16 September 2013

Cara Jitu Memikat Hati Pengunjung


Pengunjung sebenarnya bukanlah tujuan utama banyak blogger di dunia ini saat menyelesaikan sebuah tulisan. Maksudnya ada pengunjung atau tidak di blognya biasanya banyak blogger masih rajin untuk menulis dan membaca blog orang lain. Tapi tentunya memiliki ramai pengunjung setiap harinya bisa menjadi nilai tambah untuk sebuah blog. Apalagi kalau ada rencana untuk menjadikan blog tersebut ladang uang.

Banyak blogger memulai proses ngeblognya semua dari kesukaan menulis. Tentu saja kalau tak suka menulis akan kesulitan untuk ngeblog. Kalaupun ada blog yang hanya diisi dengan foto, gambar, atau video itu juga karena dia lebih menyukai membuat postingan dalam bentuk yang lain. Namun pada umumnya memang blogger ngeblog karena suka menulis. Saat seseorang yang suka menulis punya kesempatan untuk memperlihatkan karyanya pada dunia tentu akan sangat menyenangkan jika ada yang membacanya. Terlebih lagi berbaik hati meninggalkan jejak di sana.

Jadi bagaimana sih sebenarnya cara jitu untuk memikat hati pengunjung blog kita? Pengunjung itu manusia. Kalau ingin memikat hati manusia bagaimana caranya? Sentuh emosinya. Dekati dia. Ibaratkan blog adalah sebuah rumah maka rumah seperti apa yang akan dikunjungi orang lain? Rumah yang pagarnya tinggi dan sulit untuk dipencet belnya atau rumah yang pintunya selalu terbuka untuk orang lain? Bahkan pemilik rumah tersebut menyambut ramah siapa saja yang datang.

Memikat hati pengunjung memang gampang-gampang susah. Tetapi ketika kita sudah berteman dengan mereka, dengan cara menjawab komentarnya, mengunjungi kembali blognya, saling mengikuti di twitter, atau berteman di facebook. Rasanya kecil sekali kemungkinan untuk tidak memikat hati pengunjung tersebut. Teman adalah orang yang sangat dekat dengan kita tanpa ikatan apa-apa. Jadikanlah pengunjung itu teman atau sahabatmu dan pikatlah hati mereka. Tawarkan persahabatan yang tulus dan penuh kasih.

Menang SEO Belum Tentu dapat Banyak Pengunjung


Siapa yang bisa menjamin memenangkan persaingan di mesin pencari dan menjadi master SEO sudah merupakan jaminan kita mendapatkan pengujung setiap harinya? Sudah mengenal beberapa seleblogger? Coba cek blog mereka? Apakah mereka memahami SEO secara benar? Atau mereka sudah mendalami masalah SEO dan dapat dipastikan selalu berada di halaman pertama mesin pencari.

Siapa yang sudah pasti mendapatkan banyak pengunjung ke blognya hanya dengan memenangkan SEO? Memenangkan pencarian yang dilakukan orang memang sebuah cara untuk mendapatkan pengunjung. Tapi tidak menjamin banyak tidaknya. Karena pengunjung itu manusia bukan mesin. Siapa yang benar-benar bisa menebak apa yang dipikirkan seorang manusia saat mencari sesuatu.

SEO memang hanya menulis menggunakan kata kunci yang ‘mungkin’ digunakan orang lain untuk mencari melalui mesin pencari.  Semuanya hanya mencari kemungkinan di dalam kemungkinan yang lain. Tak aa yang pasti di dunia ini. Jadi kalau mau mencari sesuatu yang pasti tunggu saja saat sudah berada di alam barzah. Di sana semuanya sudah menjadi pasti karena Tuhan yang punya kuasa.

