30 November 2013

Kisah Seorang Gadis Kecil (9)

Kisah Seorang Gadis Kecil (9)


Honeylizious.com – Tidak terlintas pula di dalam kepalanya untuk memiliki laptop pribadi. Dia memikirkan sesuatu yang lebih terjangkau dengan kemampuannya. Mesin tik adalah sesuatu yang tak mustahil. Demikian pikiran anak kecil itu. Dia rasa dia akan mampu memilikinya setelah menabung sekian lama. Padahal dia menabung di dalam tabungan manggis tanah liat lebih sering mengorek isinya dibandingkan mengisinya kembali.

Gadis kecil itu tak pernah mengira beberapa belas tahun kemudian impian mesin tiknya dibayarkan Allah dengan sebuah laptop dan printer. Sejak itu dia mulai menulis secara digital. Soal blog dia belum punya. Internet kala itu masih menjadi sesuatu yang mewah. Sosial media juga belum booming. Smartphone juga belum menjadi kebutuhan banyak orang. Semuanya masih barang mewah yang membuat semua orang akan berdecak kagum saat melihat kita memilikinya.

Impian gadis kecil itu sebenarnya tak muluk-muluk. Bahwa suatu hari karyanya akan diterbitkan. Dimuat di majalah-majalah. Dia tak yakin dengan dirinya sendiri tapi dia menginginkannya. Lalu latihan menulisnya dia tingkatkan lagi setiap kali impian itu menyala di kepalanya. Gadis itu masih sangat kecil. Tak tahu bagaimana dunia sana akan memperlakukannya. Dia masih terlalu kecil untuk memahami seisi dunia yang akan dia hadapi nanti.
Kisah Seorang Gadis Kecil (8)

Kisah Seorang Gadis Kecil (8)


Honeylizious.com – Anak kecil, masih duduk di sekolah dasar, dipuji oleh kakak pembina yang dia sukai. Tentu saja dia akan selalu mengingat pujian itu. Dia menjadi merasa bahwa dirinya punya bakat dalam tulis-menulis. Walaupun sebenarnya itu semua hasil kerja kerasnya. Latihan dengan keras setiap hari untuk menulis.

Di bangku SMP juga dia menemukan orang-orang yang ternyata menyukai tulisannya. Dia juga mulai berani menulis cerita seperti 'teenlit' tetapi lebih ke versi 'manga-tulisan'. Waktu itu dia keranjingan membaca komik. Tak sulit baginya untuk menyelesaikan membaca komik favoritnya. Apalagi kisah cinta yang ada adegan kissnya. Baginya hal seperti itu masih misteri yang ingin dia ketahui.

Cita-citanya sejak kecil hanyalah membeli sebuah mesin tik. Kalau dia punya uang dia akan membelikannya mesin tik. Mesin yang bisa membuat dirinya menulis lebih mudah lagi. Tak pernah terpikirkan baginya mengenai komputer sebab waktu dulu, di kampungnya sendiri listrik masih susah. Berapa tahun dia harus menunggu PLN memasang sambungan listrik di kampungnya.


Kisah Seorang Gadis Kecil (7)

Kisah Seorang Gadis Kecil (7)


Honeylizious.com – Gadis kecil itu pertama kali menunjukkan karangannya pada orang yang dewasa, waktu itu kakak pembinanya saat dirinya masih sekolah dasar dan rajin ikut pramuka. Maklum kegiatan sampingan di sekolah hanya pramuka. Ketika pulang dari kegiatan pramuka mereka mendapatkan tugas untuk menuliskan cerita selama mereka pramuka tersebut dari kakak pembina.

Kakak pembina yang pernah mencuri hatinya waktu sekolah dasar dulu. Rasanya itu alasan yang lebih tepat saat seorang anak perempuan kecil yang gila menulis berbalik tergila-gila ikut pramuka. Padahal dia tak suka kegiatan lapangan. Meksipun bukan cinta pertama, gadis kecil itu selalu ingat dengan kakak pembinanya ini. Sebab orang pertama yang memuji tulisannya adalah kakak pembinanya.

Tugas menulis mengenai kegiatan pramuka dia selesaikan dalam waktu singkat dan hati senang. Rasanya saat itulah dia baru merasakan betapa pentingnya latihan menulis setiap hari. Tak kesulitan sama sekali menyusun kata-kata dalam karangan itu.


Tulisanmu bagus, kamu berbakat, kembangkan.”
Kisah Seorang Gadis Kecil (6)

Kisah Seorang Gadis Kecil (6)




Honeylizious.com – Beranjak SMP dia mulai cerdas memanfaatkan barang-barang yang sudah tak berguna lagi sebagai media menulisnya. Dia mengumpulkan banyak sekali kertas lembar jawaban ulangan milik murid-murid Mak Ciknya yang memang dibawa pulang ke rumah. Saat semua jawaban tersebut sudah dinilai dia akan menjilidnya menjadi buku. Kalau soal pena dia juga lebih senang menggunakan pensil. Selain lebih awet dan tak akan macet, kertasnya juga menjadi tanpa coretan. Sebab dia tinggal menghapus semua kesalahannya dengan karet penghapus lalu menulis kembali.

Saat duduk di bangku SMP dia juga mengenal beberapa orang yang sempat menjadi sahabat terdekatnya. Mereka berbagi cerita bersama. Bahkan gadis kecil ini menginspirasi teman-temannya yang juga punya hobi yang sama. Mereka menulis lalu saling menukar buku cerita mereka. Mengomentari tulisan masing-masing. Ada pula yang hanya menjadi pembaca setia. Saat cerita selesai beberapa halaman mereka akan mulai membacanya dan menunggu lanjutannya saat selesai membaca.

