. Masuk 50 besar saja waktu itu sudah senang bukan kepalang. Sebab ribuan peserta yang mengirimkan karyanya dan bisa menjadi 50 besarnya adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Saya tak percaya kemudian masuk 10 besar. Awalnya saat masuk 50 besar saya tak berharap apa-apa. Masih tak menganggap tak bisa tidur malam itu sebagai firasat bahwa saya akan memenangkan lomba ini.

Berada di posisi 10 besar ini memang saya seperti orang yang sudah-diberi-betis-meminta-paha. Saya berdoa. Semoga saya masuk 3 besar. Cukup 3 besar saja. Itu doa saya awalnya. Sebab sayang sekali rasanya sudah berada di posisi 10 besar. Sudah sejauh itu. Saat panitia mengabarkan saya masuk 5 besar dengan ucapan selamat berkali-kali yang aneh saya pikir saya barangkali masuk 3 besar sebenarnya. Bukan 5 besar.

Tapi mengingat cerpen yang saya kirimkan rasanya masih terlalu mentah untuk menang, saya memang mengambang. Antara akan menang atau tidak. Lalu saya merasa bahwa bisa datang ke Jakarta untuk melihat malam penghargaan tersebut saja sudah cukup menyenangkan. Walaupun inginnya ya masuk 3 besar.

Sang Juara (4)



Honeylizious.com – Memutar otak lalu teringat dengan seseorang yang pernah memberikan harapan yang menggantung pada saya. Saya pernah berada di posisi ' si Anak Dare Tue' yang berada di dalam cerita pendek yang saya tuliskan. Walaupun di dalam cerita memang saya lebih-lebihkan. Tak ada yang memanggil saya demikian di masyarakat. Sebab saya bukan orang Pontianak dan tak punya tetangga itu menyenangkan. Sebab tetangga saya satu-satunya ya atasan saya di kantor yang memang memberikan tempat tinggal untuk saya di gedung Volare Network.


Saya menulis sebisanya saja. Secepat yang saya mampu. Satu jam kelar. Saya endapkan. Lalu pergi keluar rumah beberapa jam. Saat kembali sudah pukul 22.00 lewat. Masih ada waktu untuk membaca kembali sebab saya ternyata sepanjang jalan menuju rumah mertua dan kembali, memikirkan tentang cerpen ini. Rasanya ada yang aneh. Tak bisa seperti ini. Jadi saya menghapus setengah cerpen tersebut hingga bagian akhir. Saya harus mengubah bagian akhirnya.


Waktu yang sempit. Tiga yang saya buang, dua yang bisa menggantinya. Jadilah 5 halaman. Itu pun karena ditambah dengan epilog dari novel yang batal saya selesaikan. Benar-benar pendek sebenarnya.

Sang Juara (3)


Honeylizious.com – Saya hampir menyerah. Sudah tak sanggup lagi melanjutkan menulis novel yang saya beri judul Kulminasi tersebut. Beberapa kali memandangi poster lomba Tulis Nusantara yang memang saya pajang di dalam kamar. Bukan apa-apa. Sebagai pengingat agar saya mengikutinya. Tapi kali ini saya memang harus menyerah pada waktu hingga sang suami memberikan saran untuk pindah haluan.

Ya sudah ikuti cerpennya saja.”

Tapi banyak saingannya.”

Daripada nggak ikutan.”

Sedikit malas saya pun menuliskan cerpen yang masih belum saya tulis sama sekali. Tak ada ide. Apa yang harus saya tuliskan waktu itu. Sementara jarum jam terus saja berdetak. Waktu melaju dan saya masih kelu. Selain karena saya dikejar waktu yang semakin tak memungkinkan, saya juga kecewa tak bisa mengikuti kategori yang saya inginkan. Saya lalu menganggap barangkali saya tak akan menang di lomba ini. Persaingan cerpen pasti banyak. Siapa yang tak bisa menuliskan 5 halaman dalam waktu 1-2 jam?


Tapi memang ada benarnya menuliskan cerpen lalu mengirimkannya. Daripada nggak menang?

Sang Juara (2)


Honeylizious.com – Tulis Nusantara memang menyediakan hadiah lebih besar untuk peserta yang bisa memenangkan lomba menulis novelnya. Hadiah pertamanya saja Rp20.000.000. Seumur hidup belum pernah saya bisa menulis satu cerita dan mendapatkan upah sebanyak itu. Uang seperti itu untuk karya kita tentu saja sangat banyak ya! Namun bukan itu yang saya kejar. Saya ingin ikut lomba ini dan menang, kategori novel saya rasa adalah kategori yang saingannya paling sedikit. Sebab tak banyak orang yang akan mampu membuat novel dalam waktu sangat singkat. Kalaupun kebetulan ada yang punya novel yang sesuai dengan tema tentu juga tak banyak.

