1 Oktober 2013

Sepiring Mie dan Dua Telur Ceplok Rebus


Mengikuti OCD (Obsesive Corbuzier’s Diet) bukan berarti lantas saya tak punya kewajiban untuk menyiapkan sarapan. Nah kali ini saya ingin berbagi mengenai sepiring sarapan yang saya siapkan dalam waktu 15 menit. Sepiring mie instant dan dua telur ceplok yang saya rebus.

Awalnya sebenarnya ingin menggoreng dua butir telur tersebut sambil memberikan taburan garam di atasnya. Maklum yang saya buatkan sarapan kali ini orangnya tidak terbiasa makan makanan yang tingkat keasinannya sama dengan saya. Bahkan semua masakan saya selalu disebutnya kurang garam. Maklum saya sendiri sudah terbiasa dengan tingkat asin orang yang terkena hipertensi. Mulai dari kakek, nenek, ibu, dan abah. Semuanya punya tekanan darah tinggi.

Jadi sejak kecil saya selalu makan masakan yang tidak begitu asin.

Jadi setiap masak buat seseorang ini saya selalu menambahkan garam lebih banyak dibandingkan seperti yang selalu saya gunakan. Sayangnya untuk sarapan kali ini saya lupa menambahkan garam pada telur rebusnya sehingga sarapannya tetap jatuh-jatuhnya tawar lagi tawar lagi.

Tak mengapalah ya yang penting sarapannya dimakan sampai habis.

Sei Kakap, Kubu Raya, Kalimantan Barat


Dulunya Sei Kakap (Sungai Kakap) masih menjadi bagian dari Kabupaten Pontianak tetapi semenjak ada pemekaran kabupaten dan ada kabupaten baru yang disebut Kabupaten Kubu Raya, Sei Kakap tidak lagi menjadi bagian Kabupaten Pontianak. Tetapi sebenarnya jaraknya tak begitu jauh dari Pontianak. Jadi tak butuh waktu terlalu lama untuk sampai di sana. Bahkan bisa bolak-balik pada hari yang sama buat yang ingin jalan-jalan dan wisata kuliner.

Sei Kakap memang terkenal dengan kuliner ikannya. Selain harganya yang terjangkau ikannya sudah dapat dipastikan segar-segar karena baru diambil dari kolam ikan yang dijadikan tempat peternakan ikan. Nama tempatnya saja ada ‘kakap’-nya. Dapat dipastikan banyak ikan di sini. Wisatawan dari luar Kalimantan Barat bahkan luar negeri sering dibawa ke sini untuk menyantap berbagai macam masakan khas Kalimantan Barat dari ikan. Seperti ikan asam pedas.

Kalau bicara soal makanan yang satu ini, ikan asam pedas, dapat dipastikan yang sesuai dengan selera makanan Melayu akan terbit air liurnya.

Perbedaan Sei Kakap dan Pontianak yang paling mencolok adalah pemandangannya. Di Pontianak tak sehijau di Sei Kakap. Di Sei Kakap masih banyak sekali pemandangan yang penuh kehijauan yang menyegarkan. Sehingga buat teman-teman yang stress dengan Kota Pontianak tapi tak punya dana lebih untuk liburan terlalu jauh ada baiknya langsung datang saja ke Sei Kakap yang tak begitu jauh dari Pontianak. Selain bisa melihat pemandangan indah di sana juga bisa makan ikan yang besar-besar ukurannya sepuasnya.


Di postingan kali ini didukung oleh foto senja di Sei Kakap yang diabadikan oleh Synatria Eddy.

Sepiring Nasi Goreng Aceh Spesial Warung Seulanga Pontianak


Nasi goreng sebenarnya adalah makanan yang jarang saya pesan. Sebab sulit menghabiskan makanan yang tak ada kuahnya seperti ini. Kecuali dalam keadaan lapar berat. Di Warung Seulanga tempat saya makan mie aceh sebenarnya ada beragam nasi goreng yang ditawarkan. Satu di antaranya adalah nasi goreng aceh spesial.

Spesial karena selain ada tambahan telur mata sapi, ada potongan daging sapi khas Aceh. Harganya juga tak begitu mahal. Hanya 18.000IDR/porsi. Malahan harga yang sangat murah untuk rasanya yang sangat lezat. Untuk menambah nafsu makan bisa pesan segelas teh tarik, 8.000IDR/gelas.


Di warung ini saya masih menyukai mie aceh rebusnya yang biasa maupun yang spesial. Karena saya sendiri sangat suka makanan berkuah. Lebih gampang menghabiskannya dibandingkan makanan yang tak ada kuahnya. Walaupun begitu saya tetap suka kok makanan yang tak ada kuahnya.

Molen Mini dalam Kuali


Hampir setiap minggu ada saja jadwal untuk menikmati sekantong molen mini dengan harga 5.000IDR. saya sendiri sebenarnya lebih suka membeli yang pisang saja tanpa campuran isian yang lain. Karena buat saya, molen ya isinya pisang. Tak ada isi yang lain. Namun ketika molen mini menjamur sejak bertahun-tahun yang lalu, orang pun mulai mencoba untuk memberikan varian isi supaya dagangannya semakin laris.