Karena sibuk berlatih menulis, menghabiskan banyak sekali waktu luangnya untuk membuat cerita baru, gadis kecil ini tak punya banyak waktu untuk belajar. Beberapa kali angka merah tertulis di rapornya. Walaupun nilainya selalu gemilang untuk mengarang di pelajaran Bahasa Indonesia.
Kisah Seorang Gadis Kecil (5)

Kisah Seorang Gadis Kecil (5)


Honeylizious.com – Gadis kecil yang menulis setiap hari sepulang sekolah itu selain bingung memikirkan buku yang mana lagi yang bisa dia gunakan untuk menulis juga harus memikirkan bagaimana caranya agar dia tak dimarahi oleh Akinya. Kakeknya memang selalu marah melihatnya menulis seperti itu. Awalnya dia hanya berpikir cucunya sedang belajar. Tapi lama-lama akhirnya dia tahu juga cucunya sedang menulis cerita fiksi.

Mau jadi apa kamu nanti?”

Gadis kecil itu selalu ingat omelan Akinya. Dia memang tidak balas mengomel atau menghardik pada laki-laki tua yang telah membesarkannya itu. Dia hanya diam. Sebab dia ingin tetap bisa menulis seperti itu setiap hari. Beruntungnya Umak dan Abahnya tidak melarangnya untuk menulis. Mereka membiarkan saja anak perempuan keduanya itu dengan hobinya.


Terlihat seperti belajar sebenarnya sebab dia menulis menggunakan buku tulis dan pena. Tapi ternyata yang dia lakukan adalah bermain dengan imajinasinya sendiri dan melupakan sekitarnya. Kalau sudah liar imajinasinya bekerja dia akan lupa segalanya. Tak ada lagi yang bisa mengganggunya.
Kisah Seorang Gadis Kecil (4)

Kisah Seorang Gadis Kecil (4)


Honeylizious.com - Dongeng-dongeng di majalah Sahabat Pena itu membuat seorang gadis kecil berusia 8 tahun memutuskan untuk menjadi penulis saat dia besar nanti. Dia harus berlatih menulis. Dia mengambil buku tulisnya dan mulai mengarang ceritanya sendiri. Dia membaca dongeng di majalah dan membuat dongeng yang sama tetapi dengan versi yang berbeda. Dengan ending yang jauh lebih dia sukai. Sebab dia yakin cerita itu masih butuh perbaikan lagi di sana-sini. Dia kurang suka dengan akhir cerita tersebut.

Lama-lama dia akhirnya menemukan jalan menulisnya sendiri. Sekolah dasar dia habiskan hanya untuk menulis setiap hari. Dibandingkan belajar yang lain dia lebih suka menulis. Menghabiskan semua waktu luangnya hanya untuk mengarang cerita. Tanpa henti. Tapi dia tak pernah memikirkan 10-20 tahun ke depan apa yang akan terjadi dengan semua tulisannya. Dia hanya suka menulis. Itu sudah cukup bagi seorang gadis kecil berusia 8 tahun yang duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Tak perlu alasan yang lain.


Namun menulis saat belia seperti itu bukan tanpa tantangan. Selain dia tak punya uang yang banyak untuk membeli buku dan pulpen yang baru. Apalagi dia juga belum punya penghasilan sendiri. Jadi banyak buku yang seharusnya dia gunakan untuk mencatat habis hanya untuk menulis cerita khayalannya.
Kisah Seorang Gadis Kecil (3)

Kisah Seorang Gadis Kecil (3)


Honeylizious.com – Hari-hari gadis kecil itu sebenarnya biasa saja. Tak banyak hal yang istimewa. Dia hanya suka duduk di dekat jendela rumahnya yang menghadap ke rumah sahabat baiknya dari kecil. Jendela itu sudah tak ada lagi sekarang sejak rumah Uwannya di renovasi. Jendela itu berhiaskan daun sirih yang merayap hingga atap rumahnya.

Dulu banyak sekali orang yang suka datang ke rumah Uwannya untuk meminta sirih. Di kampung memang kebanyakan orang saat membutuhkan sesuatu akan meminta pada tetangganya. Walaupun tak jarang ada yang memberikan beberapa uang logam sebagai bayaran telah mengambil daun sirih dan gadis kecil itu dengan senang hati membeli balon yang berhadiah mainan.


Duduk di kelas tiga sekolah dasar akhirnya dia menemukan sebuah majalah di rumahnya. Dia lupa majalah itu milik siapa. Tapi dari majalah itulah dia akhirnya menemukan jalan hidupnya sendiri. Dia membaca dongeng banyak sekali di majalah Sahabat Pena itu. Dulunya majalah itu dijual di kantor pos. Banyak yang membelinya. Di majalah itu pula kita bisa menemukan teman-teman baru yang mau berkirim-kirim surat dengan kita. Tetapi si gadis kecil lebih tertarik dengan dongeng-dongeng di dalam majalah itu dibandingkan mencari sahabat untuk berkorespondensi.
Kisah Seorang Gadis Kecil (2)

Kisah Seorang Gadis Kecil (2)


Honeylizious.com – Gadis kecil itu tak suka mengepang rambutnya. Sebab rambutnya sangat sedikit jumlahnya. Itu pun warnanya kurang hitam. Dia tak perlu susah-susah mengepangnya, karena rambutnya sangat pendek. Dia sudah lancar membaca saat kelas 1 sekolah dasar. Tetapi sekali lagi saya katakan, gadis itu tak pintar mengeja. Dia jauh lebih baik membaca tanpa mengeja. Dia naik kelas dua tanpa masalah. Tanpa prestasi juga.

Berbeda dengan saudara-saudaranya yang lain. Selalu mendapatkan ranking di kelasnya. Tapi gadis kecil itu tenang saja menjalani sekolahnya. Dia berangkat setiap pagi dengan jalan kaki lalu pulangnya juga demikian. Kalau Akinya telat bangun pagi untuk ke sawah dia akan beruntung karena bisa menumpang sebab Akinya harus melewati sekolahnya untuk ke sawah. Naik sepeda 'Sipor' warna hijau yang tak ada remnya.


