26 Oktober 2013

Mari Ke Jawai


Buat teman-teman yang suka dengan pantai harus datang ke Jawai karena banyak sekali pantai di sana yang bisa didatangi. Memang belum banyak perbaikan jalan yang dilakukan dan ada beberapa pantai yang jalannya masih tanah dan pasir. Tapi medannya tak begitu sulit untuk didatangi. Di Jawai memang tak ada mall atau supermarket yang menawarkan banyak dagangan. Adanya pasar dan tokp-toko kelontong yang berjejer di sepanjang jalan. Tokonya juga menjual banyak sekali dagangan. Beragam dagangan bisa ditemukan di satu toko. Sudah mirip dengan toserba. Alias Toko serba Ada.

Bicara soal pasar yang ada di Jawai, ada banyak warung kopi yang menjual minuman yang sangat khas. Ada jeruk sambal yang kecil-kecil, diawetkan dengan air garam. Direndam berbulan-bulan hingga jeruk tersebut menjadi lembek dan mengembang. Lalu untuk meminumnya cukup dicampurkan dengan air gula dan es batu lalu tambahkan sedikit air. Diaduk-aduk hingga rata dan es jeruk kecil pun jadi. Itu minuman yang sejak dulu menjadi minuman yang sangat istimewa menurut saya. Sebab minuman itu dulunya harganya akan dibanderol dua kali lipat lebih mahal dari minuman yang biasanya seperti es teh dan es lainnya.

Bahkan sekarang juga masih ada di Pasar Matang Suri, satu lagi yang istimewa yang dijual di Toko Jelly. Ini warung kopi yang paling bergengsi di sana walaupun sebenarnya kalau dibandingkan dengan warung kopi yang ada di Pontianak, Toko jelly biasa saja. Namun di warung tersebut satu-satunya yang menjual es sari kacang hijau. Dari banyak tempat hanya di sana yang menyediakannya. Itu pun mereka harus membuat sari kacangnya sendiri. Digiling sendiri. Kacang hijaunya juga dijemur sendiri. Jangan-jangan juga berasal dari kebun kacang hijau mereka. Dulu, waktu masih sekolah di SMP Negeri 1 Dungun Laut, Jawai, bisa minum es sari kacang hijau sepulang sekolah adalah hal yang sangat menyenangkan.

Memang dulu selama kehidupan menawarkan hal yang sederhana hal-hal kecil pun menjadi suatu berkah yang rasanya wajib untuk disyukuri. Padahal sekarang saya bisa menemukan banyak sekali penjual es sari kacang hijau di Pontianak. Tak hanya sari kacang hijau, masih banyak lagi minuman lainnya yang tak akan saya temukan di Jawai.

Di Jawai juga banyak orang yang akan menawarkan makanan laut dengan harga yang tak terlalu mahal. Bahkan murah buat sebagian orang. Bisa makan kepiting dan udang di sana adalah hal yang biasa. Tapi kalau makan udang dan kepiting di rumah makan sea food di Pontianak ada harga mahal yang harus kita bayar. Dulunya makan makanan laut di sana adalah hal yang sangat biasa karena memang di sana banyak sekali nelayan yang membawa hasil laut dan menjualnya di pasar.

Jika kamu yang membaca tulisan ini belum pernah datang ke Jawai, ajaklah orang terdekatmu yang suka traveling ke Kalimantan Barat. Berwisatalah ke sini dan menikmati angin daerah Pantai Utara yang menjanjikan lautnya dan makanan yang khas dari sini. Banyak makanan yang barangkali tak akan kalian temukan di tempat yang lain. Bahasa-bahasa yang digunakan di sini juga sangat berbeda dibandingkan dengan banyak tempat yang ada di Indonesia.

Tentu saja Jawai juga menawarkan keramahan yang luar biasa terhadap orang yang baru pernah datang ke sini. Datanglah bersama orang yang ingin melihat lebih dekat pantai-pantai yang belum terjamah oleh modernisasi.


Mari ke sini, ke Jawai.

Menjadi Blogger Produktif


Harus diakui banyak blogger bahwa menjadi blogger yang produktif bukan hal yang mudah. Sebab semua hal tersebut butuh waktu, tenaga, dan konsentrasi. Banyak orang juga yang pada akhirnya terjebak dengan rutinitas yang lain dan menjadikan blognya sebagai kuburan maya. Semakin banyaknya kuburan maya yang disebabkan ditinggalkan oleh pemiliknya tentu saja menunjukkan bahwa banyak blogger yang pada akhirnya menyelesaikan konsistensinya sampai di situ saja.