Beda cerita dengan di dalam persaingan memenangkan SEO. Kita bisa memahami SEO sedalam mungkin. Orang bilang sudah luar kepala. Bahkan sudah pasti menang dalam berbagi lomba SEO yang diadakan brand-brand besar. Tapi itu bukan jaminan blog kita akan benar-benar ramai dikunjungi orang lain. Jumlah pengunjung blog setiap harinya ada yang naik ada yang turun. Bagaimana lagi kemampuan kita untuk bersaing memikat hati pengunjung.

Sekali lagi saya tekankan bahwa pengunjung adalah manusia. Nanti saya akan jelaskan bagaimana caranya memikat hati pengunjung agar mau mampir ke blog kita. kalau memang ingin mendapatkan banyak pengunjung dari blog tentunya SEO bukan modal utama. Masih banyak hal yang harus kita kuasai. Seperti sosial media atau juga portal-portal tempat share blog.


Selain SEO cobalah untuk membagikan blog kita ke tempat-tempat yang ada manusianya. Apalagi di facebook sudah banyak blogger yang membentuk grup tersendiri. Di twitter juga ada akun-akun yang memang merupakan akun komunitas blogger. Masih banyak cara lain yang sebenarnya bisa diterapkan. Hingga yang offline sekalipun. Kalau teman-teman punya cara yang jitu silakan tinggalkan komentar di bawah postingan ini.

Dulunya…


Masa kecil saya selalu menjadi masa-masa yang tak akan pernah terlupakan selau ada bagian-bagian yang menjadi potongan yang bisa menjadi cerita untuk di masa depan. Sekarang hanya bisa mencatat potongan demi potongan sehingga suatu hari nanti ada yang membaca keseluruhannya dan menyelami dasar kehidupan seseorang yang menuliskan semua bagian kehidupannya tersebut.

Dulu, saya masih ingat sekali bagaimana mata saya nanar memperhatikan setiap iklan makanan atau minuman yang ditawarkan untuk anak-anak yang ada di televisi. Bagaimana tidak? Semua makanan itu adalah makanan asing yang tak akan saya jumpai di kampung saya. Bahkan ada beberapa di antaranya hingga hari ini tak ada di Jawai.

Iklan tersebut menampilkan makanan cepat saji yang berbentuk ayam goreng. Saya rasa semua orang sudah tahu ayam goreng mana yang saya maksud. Iyap! Ayam yang itu tuh yang selalu membuat selera makan kita meningkat dan liur terbit di sela-sela bibir. Hingga hari ini gerai ayam goreng tersebut belum ada di kampung saya. Hanya ada di Pontianak. Tetapi karena saya sendiri sudah tinggal di Pontianak tentunya ayam goreng tersebut bukan lagi makanan asing buat saya.

Iklan lainnya lagi yang memperlihatkan sesuatu yang asing adalah pizza. Bagaimana tidak? Saya hanya bisa melihat makanan tersebut dari layar televisi tanpa bisa membayangkan apa rasa makanan tersebut. Tidak ada satu gerai pun yang menjual pizza di kampung saya. Bahkan pizza yang memang asli buatan Indonesia pun tak ada.

Kecuali es krim. Nah, dulunya memang es krim juga sesuatu yang sangat asing. Hingga akhirnya banyak toko di Jawai yang menyediakan berbagai jenis es krim. Termasuk yang sering diiklankan di televisi.

Saya sekarang jadi sering membayangkan bagaimana ya kalau yang menonton adalah anak-anak yang tinggal di perkampungan. Listrik saja tak ada. Untuk menonton televisi masih menggunakan aki mobil yang dimodifikasi sehingga bisa disambungkan dengan televisi hitam putih. Bahkan siaran masih ditangkap menggunakan antena dan siaran itu berasal dari negara tetangga.

Ada yang berada pada posisi itu dulunya. Dulunya, itu saya.