Si gadis kecil dengan senang hatu duduk di belakang dan menjauhkan kakinya dari roda sepeda. Sebab tak ingin kakinya tersangkut di sana. Dulu kakak sulungnya pernah terluka kakinya gara-gara masuk ke roda sepeda. Hingga sekarang bekas luka di kaki kakaknya masih ada. Dia tak ingin melihat darah seperti itu makanya dia selalu berhati-hati saat menumpang sepeda. Kalau Aki mengikat kakinya di besi sepeda bagian tengah dia senang sekali. Sebab kaki yang terikat menyilang di bawah dudukan sepeda akan sangat aman.
Kisah Seorang Gadis Kecil (1)

Kisah Seorang Gadis Kecil (1)


Honeylizious.com – Dia baru bisa membaca waktu itu. Pertama kalinya bisa membaca. Dia bisa membaca tapi cara mengejanya berbeda dari yang diajarkan di sekolah-sekolah. Dia selalu kesulitan mengeja dengan cara yang diberikan gurunya. Mengeja yang pada umumnya adalah 'i-en-i-ni = ini'. Dia tak bisa mengeja seperti itu. Rambutnya masih belum lebat seperti sekarang. Tapi mata dan alisnya sudah indah sejak kecil.

Senyuman yang dia miliki selalu menjadi pemanis wajahnya. Kulitnya sawo matang. Buku yang pertama dia baca setelah bisa melafalkan huruf-huruf latin adalah sebuah buku komik tentang jin di rumah neneknya. Berulang kali dia membaca buku itu tanpa bosan. Selain tak ada buku lain yang bisa dia baca, dia merasa cerita di dalam buku tersebut sangat menarik. Ditambah dengan gambar-gambar di dalamnya.

Semua orang di rumahnya suka membaca. Abahnya. Umaknya. Uwannya. Akinya. Mereka membaca buku apa saja. Akinya paling suka membaca koran. Sayangnya koran yang mereka baca adalah koran yang terbitnya entah kapan. Sebab koran tersebut didapatkan dari toko-toko yang membeli koran bekas dalam jumlah banyak di kota. Koran tersebut sejatinya akan dijadikan pembungkus barang dagangan. Tapi ada yang memang suka membeli koran kiloan tersebut sebagai bahan bacaan.


November Hampir Berakhir

November Hampir Berakhir


Honeylizious.com – Beberapa jam lagi November 2013 akan selesai. Tandanya kita akan berpisah dengan November 2013 ini. Besok sudah tanggal yang baru. Bulan yang baru. Hari yang baru. Semoga menjadi awal yang lebih baik lagi buat kita semua. Banyak hal yang tak kita dapatkan barangkali memang bukan ditakdirkan menjadi milik kita. Ada kalanya kesempatan lain sudah menunggu di depan.

Dengan berakhirnya bulan November 2013 ini tandanya pula saya akan menulis 12 postingan setiap harinya untuk bulan Desember 2013. Satu bulan lagi dan saat saya menyelesaikan tantangannya hingga akhir barulah saya akan mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya sudah memenangkan lomba yang saya buat sendiri dan pesertanya hanya saya seorang.

Hadiahnya? Memang tak saya khususnya hadiah untuk diri saya sendiri. Sebab bisa menulis setiap hari sebanyak yang saya bisa jauh melebihi semua hadiah yang pernah ada di muka Bumi ini. Bisa menulis artinya saya masih terkoneksi dengan jaringan internet. Bisa menulis artinya jemari saya masih cukup baik untuk menyelesaikan tulisan-tulisan yang memang ingin saya selesaikan. Bisa menulis artinya Tuhan masih memberikan kenikmatan berupa umur yang bisa saya nikmati hari itu.


November hampir berakhir. Semoga kita masih bertemu dengan hari esok dan melakukan lebih banyak lagi kebaikan.

INSPIRATOR, MEREKA YANG PERNAH DEKAT DI HATI




Inspirasi bisa datang dari mana dan siapa saja.  Orang tua tentu bisa menjadi salah satu inspirator utama, namun bagi saya hal itu lumrah saja.  Lalu bagaimana halnya dengan orang-orang yang pernah dekat dengan kita, meskipun sekarang mungkin statusnya sudah bukan 'orang dekat' lagi?

Sekarang mari simak apa saja kira-kira yang bisa menjadi inspirasi bagi seorang Badai dari orang-orang yang pernah dekat dengannya.  Catatan: 'dekat' bagi saya tidak melulu artinya pacaran lho ya ;)

Sebut saja inisialnya A.
A adalah orang yang sangat royal sekaligus tegas dalam masalah keuangan.  Dalam artian, seberapapun dekat suatu hubungan, sebaiknya memisahkan diri dari masalah hutang piutang. No, bukan berarti tak boleh tak ada urusan keuangan di antara dua karib/sejoli, namun intinya, pisahkan hal ini dalam dunia yang berbeda.
A memberi saya contoh nyata karena sewaktu hubungan kami dekat, di antara kami saat itu memang sedang ada keperluan masing-masing.  A pernah meminjami saya sejumlah uang, demikian juga sebaliknya.  Semua tertera hitam di atas putih.
Keuntungan dari 'pemisahan masalah' ini adalah ketika terjadi pertengkaran di antara kami karena masalah umum, tak ada satupun di antara kami yang mengungkit-ungkit soal hutang piutang.  Karena memang sudah beda dunianya.  Kalau kau bertengkar karena ia gemar memakai rok mini bukan berarti kau harus mengungkit hutangnya yang tidak mini.

Andai saja tidak ada 'pemisahan masalah' seperti trik dari A tentu di antara kami akan lebih mudah terpicu emosi olehnya daripada menikmati rezeki bersama.  Rezeki berupa hubungan baik.  Money is a sensitive case, dan jangan sampai urusan keuangan malah merusak rezeki.

Dan terbukti setelah hitungan tahun kami tak lagi 'bersama' namun hubungan kami masih terjalin baik sampai sekarang.

A, inspirator saya untuk tetap menjaga hubungan baik di luar masalah keuangan.  Salam super! ^^

Sebut saja inisialnya B.
B adalah pemuja cinta.  Ia begitu mengagungkan saya (atau mungkin juga ia lakukan kepada semua orang yang pernah mengisi hatinya).  Saya adalah mataharinya, saya adalah mimpi indahnya, saya adalah segalanya.  Saya adalah patung David yang begitu sempurna pahatannya sehingga harus dijaga dengan segenap jiwa raga.