Sebenarnya sejak awal saya menulis di blog ini tak terpikirkan akan menjadi blogger yang produktif atau tidak. Sebab yang ingin saya lakukan adalah menulis saja. Terus menulis sampai saya kehabisan ide. Bahkan saat kehabisan ide pun saya berusaha mencari ide yang baru. Tetapi sebenarnya untuk menjadi blogger yang produktif bukan hal yang berat jika memang kita tahu caranya. Langkah yang dapat dilakukan beberapa di antaranya sebagai berikut.
  1. Cintai blog anda
    Kalau kita mencintai seseorang tentunya kita selalu ingin bertemu dengan orang yang kita cintai. Begitu juga dengan blog kita sendiri. Cintai blog yang kita miliki sekarang yang ingin kita jadikan tempat untuk konsisten dengan segala kegiatan menulis kita. Apabila kita sudah mencintainya tentu saja tak sulit bagi kita untuk membuatnya menjadi rutinitas kita setiap hari atau setidaknya setiap minggu.
  2. Deadline
    Buat jadwal deadline kita setiap harinya. Apakah setiap bangun pagi sampai pukul 6 pagi adalah deadline? Atau mau sebelum tidur? Karena dengan demikian kita seperti sikat gigi atau mandi. Yang selalu kita lakukan. Suka atau tidak suka kita pasti mandi dan sikat gigi bukan? Kecuali untuk orang dengan kasus tertentu.
  3. Berikan hadiah
    Saat kita mematuhi semua deadline tak ada salahnya memanjakan diri dan memberikan hadiah untuk diri kita sendiri. Apa saja yang ingin kita lakukan silakan dijadikan hadiah untuk diri sendiri. Entah itu ke spa di akhir pekan atau makan makanan favorit kita ketika kita menyelesaikannya.
  4. Berikan denda
    Bagaimana kalau kita tidak menyelesaikan atau mematuhi sesuatu yang sudah kita buat jadwalnya? Tak ada salahnya untuk menghukum atau membuat denda untuk diri kita sendiri. Misalnya kita tak boleh membuka sosial media selama seminggu atau yang lainnya. Sesuka kita saja.
  5. Bergabung di komunitas blogger
    Masih belum bersemangat juga untuk konsisten menulis di blog dan tak bisa menjadi blogger yang produktif? Silakan bergabung di komunitas blogger yang isinya blogger-blogger produktif yang bisa menghasilkan tulisan sesuai yang kita jadwalkan. Selain itu kita bisa meminta kiat-kiat khusus dari mereka yang tergabung di dalam komunitas tersebut agar kita bisa menjadi blogger yang produktif.
  6. Ikut lomba
    Saya yakin kalau sudah berkaitan dengan lomba dan hadiahnya menjanjikan pula tak ada salahnya untuk berburu lomba menulis. Sebab dengan hadiah yang terpajang di lomba tersebut akan menambah semangat menulis kita. Kalau memang memungkinkan untuk mengikuti lomba setiap hari tak ada salahnya. Terbayangkan kalau kita mengikuti lomba yang berbeda setiap hari. Pastinya akan ada lomba yang kita menangkan. Sambil ikut lomba dan menambah semangat menulis dan menjadi blogger yang produktif kita juga bisa berburu hadiah yang menarik dari lomba yang kita ikuti.


Masih kurang produktif? Atau punya kiat lainnya? Tinggalkan komentar di bawah tulisan ini. Siapa tahu bisa menginspirasi orang lain yang ingin menjadi blogger yang produktif.

Sayur Dalca, Resep dari Keraton Pontianak


Tentu saja membicarakan makanan di blog ini adalah sebuah kemestian. Sebab memang temanya sendiri mengenai makanan. Sudah lama sekali rasanya tidak membahas makanan khas dari Kalimantan Barat. Khususnya Pontianak. Ternyata masih banyak sekali resep yang tidak tertulis di buku resep mana pun dan bahkan saya sendiri belum pernah merasakan masakan yang satu ini. Sayur Dalca atau Darca. Saya mengetahuinya saat camer saya sibuk sekali menyiapkan bumbu untuk membuat sayuran ini.

Sebenarnya resepnya mirip dengan sayuran santan lainnya. Santanya menguning karena ada campuran kunyit dan bumbu lainnya. Tetapi yang membedakannya dari sayur yang digulai dengan santan adalah tambahan kacang hijau yang dioseng dan sudah dibuang kulitnya. Kemudian kacang tersebut direndam barulah dimasak dengan kentang, terong, dan sayuran lainnya.