Surat Buat Jodohku


Assalamualaikum
Lama sekali rasanya tak menuliskan selembar surat untukmu. Bisa jadi aku sekian lama berhenti berharap akan menemukanmu. Meskipun sempat sekian bulan kemarin penuh dengan aroma cinta. Memabukkan. Aku pikir tangan itu akan menjadi pelabuhan terakhir untuk aku genggam. Aku kira memang dia orangnya. Ah jodohku, kamu memang nakal. Terus saja kamu bersembunyi di belakang sana.

Aku mencoba berlari mengejarmu. Menyelesaikan perjalanan yang sangat panjang. Aku pikir akan menemukanmu di ujung jalan sana. Ternyata kadang kita tak perlu berlari terlalu cepat. Menghabiskan napas yang hamper tersengal. Kaki yang letih. Jantung yang berdegub sangat kencang. Karena bisa jadi, bisa jadi, orang yang disiapkan Tuhan itu adalah seseorang yang ada di belakangmu. Semakin cepat kamu berlari kamu hanya memperbesar jarak antara dirimu dengannya.

Barangkali itu yang terjadi padaku dan kamu. Kamu yang hanya berjalan lambat di belakangku tertinggal sedemikian jauhnya karena aku berlari semakin cepat. Sekarang aku sudah menghentikan langkahku. Aku berteduh di bawah pohon akasia yang menyediakan keteduhan. Aku menunggu. Berharap orang yang aku temui melintas di hadapanku adalah kamu.

Iya aku menemukan seseorang. Aku harap itu kamu.

Jodohmu
Honeylizious

Review Kuliner: Keripik Pisang


Pontianak rasanya memang terkenal dengan pisang yang bisa dijadikan keripik dan pisang goring.  Apalagi pisang gorengnya dipadukan dengan selai srikaya yang manis dan khas dari Pontianak. Sudah tahu dong selai srikaya sukahati? Ingin mencicipinya secara langsung di rumah? Banyak kok yang menyediakan selai srikaya ini dalam toples kecil yang bisa dikirim ke luar Pontianak.

Kembali lagi membahas soal keripik pisang. Untuk membuat keripik pisang yang seperti ada di gambar ini membutuhkan pisang kepok yang sudah tua tetapi masih belum benar-benar matang. Tinggal dipotong-potong dan digoreng. Setelah digoreng biasanya ada yang membuat caramel dari gula dan mencampurnya dengan pisang yang sudah digoreng tersebut.

Saya sendiri lebih suka keripik pisang yang asin daripada yang manis. Dulunya waktu di rumah susah menemukan keripik pisang yang asin. Kebanyakan orang rumah menyukai keripik pisang yang manis sehingga saya akhirnya dipertemukan dengan keripik pisang asin di sekolah menengah pertama saya. Wah waktu itu tak terkira senangnya hati saya. 

Dapat dipastikan saya segera membelinya. Hampir setiap hari. Kamu suka keripik pisang yang asin apa manis?

Memanfaatkan Lauk Sisa


Menemukan beberapa lauk sisa makan malam yang masih tersisa di kulkas? Mau dibuang sayang. Mau dimakan sudah tak menyelerakan? Tenang lauk sisa sebenarnya bisa diolah kembali menjadi makanan yang nikmat selama kita mau berkreasi di dapur. Bahkan dengan sedikit bumbu. Jangan takut untuk meluangkan waktu dan merasa waktu yang dimiliki terlalu sempit. Sebab ada banyak sekali kreasi makanan dari lauk sisa yang hanya butuh 10 menit untuk menyiapkannya.

Jadi tadi pagi saya menemukan dua potong rendang. Sebutir setengah telur asin. Di dalam kulkas. Saya ambil dan saya potong beberapa siung bawang merah dan putih. Lalu bawangnya saya tumis hingga harum. Saat bawangnya sudah harum saya tambahkan air. Saat airnya hampir mendidih saya masukkan potongan rendang dengan sisa kuahnya ke dalam air yang ada di dalam wajan tersebut. Setelah itu telur asinnya saya belah dua bagian dan saya ambil dengan sendok dan saya masukkan pula dalam wajan yang sekarang warnanya sudah berubah menjadi seperti warna kuah rendang. Yaiyalah namanya juga rendang yang dimasukkan ke sana.