Semula saya hanya menyangka ia begitu mensyukuri hubungan kami sehingga saya pun akhirnya tak berusaha menyangkal perlakuannya yang istimewa (meskipun terkadang ada rasa sungkan).  Terkadang ia malah terlalu jauh 'menyanjung' saya sehingga timbul kesan bahwa saya adalah raja yang tak bisa disentuh sementara ia cuma hamba sahaya.
Pada akhirnya B terperangkap oleh sikapnya sendiri.

Ada satu masa kala ia tiba-tiba menghilang bak ditelan bumi.  Beberapa hari tanpa kontak dan tak bisa dihubungi.  Orang tua B hingga menelepon saya menanyakan kemana gerangan si anak karena sudah beberapa hari tak berkabar.  Saya sampai bingung dan tak enak hati.

Pada akhirnya muncul pesan pendek dari B.  Cuma bilang kalau ia baik-baik saja. Ketika saya tanya kemana saja dirinya selama beberapa hari menghilang, tiba-tiba ia meradang:
Aku memang bukan malaikat yang suci dan tak pernah berbuat salah!

Disusul kalimat penuh emosi lainnya.  Saya terkejut mendapat jawaban di luar kebiasaan.  Kami berdebat untuk satu hal yang bagi saya masih samar, kenapa dan kemana ia menghilang.  Tapi saya tak pernah mendapat jawaban, bahkan hingga kini. Namun saya tahu pasti bahwa ia terjebak dalam mindset-nya sendiri, bahwa saya malaikat suci dan ia manusia berdosa.  Bahwa saya baginda raja dan ia cuma budak belian.  Sejak itu hubungan kami pun retak. 

B, memang punya banyak sifat baik yang lain.  Tapi uniknya satu sikap buruknya malah menjadi pelajaran utama bagi saya.  B, inspirator saya untuk tidak berlebih-lebihan.

Sebut saja inisialnya C.
C adalah seorang yang resik dan higienis, dalam arti sangat memperhatikan kebersihan dan kesehatan.  Ia tidak anti bermain kotor-kotoran seperti turun ke sawah atau main di sungai, asalkan mandi sehat sesudahnya.  Dan hal ini sama sekali berbeda dengan artikel ringan yang pernah kami baca tentang pasangan remaja yang hobi 'pick up the nose' dari pasangan masing-masing.  Bagi kami, apalagi bagi C, hal itu tidak melambangkan kemesraan, tapi justru menjijikkan.

Suatu ketika sepulang dari trip ke Sukabumi, saya terkena gejala flu parah, dimana tiba-tiba hidung tersumbat hingga saya harus bernafas lewat mulut.  Saya sudah kepayahan, tubuh demam dan tergolek tanpa daya dengan mata terpejam.

Tanpa diduga, C memberi saya pertolongan pertama.  Pucuk hidung saya terasa hangat oleh sentuhan lembut bibirnya.  Ya, ia menghisap keluar lendir yang menyumbat hidung saya dengan mulutnya.

Saya langsung terperanjat.
Sama sekali di luar dugaan.  Nafas saya kembali lancar, namun tanpa bisa ditahan, air mata saya tiba-tiba mengalir begitu saja.  Deras.  Tanpa isak.

Tahukah sayang, kamu telah menyentuh bagian hatiku yang paling dalam?
Segera saya palingkan muka, dan mengusap air mata yang sudah terlanjur keluar.  Ia tak berkata apa-apa, tapi ia tahu.

Kami tak pernah membicarakan lagi tentang kejadian ini.  Tapi masing-masing kami tahu.

C, inspirator saya tentang cinta yang sederhana, that you would do anything for your beloved one.

Catatan:
Penulis #SwapBlog kali ini adalah Badai, yang sehari-hari bisa ditemui di dua blognya:

Terima kasih Hani sudah menjadi swap partner saya bulan ini!

^^

29 November 2013

Dukung Gerakan Rp1.000 Untuk Jalan Kabupaten Sanggau dengan Kaos Ini


Honeylizious.com – Selain membuka posko-posko untuk menerima sumbangan uang dari masyarakat Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Kabupaten Sanggau juga membuat kaos untuk teman-teman yang ingin mendukung gerakan ini. Tentunya hasil keuntungan dari kaos ini akan disumbangkan buat memperbaiki jalanan yang ada di wilayah timur Kalimantan Barat yang semakin hancur. 

Jalan Ngabang Sudah Putus, Berikutnya?


Honeylizious.com – Bagaimana kabarnya masyarakat yang tinggal di wilayah timur Kalimantan Barat? Sekarang jalan sudah ada yang putus, ini kabar saya dapatkan dari halaman facebook Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Kabupaten Sanggau. Berikut dengan gambarnya. Sudah ada yang terisolasi melalui jalan darat. Apakah Kalstar harus menambah jadwal penerbangan untuk keliling Kalimantan Barat? Jadi warga Kalimantan Barat tak perlu lagi bepergian menggunakan kendaraan darat. Tinggal beli tiket pesawat dengan tujuan yang diinginkan.

Saya rasa banyak masyarakat akan lebih memilih menggunakan pesawat dibandingkan bus atau sepeda motor untuk bepergian jika memang harga tiketnya terjangkau. Masalahnya adalah tak semua orang mampu membeli tiket pesawat seperti Gubernur Kalimantan Barat yang 'tercinta' itu Bapak Cornelis. Tak semua orang punya perekonomian yang baik. Banyak yang masih menengah ke bawah dan lebih memilih kendaraan darat yang memang harganya jauh lebih murah dibandingkan tiket pesawat. Apalagi hanya beberapa wilayah di Kalimantan Barat yang punya bandara.


Ngabang sebenarnya tak begitu jauh dari Pontianak. Dulu teman saya sering pulang ke Ngabang menggunakan sepeda motor. Sekarang? Kalau sudah putus begini butuh waktu, dana, dan tenaga yang tak sedikit untuk membangunnya kembali. Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Kabupaten Sanggau sepertinya harus buka posko lebih banyak lagi untuk membantu jalan wilayah timur Kalimantan Barat yang lain.