Menariknya lagi saya mengetahui resep ini dari camer yang ternyata mendapatkannya dari keraton Pontianak. Berarti ini bukan resep masakan biasa. Melainkan masakan yang sangat istimewa. Ada sesuatu yang memang menjadi rahasia istana dulunya. Sekarang banyak masyarakat Pontianak yang mengetahuinya. Itu kalau memang tahu tentang budaya dan makanan jaman dulu. Sebab masakan ini tidak akan kita temukan di rumah makan mana pun. Hanya beberapa orang yang menyediakannya untuk acara tertentu.

Saya pikir makanan seperti inilah yang seharusnya ditunjukkan pada banyak orang untuk menjadi kekayaan Pontianak. Makanan yang tak akan ditemukan di tempat lain. Kalau banyak yang mencoba untuk melestarikannya tentu saja Sayur Dalca akan menjadi sesuatu yang ngehits dan membuat ciri tersendiri untuk kuliner Kalimantan Barat.

Bukan hanya bubor paddas yang akan menjadi makanan istimewa atau pacri nanas. Akan banyak sekali ragam masakan yang lain yang juga tak kalah istimewa. Barangkali butuh seseorang yang memutuskan untuk menuliskan semua resep jaman dulu menjadi sebuah buku atau blog seperti ini. Sehingga dikenal oleh masyarakat luas dan tetap ada yang memasaknya dan menjadikannya abadi. Sayang sekali jika resep masakan yang ternyata resep dari Keraton Pontianak ini punah karena tak ada yang terus memasaknya dan mengajarkannya pada anak cucunya.

Saya sendiri memang belum bisa memasaknya dan belum punya resep lengkapnya. Tunggu saja, saat camer mengajarkan cara memasaknya saya akan membagikannya di blog ini sehingga teman-teman yang lain juga bisa mencoba membuatnya di rumah. Setidaknya walaupun bukan masakan asli dari Pontianak, resepnya sendiri bisa dicoba di rumah dengan bahan yang sama. Merasakan sebentar bagaimana enaknya makanan yang dulunya pernah disediakan untuk petinggi di istana (keraton).

Membayangkan semangkuk Sayur Dalca yang ada di hadapan sultan yang berkuasa ratusan tahun yang lalu membuat saya tersenyum geli. Bagaimana rasanya hidup di jaman ada sultan dan kerajaan ya? Selama ini kita hanya bisa membayangkan menjadi Tuan Putri yang cantik jelita dan hidup di dalam istana. Melihat taman bunga yang indah dan menawan. Belum lagi banyaknya prajurit yang berjaga di dalam istana tersebut. Lalu ada kisah cinta yang dimulai karena semangkuk Sayur Dalca. Hahahaha...

Suatu hari saya yakin saya akan mahir memasak makanan ini dan suatu hari saya akan membuat video semua masakan khas Pontianak dan sekitarnya. Kalau perlu seluruh Kalimantan Barat masakannya ada di sini sebab saya yakin masih banyak lagi masakan yang belum pernah saya dengar dan makan di luar sana. Maklumlah orang tua saya bukan penduduk Pontianak dan ayah saya sendiri bukan asli Kalimantan Barat. Jadinya banyak sekali kebudayaan yang tidak saya ketahui mengenai Kalimantan Barat.


Bagaimana? Sudah pernah mendengar Satur Dalca ini sebelumnya?

Kisah Perempuan dan WeChat (17)


Akhirnya aku menginstall kembali aplikasi WeChat ke smartphoneku. Berharap aku akan menemukan seseorang yang menjadi jodohku di sana. Setidaknya aku bisa mengenal banyak lelaki yang bisa aku temui dan mengobati sedikit luka hati yang masih mendera. Aku sendirian. Kesepian dan butuh seseorang yang bisa aku ajak bicara secara langsung. Aku tak ingin tenggelam di dalam semua kepatahhatian itu lalu lemas di dalamnya. Aku ingin menjadi perempuan yang lebih kuat.

Beberapa yang mengajak chat di WeChat memang menyebalkan. Banyak sekali yang beranggapan aku bisa diajak melakukan hal-hal yang mereka inginkan. Aku menarik napas panjang dan merasa bahwa WeChat ini akan menjadi gerbang lelaki selanjutnya yang akan mematahkan hatiku. Membuatku galau. Kemudian hidupku menjadi remuk redam. Tapi aku sudah tak peduli. Aku rasa aku hampir gila. Aku membenci dan mengasari semua yang ada di sana. Berharap emosiku yang tertahan bisa tersalurkan. Emosi yang aku tahan sejak patah hati berbulan-bulan yang lalu.