Di Pontianak sendiri kita akan mudah menemukan gerobak molen mini di sepanjang jalan di Kota Baru. Tidak hanya gerobak molen mini sebenarnya. Karena masih banyak gorengan lain yang tersedia di sini. Namun memang saya paling suka gorengan ya molen mini ini. Harganya juga lebih murah dan bisa dinikmati dengan segelas kopi bersama teman-teman yang lain. Panganan dari pisang, bagi saya sendiri memang selalu menggugah selera.

Tadi malam kami membeli sekantong molen mini dengan pilihan semua rasa di dalamnya. Isi tapai, pisang, cokelat, kacang hijau. Seingat saya hanya empat rasa itu yang mampir di dalam mulut saya. Nah tadi malam ternyata saya berkesempatan untuk mengabadikan gorengan favorit saya itu yang sedang berada di dalam kuali. Masih digoreng.

Berbekalkan kamera ponsel yang selalu siap dijepretkan saya langsung izin ke penjualnya untuk memotret sang molen mini beserta gerombolannya. 

Semangkuk Bubur Barokah


Wih nama Bubur Barokah sepertinya sudah terkenal sekali di Pontianak. Siapa sih yang tdiak tahu dengan bubur yang satu ini. Pertama kali merasakan bubur ini juga memang wajar banyak yang suka dengan sajian yang mereka berikan. Singkatnya itu: ‘ini baru bubur!’.

Keistimewaannya dibandingkan bubur yang lain itu memang pada buburnya sendiri. Ngelekot kata orang Sambas. Buburnya benar-benar lembut dan kental. Benar-benar halus. Ya ngelekot sih kalau menurut saya. Cuma saya tak menemukan padanan kata yang lebih cocok lagi untuk menggambarkannya dalam bahasa Indonesia. Kalau teman-teman tahu super bubur instant yang buburnya halus itu pasti akan paham maksud saya.

Bubur Barokah teksturnya mirip dengan buburnya Superbubur.

Harganya 10.000IDR perporsi. Dengan tambahan ikan teri dan kacang tanah goreng, semangkuk kecil sup sayur, dan juga taburan emping melinjo yang menambah sedapnya bubur ini. Kalau makan buburnya di Warung Bubur Berkah yang letaknya di simpang Jalan Ampera Kota Baru, Pontianak bisa sekalian minum es kelapa muda yang harganya 3.000IDR/gelas.


Karena saya sekarang jarang sarapan, maklum sekarang mengikuti program OCD (Obsesive Corbuzier’s Diet) saya tidak akan menikmati bubur ini pada pagi hari. Kemarin saja hampir jam makan siang baru saya makan di sini.

Pusok Kacang


Pusok adalah sebutan untuk ikan teri. Pusok itu digunakan dalam bahasa sambas dan sekitarnya untuk menyebut ikan teri baik yang halus maupun yang agak besar. Tetapi khusus untuk ikan teri yang lebar disebut pusok laki. Entah mengapa disebut demikian padahal siapa yang tahu jenis kelamin sang ikan teri?

Ikan teri atau pusok lazimnya digoreng setelah dibelah-belah. Biasanya digunakan sebagai tambahan pada bubur atau sop. Bahkan bubur paddas, bubur yang mirip dengan bubur manado juga menggunakan tambahan ikan teri saat disajikan.

Pusok punya pasangan yang merupakan cinta sejatinya sejak lama. Di Kalimantan Barat, biasanya pusok disajikan dengan kacang. Kacang yang dimaksud tentu saja kacang tanah yang sudah digoreng. Makanya ada orang cukup menyebut pusok kacang orang lain sudah tahu apa yang dimaksud orang tersebut. Pusok kacang berarti ikan teri dan kacang tanah. Di dalam toples-toples penjual bubur pusok kacang selalu ada. Siap diraup untuk ditaburkan ke semangkuk bubur yang mengepul uap panasnya.


Kalau tidak disajikan dengan bubur biasanya pusok kacang dibuat sambal kering. Mirip dengan sambal balado. Uwan saya di rumah sering membuat pusok kacang sambal. Dulunya juga sering dapat kiriman pusok kacang dari kampung. Ini lauk saat paceklik. Karena kalau sudah bulan tua, uang kiriman dari kampung menipis. Tak ada lauk di rumah. Setoples pusok kacang sambal bisa menjadi teman makan nasi yang lezat. Disajikan dengan sepiring nasi hangat. Nyomnyomnyom…

Membuat Air Tahu 1 Jam Juga Jadi


Suka minum air tahu? Tetapi tidak pernah mencoba untuk membuatnya di rumah? Sebenarnya membuat makanan atau minuman yang diinginkan di rumah sendiri akan jauh lebih terjamin kualitasnya. Membuatnya juga tak butuh waktu yang lama. Cukup satu jam kalau memang sudah menyiapkan kacang kedelai yang sudah direndam paling tidak 5 jam jika menggunakan air dingin. Ingin lebih cepat proses merendam kacangnya? Gunakan air hangat dan rendam kacang kedelai 1 jam saja.