Jalan Batang Tarang Hancur


Honeylizious.com – Ternyata kerusakan yang terjadi di wilayah timur semakin merembet ke banyak wilayah. Buat penyukai durian pasti tahu daerah Batang Tarang. Dari sinilah banyak pula buah-buah durian yang dibawa ke Pontianak untuk dijual pada masyarakat. Biasanya harganya tak jauh beda dengan durian-durian Kalimantan Barat lainnya. Soal rasa saya sendiri kurang bisa membedakannya. Yang penting rasanya enak. Mau dari Batang Tarang, Sintang, atau Kapuas Hulu sama saja.

Jalan di Batang Tarang ini semakin hancur semenjak truk pengangkut bauksit diizinkan menggunakan jalan umum. Beratnya bisa mencapai 20 puluhan ton bahkan lebih. Terbayang apa yang akan terjadi jika truk dengan muatan seperti itu melewati jalan umum yang tidak diciptakan untuk menghadapi kendaraan berat? Hancur! Sudah dapat dipastikan.

Padahal masyarakat butuh jalan sebagai penunjang mobilitas mereka. Jalanan benar-benar hancur. Bukankah seharusnya truk-truk bermuatan berat seperti ini punya jalan khusus sendiri. Karena kalau sudah hancur bukan hanya truk bermuatan bauksit tak bisa lewat, masyarakat yang tak tahu apa-apa akan dirugikan. Yang untung? Pihak-pihak yang berhasil mendapatkan uang dari pembayaran orang-orang yang menginginkan truknya lewat di jalan negara. Memuluskan keinginannya.


Lagi-lagi alasan klasiknya, uang!
Protes Bertebaran Jalan Masih Rusak

Protes Bertebaran Jalan Masih Rusak


Honeylizious.com – Sekarang jangankan tanpa protes, protes di mana-mana pun ternyata tak membuat pemerintah Kalimantan Barat bergerak untuk membuat jalan raya di wilayah timur menjadi lebih baik. Protes di media online sudah banyak sekali. Termasuk di blog ini. Akun sosial media lainnya juga tak kalah banyak. Tetapi sambil protes sambil kita menggalang dana untuk memperbaiki jalan raya alias jalan negara wilayah timur Kalimantan Barat tersebut tentu ada manfaatnya. Apalagi kalau yang mendukung banyak orang.

Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Kabupaten Sanggau memang belum banyak mengumpulkan dana. Tapi perjuangan tetap berjalan. Bukankah sejak kecil kita selalu mendengar bagaimana orang tua kita mengatakan bahwa menabung itu dari sedikit lama-lama menjadi bukit. Terdengar kecil sumbangan yang diminta untuk memperbaiki jalan tersebut. Hanya Rp1.000. Setara dengan uang yang kita bayarkan untuk parkir motor. Tapi kalau yang menyumbangkan banyak orang tentu saja angkanya akan menjadi lebih banyak lagi.


Apalagi kalau dana yang disumbangkan bukan Rp1.000. Semakin besar dananya, semakin banyak penyumbangnya, tidak mustahil jalan negara tersebut akan bisa jauh lebih baik dari sebelumnya. Lebih kuat dan tentunya tanpa lubang, lumpur, dan bagian lain yang hancur lebur. Yuk protes sambil menggalang dana!

28 November 2013

Ternyata Masuk 10 Besar

Ternyata Masuk 10 Besar


Honeylizious.com – Antara percaya dan tidak sebenarnya. Setelah mendapati nama saya tadi pagi di 50 nominasi pemenang Tulis Nusantara kategori fiksi ternyata masuk lagi menjadi 10 finalis Tulis Nusantara kategori fiksi untuk cerpen. Padahal masuk 50 besar saja rasanya sudah sangat menyenangkan. Cerpen yang ditulis dengan tekacar ganyah (buru-buru, red). Jam-jam menuju penutupan ternyata bisa masuk juga.

Terharu sih. Mungkin karena banyak orang yang mendoakan sekarang. Umak dan Mamak. Doa dua orang ibu sekaligus memang manjur sekali. Saingan semakin berat sekarang. Sebab finalis yang masuk pasti punya karya yang bagus-bagus. Saya masih harus banyak berlatih untuk mematangkan tulisan saya sendiri. Walaupun di sisi lain rasanya senang bisa membawa nama Pontianak di Tulis Nusantara.

Awalnya perwakilan dari Pontianak yang masuk 50 besar ada dua orang. Saya dan Mardian. Mardian ini memang suka menulis. Dulunya kami satu kampus dan dia junior saya di program studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Sekarang hanya bisa berdoa semoga Tuhan memberikan yang terbaik bagi karya saya tersebut. Apa pun hasilnya. Mau menang atau kalah pasti itu yang terbaik untuk saya dan tulisan saya.


Masih banyak lomba lain yang bisa dimenangkan kalau memang yang ini hanya masuk 10 besar. Buat yang tidak masuk nominasi jangan berkecil hati. Juri juga manusia. :)
Menajamkan Gunting

Menajamkan Gunting


Honeylizious.com – Karena akan menjahit sendiri beberapa pakaian yang saya inginkan. Tentu saja dress, sebab akan segera memensiunkan celana-celana jeans yang biasanya saya kenakan. Beberapa di antaranya sudah tak muat lagi, ada pula yang memang kendor. Beli ngepas kekecilan lama-lama, beli yang agak besar malah menjadi kendor kelamaan dikenakan. Akhirnya memilih untuk mengenakan dress saja. Tinggal pakai legging di bagian dalamnya untuk melindungi kaki.

Kalau dress memang akan lebih aman, dibuat selonggar mungkin sehingga akan tetap bisa dikenakan meskipun tubuh menjadi lebih besar atau lebih kecil. Karena itulah mencari-cari informasi mengenai cara menajamkan gunting. Di rumah sih diajarkan cara menajamkan gunting dengan menggunakan botol. Jadi guntingnya di gunting-guntingkan ke botol kaca atau gelas. Tetapi sepertinya itu kurang manjur untuk gunting yang saya gunakan untuk menggunting kain bahan nantinya.