Penolakan keluarga besar lelaki yang tak kunjung melamarku itu membuatku menjadi buas. Aku menjadi semakin tak peduli lagi. Mau siapa saja yang menyapaku, sifat burukku semakin menjadi. Aku berharap bisa membalas semua rasa sakit hatiku dengan membalas dengan jutek semua orang yang ada di sana. Toh mereka orang-orang yang tak pernah aku kenal. Bahkan kalau perlu aku akan membuat mereka semua jatuh cinta lalu membuatnya patah hati. Hancur berkeping sehingga mereka juga merasakan sakit yang pernah aku rasakan. Lalu aku bisa tertawa di atas penderitaan mereka.

Suatu hari lelaki itu tiba-tiba datang. Lelaki yang kemudian mengubah segala pemikiranku tentang cinta dan sakit hati yang aku rasa. Dia yang tiba-tiba menyapaku dan aku masih saja dengan rasa malas membalas pesannya. Bahkan membalas dengan dingin semua komentarnya di momentku. Aku masih tak peduli. Sampai akhirnya suatu malam dia membuatku penasaran dengan koran yang dia baca dan memuat status di akun twitterku. Padahal selama ini aku tak pernah dimintai oleh koran mana pun untuk mengutip twit tersebut dan memajangnya di koran.

Aku mendatangi kantornya untuk mengambil koran tersebut. Membaca langsung twitku yang terpajang di sana. Aku penasaran. Benar-benar penasaran dengan siapa yang memuatnya di sana. Lalu aku melihat wajah hangat itu. Wajah lelaki yang tiba-tiba membuat hatiku yang sempat dingin terhadap lelaki, sempat menjadi mahluk yang ingin menyakiti semua lelaki yang hadir di dalam hidupku, mencair. Cair lalu berubah menjadi hangat. Aku tak bisa memasang topeng jahat itu lagi. Aku luluh melihat wajah yang menawarkan kehangatan hingga menembus jantungku yang paling dalam.


Sesaat aku merasa ada yang berbeda dengannya. Sejenak aku merasakan hawa panas yang mengalir di dalam tubuhku hingga membuatku tersenyum sepanjang waktu. Aku yang sebelumnya menjutekinya, bahkan lupa pernah menjutekinya sekarang menjadi orang yang sangat hangat padanya. Bahkan saat melihat senyumnya, selamanya aku ingin melihat senyum itu. Tak ada senyuman lain lagi yang ingin aku lihat. Dia yang sederhana dan terlihat tak percaya diri dengan dirinya sendiri meruntuhkan tembok pertahananku untuk tidak jatuh cinta. Perlahan tembok itu runtuh di hadapannya. Aku tersenyum lagi dengan tulus untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Dia yang berhasil membuatku menjadi diriku yang dulu. Bagian diriku yang sempat terlelap di dalam hawa yang sangat dingin. Sekarang terbangun dari mimpi panjangnya tentang cinta dan taman bunga.

Kisah Perempuan dan Patah Hatinya (16)


Aku menatap layar komputer yang sekarang menjadi teman terbaikku setiap hari. Tercenung lama dan bingung. Bagaimana dengan targetku selanjutnya. Banyak target tercapai tapi hingga hari ini ada target yang masih mengambang. Aku ingin menikah. Menjadi seorang istri. Lalu orang yang sempat aku pilih menjadi orang yang paling menyebalkan. Aku lelah. Bertanya padanya setiap hari. Menanyakan kapan dia akan menikahiku. Usiaku sudah mendekati angka 27 waktu itu dan dia sendiri sudah mendekati 38. Sama-sama usia yang terlalu matang untuk menunggu.

Lalu dia hanya diam kemudian tersenyum. Mengiyakan tidak. Menidakkan juga tidak. Tapi itu menyebalkan. Sampai kapan aku akan sendirian terus. Aku lelah, ingin rasanya mulai menghabiskan waktu bersama seseorang yang menjadi imamku seumur hidup nantinya. Aku ingin marah tapi lidahku kelu. Dia terlalu lembut untuk aku semprot dengan semua rasa kecewaku. Setahun lebih bersama dan dia masih tak bisa memutuskan untuk menjadi suamiku atau tidak? Kamu gila!