 

Setelah direndam blender kacang hingga halus dengan tambahan air baru. Jadi air rendaman dibuang saja. Airnya tak perlu banyak untuk memblender kacang sebab untuk membuat susu kedelai keluar dari kacangnya yang dibutuhkan adalah air panas yang baru mendidih. Kacang yang sudah diblender halus siram dengan air yang baru mendidih lalu disaring dan peras ampasnya. Lakukan berulang hingga air perasannya tak lagi berwarna putih susu.

Kemarin saya membuat sepanci besar air tahu dan hanya butuh waktu sekitar 1 jam untuk menyelesaikannya dari proses blender hingga memeras air susu kedelainya. Setelah air susu tersaring bisa dimasak lagi hingga mendidih dengan tambahan daun pandan. Tambahkan gula ketika akan menikmatinya.

Lomba Foto: Bersama Menjaga Sungai

Siapa teman-teman yang hobi jeprat-jepret sungai? Terutama teman-teman yang di Pontianak dan suka sekali menjepret Sungai Kapuas. Walaupun kondisi airnya tak lagi jernih. Tapi Sungai Kapuas selalu menarik untuk difoto. Siapa tahu dengan mengikutkan Sungai Kapuas dalam lomba foto akan ada gerakan nyata untuk menjaga kelestarian sungai.



Saya tertarik sekali dengan sebuah iklan di televisi yang memperlihatkan bagaimana keadaan manusia jika memang pada akhirnya tidak mendapatkan pasokan air lagi. Hidup kita masih bisa berjalan tanpa uang tapi bagaimana kalau tak ada lagi air yang mengalir untuk kita? Bencana besar akan menanti di depan mata kalau begini keadaannya.

Teman saya bahkan sempat bilang kalau tegukan air terakhir sudah kita minum kita baru sadar betapa tak berharganya segunung uang yang kita miliki. Uang menjadi berharga kalau memang masih ada yang bisa dibeli. Tapi lain ceritanya kalau tak ada lagi yang bisa kita beli dengan uang tersebut. Uang hanya alat. Bukan benda yang benar-benar kita butuhkan. Seperti air, tanah, dan udara.

Sayangnya masih banyak orang yang tak peduli dengan kelestarian air di muka bumi ini. Jumlah air bersih di muka bumi ini terus berkurang dan bisa saja habis kalau memang sudah saatnya untuk habis. Sudah banyak tempat yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk hidup. Tak ada air bersih sama saja kematian bagi umat manusia di muka bumi ini.

 

Sungai satu di antara sumber air bagi manusia. Makanya untuk menjaga kelestarian air, kita harus menjaga sungai. Ikut ya lombanya! Klik di sini untuk info lengkapnya!

I am Sexy and I Know It?


Tema bulan ini memang tidak bisa diganggu gugat. Tapi rasanya bingung juga menuliskan sebuah postingan dengan tema ‘I am sexy and I know it’. Yap! Teman-teman tak salah membacanya. Tema Swap Blog kali ini adalah ‘I am sexy and I know it’. Wihi narsis banget kalau lancar menuliskan tentang ini. Sejak kapan saya merasa seksi?

Sayangnya tak ada pilihan kedua untuk tema yang diberikan sehingga tetap harus menuliskan tentang tema tersebut. Swapper yang lain tak tahulah apakah akan bingung juga menyelesaikan tantangan bulan ini. Satu hal yang jelas saya masih blank mengenai isi postingan yang akan saya setorkan di blog Cicil. Cicil sendiri terlihat anteng saja dengan tema tersebut.


Ah sudahlah…. nikmati saja proses menemukan sisi seksi dari sendiri dan yakin menuliskannya.

Swap Blog


Menuliskan ini dalam keadaan menguap karena mengantuk berat. Inilah keadaannya kalau kurang tidur. Sudah tidurnya larut bangunnya awal pula. Beginikah keadaan catin-catin yang lain saat mempersiapkan hari besar mereka? Padahal tak pernah terpikirkan akan melaksanakan acara resepsi yang sama dengan orang lain. Inginnya sederhana saja tanpa banyak tetek bengek yang melelahkan. Tetapi ujung-ujungnya tetap saja banyak hal yang harus diselesaikan dan pernikahan pun akan dilangsungkan seperti pernikahan pada umumnya.

Sudah awal bukan, tanggal 1 Oktober, hari ini. Tandanya ada tema baru untuk Swap Blog. Pertukaran blog sebentar antara 8 blogger yang masih akan terus berlangsung hingga tema ke delapan. Saya sendiri mendapatkan giliran Desember nanti. Untunglah. Saya pikir saya akan mengeluarkan tema pada bulan November. Sedangkan pada bulan November nanti banyak sekali yang harus ditinggalkan untuk memulai sesuatu yang baru.

Sudah siap dengan tema bulan ini? Saya baru tahu temanya tadi pagi. Si Panda Tukang Minggat yang punya andil untuk menentukannya. Saya sendiri akan bertukar blog dengan aphroditeluvapple. Siap-siap ya membaca tulisan yang asing di blog ini dari swapper. 
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design