Ternyata ada cara yang lain untuk menajamkan gunting selain dari menggunakan amplas untuk mengasahnya, bisa juga menggunakan alkohol. Jadi kapas dibasahi dengan alkohol lalu digunakan untuk membersihkan gunting yang akan kita tajamkan tersebut. digosok-gosokkan ke guntingnya. Saya tidak tahu mengapa bisa demikian. Tapi sepertinya menarik untuk ibu-ibu di rumah yang guntingnya sering menjadi tumpul akibat digunakan oleh anak-anak untuk bermain dan menggunting kertas.

Saya sering bertanya-tanya waktu kecil, mengapa gunting kain tidak boleh diguntingkan ke kertas. Aki selalu marah kalau saya melakukan itu. Dia akan mengingatkan saya berkali-kali untuk tidak menggunakan guntingnya untuk bermain. Apalagi sampai menggunting kertas. Memang sih gunting miliki Aki selalu tajam padahal tidak diasah. Apakah memang ada hubungannya dengan tidak diguntingkan ke kertas?


Entahlah...

Wilayah Timur Kalimantan Barat Trip (19) Ini Dia Mobil Penghancur Jalan


Honeylizious.com – Jalanan di wilayah timur Kalimantan Barat memang awalnya mulus. Sudah menjadi jalan aspal. Tetapi menjadi rusak karena banyak kendaraan berat yang lewat. Di dalam postingan ini terdapat gambar kendaraan berat yang membuat jalanan yang awalnya mulus menjadi rusak. Lalu yang rusak menjadi lebih rusak lagi. Tentunya bukan hanya karena kendaraan berat yang melewati jalanan wilayah timur Kalimantan Barat setiap hari. Sebab kalau memang jalannya dibangun sesuai dengan tonase atau berat kendaraan tentunya kerusakan tidak akan terjadi.

Jalan dibangun tak sesuai tentu saja akan rusak dengan mudahnya. Sebab kendaraan berat yang lewat banyak sekali jumlahnya. Puluhan ton yang diangkut setiap harinya. Kalau sudah rusak terus dibiarkan ini akan menjadi lebih rusak lagi dibandingkan sebelumnya. Jadi sebelum jalanan ini semakin rusak dan hancur, takutnya sih seperti jalanan di wilayah timur Kalimantan Tengah yang tak bisa lagi dilewati karena ada lubang-lubang dengan kedalaman 2 meter di jalan raya tersebut.


Sampai kapan pemerintah akan membiarkan jalanan tersebut semakin rusak?
Pasien Melahirkan di Toilet?

Pasien Melahirkan di Toilet?


Honeylizious.com – Ada lagi berita yang sangat miris. Membayangkan rasanya melahirkan saja sudah tak sanggup apalagi sampai melahirkan di toilet. Tentu saja ini berkaitan dengan dokter yang sibuk demo dan meninggalkan kewajibannya untuk melayani pasiennya. Perempuan itu. Sudah susah payah mengandung janin di dalam rahimnya. Setiap hari dia hanya bisa mengusap perutnya sebagai tanda kasih sayang pada sang bayi yang berada di dalam sana.

Setiap hari dia pasti mendoakan bayinya agar baik-baik saja. Tapi dia tentu tak menyangka anak yang dikandungnya harus lahir di dalam toilet karena saat akan melahirkan dia tak menemukan satu dokter pun yang bisa membantu proses lahirannya. Karena tak bisa membedakan mana yang pembukaan dan mana yang mau buang hajat, lahiran pun terjadi di dalam toilet. Sebab ketika bayi akan keluar sang ibu menganggap dirinya akan buang hajat.


Teman saya yang melahirkan beberapa bulan yang lalu juga mengatakan hal yang sama. Bahwa saat akan melahirkan itu rasanya pengen buang air besar. Tugas dokter kan melayani pasien. Dibandingkan harus demo mendingan ke lembaga yang bisa menyelesaikan kasus yang mereka demokan tersebut.

Menemukan Desain di Pinterest


Honeylizious.com– Banyak sekali desain yang lucu-lucu dan sepertinya mudah untuk dibuat dari melihat gambar yang diunggah di akun pinterest beberapa orang yang tak sengaja saya temukan. Mulai dari desain dress atau atasan yang memang sedang saya cari. Sekarang sih memang gampang sekali untuk belajar sesuatu. Informasi apa pun dengan gampang bisa kita temukan melalui mesin pencari.

Bahkan Youtube seakan-akan menjadi 'televisi' yang paling bersahabat dengan kita. Banyak orang dengan murah hatinya merekam video yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang di dunia ini. Kita tinggal menontonnya dengan menghubungkan internet ke komputer atau laptop kita. Sekarang bahkan dengan gampangnya bisa kita tonton melalui smartphone.


Desain-desain di pinterest banyak sekali yang unik-unik dan bisa dijadikan contoh untuk kita yang memang berencana untuk belajar membuat atasan dengan mudah. Saya juga sudah punya contoh atasan yang ingin saya contek di rumah. Kebetulan beberapa waktu yang lalu menemukan tutorialnya di Youtube dan ternyata saya punya pakaian yang seperti itu. Memodifikasinya sedikit supaya bisa dikenakan untuk menutup aurat. Sebab pakaian yang saya contohkan ukurannya kurang panjang roknya. Nantikan ya dress buatan saya.

Belajar Merajut Yuk!


Honeylizious.com – Menyulam sih sudah dipelajari sejak kecil dulu. Beda dengan merajut. Saya belum pernah saya sekali merajut dengan dua jarum lurus yang biasanya saya lihat di dalam manga yang saya baca. Di komik Jepang kadang kita dengan mudahnya menemukan cewek-cewek Jepang di komik yang merajut syal atau pakaian buat cowoknya sebagai hadiah.

Sudah lama sekali sejak terakhir kalinya saya menyulam. Paling yang dulu saya buat ikat rambut, hiasan dinding, taplak meja, taplak kursi, penutup televisi, dan beberapa aksesoris lainnya. Saat melihat sepatu rajut ini saya jadi teringat kembali keinginan masa kecil saya untuk belajar merajut dulu. Apalagi sekarang di internet sudah mudah sekali menemukan tutorial untuk merajut apa saja yang kita butuhkan. Kita cukup tahu kata kunci yang bisa digunakan untuk mencari tutorial yang sesuai.