Namun itu kemudian yang aku sebut menjadi kenyataan. Sepupunya terlanjur menjelek-jelekkanku di depan keluarga besarnya. Mereka murka dan tak mau menerima keberadaanku sebagai bagian dari keluarga mereka. Itu yang paling menyesakkan. Apa salahku sehingga aku dianggap tidak layak untuk menjadi istri anak lelaki ibu itu yang hingga usianya hampir mendekati kepala 40 tetap saja tidak diterima? Aku tidak akan menunggu lebih lama untuk mendengar kata-kata bahwa dia tak akan pernah menikahiku.

Aku perempuan dan aku butuh kepastian. Dia tak bisa terus memintaku menunggu tanpa kepastian. Aku lelah. Lelah hati dan jiwa. Dia lelaki dan mudah saja baginya untuk menolak atau melamarku. Itu yang aku tak suka. Dia tak seharusnya membiarkan aku menunggu. Kalau memang tidak mau katakan saja. Kalau mau silakan segera lamar aku kepada orang tuaku. Toh orang tuaku tak rewel mengenai calon menantunya. Cukup bukan PNS, bukan polisi, dan bisa mengajariku tentang agama.

Kekurangan yang ada akan selalu diterima. Tetapi malah sebaliknya keluarganya yang terlalu rewel untuk menerima perempuan semuda itu menjadi menantunya. Aku patah semangat. Ketika pada akhirnya dia mengatakan dia tak pernah bisa memberikan kepastian apa-apa. Aku mundur dengan hati terluka. Tetapi dengan sebuah keyakinan bahwa ada bahagia lain yang menantiku di sana. Di hati orang lain. Orang yang mau menerima segala yang aku punya dan tidak. Tanpa banyak syarat untuk menjadikanku bagian dari keluarga mereka.

Lagi-lagi layar komputer itu terdiam di depanku. Ingin rasanya aku melemparkan semuanya ke layar komputer itu menuntaskan segala amarahku. Tetapi saat mengingat kembali bahwa itu akan mubazir saja, aku menahan amarahku dan memilih untuk menulis lagi dan terus menulis. Menyalurkan semua energi buruk yang kumiliki.

Semudah itu mematahkan hatiku tapi aku akan dengan mudah merekatkannya kembali. Aku akhirnya menyerah lalu berbaring dan menatap langit-langit kamarku. Kemudian memejamkan mata. Mencoba mengingat kembali hal-hal yang pernah menjadi hal yang aku sebut dengan kenangan yang menyenangkan. Entah sampai berapa lama aku hanya terjebak pada target yang tak kunjung aku dapatkan. Aku hanya ingin menikah. Menjadi seorang istri. Memiliki keturunan beberapa anak yang lucu.


Banyak hal yang merusak semua yang aku targetkan sebelumnya. Aku hampir kehabisan waktu dan aku sudah tak peduli lagi aku hanya ingin menikah dan akan menerima siapa pun yang menyiapkan cincin untukku dan melamarku di depan orang tuaku nantinya. Itu yang aku sematkan di dalam kepalaku.

Mengapa Menulis Tentang Kalimantan Barat?


Blog ini tentu saja akan selalu berisi tentang makanan dan tempat wisata yang ada di Pontianak dan sekitarnya. Pokoknya akan banyak sekali mengenai Kalimantan Barat. Tidak hanya itu, terkadang saya juga suka membagikan mengenai kebudayaan dan peristiwa yang ada di Pontianak yang sudah menjadi tempat saya hidup selama lebih kurang 8 tahun ini. Banyak orang lain yang menuliskan tentang negara-negara yang mereka singgahi. Banyak di antaranya adalah tempat-tempat yang belum pernah saya datangi. Belum lagi banyak pula makanan yang mereka tampilkan di blognya adalah makanan-makanan yang belum pernah saya cicipi.

Sedangkan jika teman-teman mampir ke blog ini, paling banyak makanan yang saya sajikan adalah makanan yang hanya akan teman-teman temukan di Kalimantan Barat. Banyak yang sudah mencicipi versi daerah lainnya tapi agak serupa dengan yang ada di sini. Seperti pacri nanas atau ikan asam pedas. Memang masakan tersebut tidak hanya ada di Pontianak. Ada beberapa tempat yang menyajikan makanan yang sama. Namun saya selalu memberikan versi yang berasal dari Kalimantan Barat.