Makanya kategori novel yang saya pilih sejak awal. Cerpen saya hindari sebab saya yakin pesertanya akan banyak sekali. Persaingan yang sangat ketat untuk menjadi 3 besar di kategori ini. Kalau nonfiksi saya tidak begitu kuat apalagi puisi. Jadi novel satu-satunya kategori yang saya incar. Sayangnya saya disibukkan dengan persiapan pernikahan. Bulan madu. Pindahan rumah. Dan pada akhirnya saya hanya menyelesaikan belasan halaman beberapa hari sebelum deadline. Ketika hari terakhir itu pun saya hanya menulis 30 halaman. Padahal minimal menulis 100 halaman. Masih 70% lagi yang harus ditulis dalam waktu kurang dari 12 jam.


Saya katakan pada diri saya sendiri untuk menyerah. Sudah tak mungkin lagi. Tidak akan terkejar. Tak bisa menuliskan 70 halaman dengan spasi tunggal dalam waktu singkat seperti itu. Terburu-buru menulis juga akan sangat tidak baik. Belum lagi kesalahan pengetikan yang harus dicek ulang. Akan sangat menyebalkan kalau kalah gara-gara hal sepele seperti itu.

Sang Juara (1)


Honeylizious.com – Jumat yang lalu, tanggal 29 November 2013 saat panitia menelpon untuk mengabari saya masuk 5 besar lomba menulis Tulis Nusantara sebenarnya ada yang janggal. Sebab panitia memberikan ucapan selamat kepada saya sampai tiga kalau tidak empat kali. Pertanda apa? Sebelumnya hari Rabu, tanggal 27 November 2013 saya tak bisa tidur sampai adzan subuh menjelang. Saya tak tahu kenapa saya tak bisa tidur.

Barangkali waktu itu banyak yang menantikan pengumuman 50 nama yang berhasil masuk sebagai nominasi pemenang Tulis Nusantara 2013. Saya sendiri yang memang tak bisa tidur tidak menyadari soal pengumuman tersebut. Jadinya saya hanya duduk di depan televisi dan tak membuka sosial media. Kalau saja waktu itu saya memang menyadari bahwa saya masuk 50 nominasi pemenang barangkali saya akan tidur nyenyak tapi bisa jadi juga malah berdebar-debar.


Saya bahkan berusaha melupakan lomba tersebut. Sebab sejak awal saya ingin mengikuti lomba menulis novelnya bukan cerpen. Novel yang saya selesaikan 30 halaman tersebut akhirnya batal saya kirimkan karena tak bisa lagi diselesaikan dalam waktu kurang dari 12 jam. Apalagi saya tak mungkin mengenyampingkan kegiatan ibu rumah tangga yang wajib saya lakukan. Beres-beres rumah dan masak lumayan menyita waktu. Walaupun suami mengizinkan saya lebih banyak menulis hari itu. Tapi pada akhirnya saya hanya menulis 30 halaman sore tanggal 15 November 2013. Deadlinenya? Ya tanggal 15 November sebelum pukul 00.00 harus sudah dikirimkan ke panitia.

Remuk


Honeylizious.com – Sebenarnya saat menuliskan ini untuk mengisi kekosongan tanggal 2 Desember yang memang sangat tidak memungkinkan buat ngeblog. Sebab hari itu selain karena kelelahan, saya juga tak bisa memegang ponsel terus-menerus. Saya juga ingin menikmati kebersamaan bersama teman-teman pemenang lomba Tulis Nusantara 2013. Jadi ponselnya lebih sering dianggurin.

Tubuh saya remuk sekali. Sebab dua hari disibukkan dengan bepergian ke Jakarta dan kembali lagi ke Pontianak. Melelahkan memang hanya duduk menunggu di bandara. Senang sudah kembali lagi ke rumah dan saya pikir saya sangat membutuhkan terapis di Nakamura Pontianak untuk memijat tubuh yang remuk ini. Anggap sebagai bonus karena telah menang lomba Tulis Nusantara 2013.

Sebenarnya saya lebih ingin tidur dan terlelap ke alam mimpi. Menikmati tubuh yang lelah yang berada di pembaringan. Tapi sayangnya saya tak bisa terlalu lama bersantai membiarkan blog ini kosong hingga dua hari. Satu hari sudah berarti saya berutang 12 tulisan. Kalau dua hari dapat dibayangkan hari besoknya saya harus menulis paling tidak 24 tulisan untuk membayar hutang dan menyiapkan 12 tulisan untuk hari yang sedang dijalani.