Sepatu rajut tentunya bisa dikenakan saat tidur supaya tidak kedinginan. Kapan-kapan belanja alat merajut dan benangnya ah. Tapi tentu saja harus kelar menjahit dulu baru menyelesaikan itu semua. Apalagi tantangan ngeblog ini lumayan menguras tenaga dan pikiran. Waktu juga sih. Hehehe...

Melukis di Atas Dress!


Honeylizious.com – Wih sambil menunggu mesin jahit mini portable yang saya beli beberapa hari yang lalu. Saya senang sekali membuka akun pinterest orang-orang luar negeri yang membagikan banyak sekali kerajinan. Apalagi kalo kerajinannya itu dress anak-anak. Sebenarnya bisa juga sih buat dress orang dewasa. Sekarang sih kebanyakan orang langsung membeli bahan yang sudah ada motifnya. Kalau polos pun akan dibiarkan polos begitu saja.

Nah kalau memang suka menggambar atau melukis sekalian pintar menjahit oke banget nih menjadikan pakaian yang dijahit sebagai media untuk melukis. Seperti beberapa waktu lalu liat hiasan dinding dan bantal yang gambarnya dibuat dari kain. Kayaknya akan sangat lucu diterapkan pada dress anak-anak seperti ini.


Sedang menimbang-nimbang untuk belajar membuat dress yang lucu-lucu. Semoga segera mendapatkan momongan. Apalagi kalau dapatnya itu anak cewek. Seneng banget pastinya bisa dijadikan objek untuk mengenakan pakaian yang kita buat sendiri. Apalagi kalau banyak bahan yang bisa dijadikan alat untuk melukis gambar yang kita inginkan. Seperti gambar laut dan perahu. Lucu ya?

Menanam Bunga dengan Ban Bekas


Honeylizious.com - Halaman beberapa bagian sudah ditumbuhi rumput dan sudah ada dua pohon di depan rumah. Halaman belakang sudah tertutup semen. Memang sih rencananya rumah yang kami tempati sekarang akan dibangun lebih luas lagi dari sebelumnya. Mau buat kos-kosan ceritanya. Tapi saya ingin sekali, tetap kepengen menanam bunga-bunga di tempat-tempat yang tak ada pemandangannya selain tembok.

Eh menemukan gambar ini di pinterest. Menarik sekali gambarnya. Terlihat dengan jelas ban bekas yang digunakan sebagai wadah untuk menanam bunga. Kebetulan di belakang rumah juga ada dua ban mobil bekas yang besar sekali. Lebih besar dari gambar ban yang ada di dalam postingan ini. Sepertinya akan cocok sekali digunakan untuk menanam bunga.


Dibandingkan harus repot-repot mengeluarkan uang untuk membeli pot bunga, mendingan gunakan wadah yang sudah ada kan? Hehehehehe...

Masuk 50 Nominasi Fiksi Tulis Nusantara


Honeylizious.com – Masih ingat dong beberapa minggu yang lalu saya disibukkan dengan acara persiapan pernikahan dan juga kejar target menulis novel buat ikutan lomba Tulis Nusantara. Memang dasar belum rezekinya buat menyelesaikan satu novel dalam waktu 3 hari sih. Apalagi sepulang liburan dari Sintang yang menghabiskan waktu dan tenaga yang tak sedikit. Maklum selain jauh memang medan yang harus kami tempuh hancur lebur. Rasanya sudah tak bisa berkata apa-apa lagi mengenai bagaimana keadaan selama berada di dalam bus tersebut.

Karena waktu yang tinggal menghitung jam dan menulis novelnya tak kunjung selesai. Maklum spasi satu. 100 halaman pula. Dua hari mengerjakannya hanya selesai 30 halaman. Di sela-sela harus memasak dan membereskan rumah. Karena semakin mepet dan daripada nggak ikutan memang sebaiknya banting setir menulis cerpen saja yang hanya membutuhkan 5 halaman.

Jadilah saya menulis cerpen sore itu. Tak sampai satu jam kelar. Eh malamnya sebelum saya kirim malah saya potong setengah dan saya ubah bagian konflik hingga akhir. Mentah sekali sebenarnya. Rasanya tak cukup percaya diri untuk mengikutkannya. Tapi kesempatan baik yang sama belum tentu datang dua kali. Biarlah cerpen tersebut yang menentukan nasibnya sendiri di tangan juri nanti.
Pagi ini saat bangun tidur, masih sedikit sakit perut karena datang bulan, bangun karena ditarik-tarik sama suami yang sudah bangun sejak tadi. Rupanya dia membuka facebooknya sambil main game pagi itu. Dia menunjukkan gambar yang saya masukkan dalam postingan ini. Ada nama saya ternyata di 50 nominasi pemenang fiksi berbentuk cerpen. Cerpen yang saya sangat tidak percaya diri untuk mengirimkannya. Sudah masuk 50 besar pun rasanya sudah senang. Bisa membawa nama Pontianak ke dunia tulis-menulis nasional.


Menang alhamdulillah, kalah artinya saya harus banyak-banyak latihan menulis lagi dan menantikan pertandingan lainnya.

Penginapan di Bali Harga Murah



Saat kita ingin berlibur di Bali dengan biaya yang murah meriah tentu harus mempersiapkan banyak hal terlebih dahulu. Kita harus tahu dimana kita akan menginap selama kita di Bali. Bali sendiri merupakan daerah wisata favorit bagi banyak orang. Banyak sekali orang yang datang ke Bali untuk menikmati pantai, mencari tempat yang romantis dan juga mempelajari budaya di Bali yang sangat kaya. Banyak sekali orang yang mengatakan bahwa hotel di Bali sangat mahal.