Tempat wisatanya pun yang bisa didatangi para traveler adalah tempat-tempat yang ada di Kalimantan Barat yang paling banyak saya sajikan. Bahkan beberapa perkampungan yang tak banyak dikenali oleh orang. Sebab saya yakin saya memang harus menuliskannya. Kalau bukan saya siapa lagi yang akan menuliskan tentang tempat yang saya huni sekarang. Sebab saya ingin banyak orang mengenali Kalimantan Barat melalui tulisan-tulisan saya jika memang tak pernah datang ke sini. Sayang rasanya semua hal yang merupakan kekayaan tersendiri bagi Kalimantan Barat hanya diketahui oleh masyarakatnya. Tak banyak yang tahu tentang Pontianak dan Kalimantan Barat jika memang tak pernah berkunjung ke sini. Tradisi yang ada setiap tahun, belum lagi keistimewaan Tanah Khatulistiwa yang memberikan fenomena Kulminasi setiap tahunnya sampai dua kali.

Makanan di sini juga tak kalah enaknya dengan makanan yang ada di luar sana. Kadang saya mengesalkan mengapa warung bubur paddas tak ada di seluruh Indonesia seperti warung mie aceh atau warung nasi padang. Apa bedanya warga Kalimantan Barat dengan orang lain yang masih satu negara dengannya? Saya rasa karena tak banyak orang yang terpanggil untuk mengenalkan semua kebudayaan dan tradisi yang ada di Kalimantan Barat ini sehingga orang-orang tak begitu mengenalnya. Padahal di Kalimantan Barat inilah terdapat Pulau Simping, pulau terkecil di dunia. Tidak hanya itu, ada beberapa pulau kecil yang bisa didatangi untuk berwisata.

Saya sendiri ingin sekali mengelilingi setiap jengkal tanah Kalimantan Barat ini untuk mengabadikan semuanya dalam bentuk tulisan, gambar, dan video. Sehingga orang-orang di luar sana bisa tahu seperti apa sebenarnya Kalimantan Barat itu. Tak ada lagi orang yang mengatakan betapa panasnya Kalimantan Barat sampai 43 derajat. Owh come on! Masih ada yang berpendapat Pontianak sepanas itu? Coba lihat ke sini, berapa banyak orang yang kulitnya putih bersih walaupun tinggal di Pontianak? Saya sendiri juga tak sedemikian gelapnya.


Bagaimana mungkin Pontianak dianggap sebagai tempat sepanas itu oleh banyak orang? Banyak sih yang bertanya pada saya berapa suhunya di Pontianak. Coba saja datang ke sini dan lihat terus rasakan sendiri mataharinya. Pontianak memang lebih bersinar dibandingkan banyak kota lainnya tapi suhu udara di sini masih lumayan normal dan tak segerah yang banyak orang kira.

Cara Menghasilkan Uang dari Blog dengan Mudah


Banyak sekali orang yang berpikir bahwa membuat blog akan langsung mendatangkan uang untuk mereka. Sekali bikin blog kemudian uang mengalir bagai air ke kantong mereka. Apalagi saat mereka melihat penghasilan orang-orang yang membuat blog. Bahkan banyak yang menjadi peternak blog. Blognya tak terhitung lagi jumlahnya. Mulai dari yang dummy sampai blog utama yang digunakan untuk mendapatkan uang. Tak ada yang salah dengan berpikiran positif mengenai sesuatu. Apalagi meyakini bahwa dirinya bisa mendapatkan uang dari blog. Selama itu membuat dirinya selalu termotivasi untuk menjaga blog itu sendiri hingga benar-benar menghasilkan uang seperti yang dia mau.

Namun segalanya harus melewati proses. Itu yang kadang tak semua orang sanggup melakukannya. Ada yang suka melihat seseorang ketika orang tersebut sudah berhasil. Lalu mengatakan pada dirinya sendiri: “Enak banget ya jadi dia bla bla bla....”. Apakah pernah terlintas dalam kepalanya sendiri bagaimana awal yang harus dijalani oleh orang tersebut untuk berada di posisi yang sekarang dia miliki. Menjadi seseorang yang bisa menghasilkan yang dengan mudah dari blognya. Ketika 'formula' yang dibutuhkan sudah benar memang menghasilkan uang dari blog terlihat sangat mudah. Mendapatkan uang dengan gampang dari blog hanya dengan bermodalkan internet dan seperangkat PC atau netbook. Tetap berada di dalam kamar tanpa mandi uang terus mengalir untuknya.