Itu akan jauh lebih melelahkan dibandingkan saya menyelesaikan semua hutangnya sekarang dan bersantai besok.

Hey Hey Hey Swap Blogger Desember!


Honeylizious.com – Terlambat sedikit nih mengeluarkan tema bulan ini. Ini beneran Hani kan yang jadi leader buat Swap Blogger Desember? Sebenarnya sudah berpikir sangat panjang mengenai tema yang menarik. Tapi menarik menurut Hani belum tentu menarik buat orang lain bukan? Belum lagi sekarang Hani lupa siapa yang belum bertemu siapa. Soal ini kita bicarakan di facebook aja ya!

Karena sudah terlalu jauh memikirkannya, akhirnya Hani sadar satu hal, bukan tema yang menarik saja yang dibutuhkan, tetapi tema yang semua orang bisa menuliskannya. Sebab tema yang sangat menarik kalau ada yang kesulitan sama juga bohong kan? Karena sebelumnya belum ada yang membicarakan makanan khas daerah masing-masing yang menjadi favorit bagaimana kalau temanya itu saja?

Makanan Daerah Terfavorit

Jadi selamat berkreasi selama Desember ini untuk membagikan makanan terfavorit dari daerahnya masing-masing. Tentu saja bebas mau satu atau sepuluh makanan. Mau menjelaskan makanan tersebut bisa didapatkan di mana juga sah-sah saja. Lebih baik lagi kalau ada resepnya. Mempermudah emak-emak yang pengen masak makanan daerah tersebut. Tapi nggak wajib selengkap itu kok. Cerita saja soal makanan daerah terfavorit teman-teman. Oke? Sampai bertemu di postingan tema bulan Desember ini.


Selamat ngeswap!

Apa yang Saya Suka dari Tanggal 1


Honeylizious.com – Sudah lewat sih dari tanggal 1, tapi tak mengapalah saya menceritakan tentang mengapa saya suka tanggal 1. Tanggal 1 beberapa bulan terakhir ini memang menjadi tanggal yang paling menyenangkan. Bukan karena gajian. Sebab gajian bukanlah hal yang sering saya tunggu-tunggu. Melainkan tanggal 1 itu menjadi istimewa sebab setiap tanggal tersebut Wigo Wimax 4G akan mengisi kembali kuota bulanan saya. Jadi tanggal 1 adalah saatnya kembali mendapatkan kecepatan penuh internet yang bisa saya gunakan.

Walaupun sebenarnya kuota habis kecepatan Wigo Wimax 4G masih tetap lancar. Bagaimana pun juga saya hanya membuka sosial media dan ngeblog ditambah sedikit blogwalking. Jadinya tidak begitu terasa perubahan kecepatannya selama masih bisa mendapatkan sinyal sebanyak mungkin untuk modemnya.


Kalau kamu suka tanggal 1 kenapa?

Pilih Fasilitas yang Nyaman untuk Penerbangan Anda


Lion air – make people fly.
Inilah salah satu tag line yang menjadi khas penerbangan lion air.


Lion Air begitu mengutamakan kepuasan pelanggannya, selain itu, lion air juga memberikan kemudahan bagi para pelanggan untuk menentukan paket wisata yang di inginkan sehingga mempermudah pelanggan menunjuk destinasi untuk berlibur mereka. Lion air menyediakan penerbangan dua kelas, yaitu penerbangan kelas bisnis dan penerbangan kelas ekonomi.

Penerbangan Kelas Ekonomi dan Bisnis
Seperti yang kita ketahui, bahwa lion air memberi kemudahan bagi kita sehingga maskapai penerbangan ini membagi penerbangan menjadi dua kelas, yaitu kelas ekonomi dan kelas bisnis. Bagi kita yang memilih penerbangan kelas ekonomi, maka kita akan mendapatkan fasilitas bagasi maksimum 20 kg dan kursi kulit yang disertai dengan seat pitch 29 inch. Bagi kita yang memilih kelas bisnis, maka lion air akan memberikan kita kenyamanan dengan merasakan duduk dengan nyaman dengan kursi kulit beserta seat picth 38 inch, pre-flight drink, makanan, dan minuman. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan fasilitas bagasi hingga 30 kg. Adapula fasilitas bagasi kabin yang bisa kita dapatkan di kelas ekonomi maupun bisnis, sebesar 10 kg.


Inilah alasan mengapa saya menyarankan kita untuk terbang bersama Lion Air. Selain harganya murah, kita juga bisa menentukan destinasi yang sudah ditentukan rute penerbangannya oleh lion air. Hanya Lion air lho yang memiliki kombinasi penerbangan domestik di Indonesia.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design