Sebenarnya kita masih bisa menemukan banyak tempat untuk menginap yang murah meriah dan bahkan kita bisa menyesuaikan dengan budget atau dana yang kitamiliki. Kita yang tertarik untuk menikmati keindahan alam di Pantai Kuta, kita bisa memilih deretan hotel yang tersebar di daerah ini. Bagi kita yang mempunyai budget di bawah Rp 1 juta rupiah, sangat mudah menemukan hotel yang terbaik untuk kita. Jangan khawatir walaupun kita menginap di hotel yang murah, kita tetap bisa menikmati liburan kita di Bali dengan tenang dan maksimal. Satu di antara hotel terbaik untuk kita adalah Ibis Bali Kuta Hotel. Ini adalah hotel di Bali bintang 3 yang berada di lokasi yang sangat strategis. Harga yang ditawarkan untuk kita yang ingin menginap di tempat ini adalah mulai dari Rp 261 ribu saja.


Murah banget kan? Jadi bisa siap-siap tuh buat yang mau liburan ke Bali.

27 November 2013

Stop Berikan Uang Pada Pengemis

Stop Berikan Uang Pada Pengemis


Honeylizious.com – Anak kecil itu perempuan. Berambut panjang sepinggang. Mengulurkan tangan pada orang-orang yang mengendarai kendaraan dan berharap ada yang memberikan lembaran rupiah. Dia cantik. Parasnya manis. Anggota tubuhnya normal. Sehat tentunya. Karena dia selalu tersenyum saat menadahkan tangannya. Berbeda mungkin dengan kebanyakan pengemis yang menampilkan wajah yang memelas. Berharap belas kasihan pada orang lain. Anak itu sepanjang hari selalu tersenyum. Beberapa kali saya melewati lampu merah itu dia memang selalu tersenyum. Bahkan pernah sekali saya melihat wajahnya seperti habis menggunakan bedak.

Iya, dia tak dapat memungkiri keinginannya sebagai perempuan adalah tampil cantik. Dia tak peduli dia menjadi berbeda dengan pengemis-pengemis yang lain. Pengemis yang pada umumnya lusuh, penuh daki, wajah memelas, dan mata kuyu. Anak perempuan ini terlihat bersih dan merawat dirinya. Tapi tentunya itu tak menghilangkan kenyataan bahwa dia memilih menjadi pengemis.

Pernah suatu ketika dulu, adik saya yang bungsu mengatakan pada ibu saya untuk berhenti bekerja saya. Katanya lebih baik ke Pontianak saja. Gampang mencari uang di sana. Tinggal nongkrong di lampu merah dan menadahkan tangan. Sudah bisa mendapatkan penghasilan. Banyak yang bilang penghasilan pengemis memang lumayan. Itu yang membuat mereka bertahan menjadi pengemis. Sebenarnya kesalahan kita juga sih yang memanjakan mereka dengan tetap memberikan sedekah uang pada mereka.

Bukan berarti kita sudah kehilangan rasa belas kasihan pada sesama. Tapi jika rasa kasihan yang kita berikan pada mereka itu membuat mereka menjadi memanfaatkannya, memang lebih baik kita menghentikan pemberian uang pada mereka. Kalau memang kasihan dan tetap ingin berbagi dengan mereka. Berikanlah makanan. Nasi bungkus. Kue. Atau apa saja makanan yang kita punya. Setidaknya kita tidak membiarkan mereka kelaparan. Namun jangan biarkan mengemis mereka jadikan sebagai profesi untuk ke depannya dan diwariskan ke anak cucunya nanti.


Yuk, stop berikan uang pada pengemis. Berikan yang lain saja.

Pasien Bisa Mati di Jalan


Honeylizious.com – Selama ini kita selalu melihat ambulan yang diberikan jalan oleh semua kendaraan yang menghalanginya. Sehingga laju kendaraan yang harus segera tiba di rumah sakit itu bisa melanjutkan perjalanannya tanpa hambatan. Sudah hal yang biasa saat kita lihat ambulan tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat ada orang yang kritis ia bawa.

Tapi tak semua ambulan menemukan jalan yang mulus. Apalagi kalau ambulan yang berada di wilayah timur Kalimantan Barat. Kita pikir menjadi tenaga kesehatan kerjanya hanya merawat pasien? Jangan salah. Di wilayah timur Kalimantan Barat, tenaga kesehatan bisa berubah menjadi kuli dorong mobil ambulan kalau sudah bertemu jalan yang sulit untuk ditempuh. Padahal kita tahu betul ambulan harus bisa membawa sang pasien ke rumah sakit secepat mungkin.

Terbayangkah jika yang dibawa adalah pasien yang bisa saja meninggal dunia jika terlambat tiba di rumah sakit? Pak Cornelis, Gubernus Kalimantan Barat pernah bilang: 'Dulu nggak ada jalan itu pun masih hidup kita'. Jalan yang dimaksud tentu saja adalah jalan wilayah timur Kalimantan Barat yang hancur lebur dan penuh lumpur itu. Kalau memang kita dalam keadaan sehat barangkali tak masalah terlambat tiba di tempat tujuan dikarenakan jalan yang rusak tersebut. Tapi bagaimana jika yang harus tiba tepat waktu itu adalah orang yang sakit? Orang yang butuh penanganan di rumah sakit dengan segera?


Bisa-bisa mereka mati di jalan. Jalan yang katanya kita bisa hidup tanpanya semasa dulu.
Borneo Hard Rock Festival

Borneo Hard Rock Festival


Honeylizious.com – Sudah punya jadwal belum mau ke mana tanggal 6-7 Desember nanti? Kalau belum mendingan ikutan acara Borneo Hard Rock Festival. Acaranya dari sore sampai malam pada tanggal tersebut. Setiap tahun acara ini memang selalu diadakan sih. Selalu dibulan Desember. Biasanya diadakan digedung Auditorium Universitas Tanjungpura di Jalan Daya Nasional Pontianak, Kalimantan Barat.

Saya sendiri tidak pernah mengikuti acara ini karena kebetulan saya masih takut mendengar suara yang keras. Tapi buat teman-teman yang kebetulan suka sekali dengan musik aliran keras seperti ini bisa cari informasinya di Universitas Tanjungpura.


Jangan ngaku anak Hard Rock kalau belum ikutan acara Borneo Hard Rock Festival.