Apakah memang semudah itu? Segampang itu? Coba tanya lagi pada diri kita sendiri. Sebenarnya mencari uang secara online atau offline sama saja. Perbedaannya hanya masalah ruang dan waktu. Sisanya ya menuju uang semua. Tak ada yang akan bertahan kalau apa yang dia idamkan tak tercapai. Kecuali memang sejak awal ada yang ngeblog hanya untuk mendapatkan teman atau sekadar hobi menulis. Cukuplah hobinya tersalurkan. Tak perlu penghasilan dari blognya.


Kalau memang ada pembaca yang mampir ke sini dan berharap menemukan cara yang mudah untuk menghasilkan uang dari blog saya hanya ingin memberikan semangat. Jangan pernah putus asa. Lakukan terus cara-cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan uang dari blog yang sekarang. Jangan berharap dengan satu dua tulisan di blog bisa membuat kita menjadi milyuner. Semuanya butuh proses. Butuh pengorbanan dan perjuangan. Kalau kita berpikir bahwa semuanya bisa kita lewati dengan mudah ya akan mudah pula menghasilkan uang dari blog kita sekarang. Sesederhana itu.

Menulis 500 Kata


Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa.

Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan tantangan namanya kalau bisa dilewati dengan mudah. Selama ini juga banyak sekali kontes yang meminta kita untuk menulis paling tidak 500 kata untuk satu artikelnya. Berarti 500 kata itu memang jumlah yang cukup ideal untuk sebuah artikel walaupun pada akhirnya saya suka kehabisan kata-kata untuk diisikan pada sebuah tulisan.

Sebenarnya 500 kata tidak terlalu panjang. Di Writer saya biasanya menggunakan dua spasi dan ukuran font 12 yang biasanya menghabiskan 2 halaman A4 untuk menghasilkan 500 kata atau lebih. Nah kalau selama ini butuh 3-4 menit untuk menyelesaikan satu halaman. Artinya hanya butuh 6-8 menit untuk mendapatkan 500 kata. Itu kalau saya tidak kelamaan memikirkan kata-kata apalagi yang harus saya gunakan di dalam artikel tersebut. Walaupun sebenarnya saya tidak terlalu suka menulis hingga 3 halaman karena banyak juga orang yang keberatan membaca tulisan yang terlalu panjang.

Saya tidak tahu 500 kata itu idealnya ukuran dari siapa tapi sering saya menemukan orang yang membuat lomba dengan jumlah minimal katanya sekitar 500-750. Banyak sekali tulisan yang saya buat dan belum mencapai 500 kata setiap artikelnya. Kalau 200-300 sih sudah lumayan banyak. Paling mudah sebenarnya menulis ketika melibatkan sebuah emosi yang kuat seperti marah atau bahagia. Entah mengapa saya bisa menulis sangat cepat dalam keadaan marah atau kesal bahkan dalam keadaan bahagia. Juga sedih bisa membuat saya menulis banyak sekali. Panjang.

Kalau emosi sedang dalam keadaan datar. Tak begitu ada emosi yang kuat saya malah sering kehabisan bahan untuk dituliskan. Jadi mau tak mau membaca beberapa tulisan dulu sebelum akhirnya mulai menulis dan merampungkan banyak tulisan. Semuanya memang menguras tenaga tetapi saya yakin akan ada buah manis yang akan saya petik dibalik semua perjuangan ini. Akan ada sesuatu yang menanti saya di ujung jalan yang akan segera saya lalui.


Ini juga bagian dari potong kompas yang selama ini saya lakukan. Saya yakin dengan melakukan apa yang orang lain lakukan dalam waktu dua atau tiga kali lipat dari yang saya butuhkan akan membuat semua ketertinggalan tersebut terbayarkan. Saya ingin menyusul semua blogger di dunia ini yang sudah menulis banyak sejak lama dan saya yang baru dua tahun lebih ini akan melakukan hal yang sama dan tak membutuhkan waktu sebanyak itu.

Mari menulis 500 kata.

Ayo Tentukan Blog Anda Sekarang


Bagaimana cara menentukan blog yang akan kita buat. Barangkali banyak yang mengawali ngeblog itu seperti saya. Berlabel random blogger. Tak jarang kita sendiri bingung membuat kategori mengenai blog kita. Apakah blog kita ini bicara soal fashion, kuliner, atau travel? Masih banyak jenis lain dari blog itu sendiri kalau kita mau melihat ke dalam. Memang blog ini sendiri pada akhirnya lebih pada 'personal random blog'. Sebab saya tak bisa menentukan satu tema saja untuk blog ini. Akan selalu ada hal-hal yang saya tulis dan tak sesuai dengan tema blog ini. Padahal sebenarnya blog ini memang dimaksudkan untuk menulis tentang wisata dan kuliner yang ada di Kalimantan Barat. Tetapi ya memang banyak sekali inspirasi yang lewat di kepala sehingga tetap saja saya memasukkan tulisan-tulisan lain yang berasal dari pemikiran pribadi dan hasil membaca beberapa tulisan.

Namun untuk teman-teman yang baru akan membuat blog tak ada salahnya menentukan tema blog itu sendiri. Apa sebenarnya yang benar-benar ingin teman-teman bagikan sehingga blog tersebut jelas mau dibawa ke mana arahnya. Tetapi bukan berarti membuat blog ramdom seperti blog saya ini keliru karena saya sendiri juga tetap sangat menjalaninya. Sebab kadang saya kehabisan tema untuk wisata dan kuliner. Sehingga jadinya saya menulis apa saja yang bisa saya tulis. Bagi saya sendiri update setiap hari dengan konten yang asli sangat penting.

Tentu saja pada akhirnya personal blog lebih membangun personal branding. Orang lebih mengenal pemilik blognya dibanding isi blognya. Sebab blognya akan banyak sekali membahas dirinya dan pendapat pribadinya mengenai sesuatu. Apakah kita ingin dikenal dengan sisi demikian? Tak ada yang salah dengan memilih apa pun yang ditawarkan di depan mata. Sebab yang salah adalah tak menentukan pilihan sama sekali.

Saat akan memulai ngeblog yakinilah pada diri sendiri untuk menuliskan sesuatu yang sesuai dengan minat kita. Bukan karena sedang ngetrend atau sedang booming. Banyak yang mencari topik tersebut atau ingin seperti orang lain. Jadilah dirimu sendiri tetapi dalam versi yang lebih baik dari sebelumnya. Karena untuk menjadi orang lain sudah tak bisa lagi. Kita hanya bisa memperbaiki diri dan mengoreksi semua yang kita lakukan.


Selamat memulai kegiatan ngeblog.

Pentingnya Memasang Alexa Toolbar untuk Merampingkan Alexa Rank


Dulu sebenarnya saya sendiri tidak pernah tahu dengan yang namanya Alexa Rank. Apalagi kalau sampai banyak yang bertanya pada saya bagaimana caranya saya membuat alexa rank blog ini menjadi ramping. Sekarang sempat turun naik. Memang begitulah yang namanya Alexa Rank. Ada yang naik ada yang turun. Semakin ramping tentu saja akan semakin menyenangkan. Karena penanda trafik yang tinggi adalah dengan angka alexa rank yang semakin kecil.

Untuk blogger yang mencari uang dari blog, trafik yang tinggi, alexa yang ramping tentunya adalah sesuatu yang penting. Sebab dengan demikian banyak juga pengiklan yang akan mampir untuk menawarkan kerja sama. Sehingga banyak sekali orang akan mencari berbagai cara untuk meramping alexa rank blognya. Semakin ramping semakin menggoda untuk dirampingkan lagi. Tentunya kita tak boleh puas terhadap sebuah pencapaian. Namun bukan berarti alexa rank adalah penentu segalanya. Karena tak jarang pula sebuah blog yang alexanya gendut tetapi tetap bisa menghasilkan uang.

Buat blogger seperti saya yang mengawali sebuah blog karena suka menulis tentunya tak menjadi masalah utama saat alexa rank naik turun. Walaupun kepikiran sedikit mengapa trafiknya bisa berkurang drastis. Kalau di blog ini sendiri alexa ranknya anjlok jauh sekali dari angka 90ribuan disebabkan saya sudah jarang menggunakan bantuan beberapa web besar untuk merampingkan alexa ranknya. Tak pernah membagi ke Vivalog atau lintas berita lagi. Ke beberapa komunitas blog pun bisa dihitung dengan jari karena saya sendiri selesai menulis, ya sudah saya tutup PC dan melakukan aktivitas lainnya.

Buat yang memang ingin merampingkan alexa rank blognya ada satu cara yang cukup mudah. Dengan menginstall alexa toolbar di browser yang kita gunakan. Baik Firefox maupun Chrome. Tinggal install dan gunakan browser kita seperti biasa. Sebab alexa akan mendeteksi traffik dari browser yang menggunakan alexa toolbar. Kita pastinya sering blog kita. Jadi penting sekali memasang alexa toolbar di browser. Meskipun demikian ini bukan satu-satunya cara untuk merampingkan alexa rank blog kita. Masih banyak lagi cara lainnya.


Selamat mencoba.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design