Kemudian saat sudah mendidih saya tambahkan sedikit masako. Jangan tambahkan garam lagi karena asinnya sudah cukup dari kuah rendang dan telur asin. Kalau sudah matang tinggal diangkat dan siap disajikan dengan sepiring nasi hangat. Selamat mencoba.

Menikah Itu…


Saya tidak membicarakan soal pernikahan. Meskipun sebenarnya sedang merencanakan pernikahan dengan seseorang. Entah benar-benar akan terwujud atau sama seperti kisah rencana pernikahan sebelumnya yang berakhir di ujung jalan. Tapi perencanaan kali ini lebih singkat dan padat. Sedikit merisaukan tapi tetap menyenangkan.

Eh jadi lupa ingin ngomongin soal pernikahan. Memang untuk menikah butuh pemikiran yang panjang dan matang. Tapi bukan berarti pemikiran tersebut butuh waktu yang lama. Bukan berarti harus bertele-tele. Lebih baik menjawab ‘iya’ atau ‘tidak’ dengan gamblang dibandingkan hanya menggantungkan sebuah lamaran atau keinginan seseorang.

Seseorang mengajari saya tentang pernikahan. Dia bilang untuk menikah dengna seseorang kita tak bisa berharap mendapatkan seseorang yang sesuai dengan keinginan kita. Katakanlah kita punya 10 sifat yang kita inginkan dalam diri seorang calon suami ternyata kita menemukan seseorang yang ingin menikahi kita hanya punya 2-3 sifat yang kita masukkan dalam kategori wajib ada. Bukan berarti kita harus menolak laki-laki tersebut. Karena tak ada laki-laki yang benar-benar sesuai dengan kriteria kita.

Kalau kita ingin mendapatkan laki-laki yang sesuai dengan keinginan kita ambil kesempatan bersama laki-laki yang hanya punya 2-3 sifat yang kita kriteriakan kemudian 7-8 sifat itu akan kita bentuk dari proses penerimaan dalam pernikahan. Bukankah memang demikian adanya cinta? Proses menerima kekurangan dan kelebihan orang lain. Menerima apa yang ada dan merelakan apa yang tidak ada di sana. Kalau memang kita ingin dia menjadi seseorang sesuai dengan kita inginkan ajarilah dia. Tapi bukan berarti dia tak layak untuk dipertahankan saat dia tidak menjadi seperti yang dia inginkan.


Menikah itu menerima. Kalau kamu tak bisa menerimanya jangan menikah dengannya.

Where You Go For Honeymoon?




Gambar-gambar dalam postingan ini adalah gambar yang saya unggah ke instagram. Kemarin mengantar ‘mami’ ke Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Kalau saya mengajukan pertanyaan buat teman-teman yang barangkali dalam wkatu dekat ini akan menikah dan sedang mempersiapkan dana untuk bulan madu. Katakanlah dana bukan masalah, di manakah tempat yang ingin teman-teman kunjungi bersama orang yang telah menjadi pasangan hidup yang sah tersebut? Tentu banyak sekali tempat yang akan muncul dalam kepala kita. Namun akan ada satu tempat. Satu saja tempat yang akan membuat teman-teman ingin segera mendatanginya bersama orang yang disayangi.

 

Saya sendiri kalau ditanya masih punya satu jawabannya yang sama. Jepang. Selalu ingin mendatangi tempat tersebut dan mendengar orang Jepang berbicara secara langsung. Walaupun sebenarnya pergi ke tanah suci menjadi pilihan yang jauh lebih menarik. Siapa yang tak mau berbulan madu di tempat yang menjadi saksi perjuangan para nabi? Menjumpai Tuhannya bersama orang yang telah Dia ciptakan sebagai pemilik tulang rusuk yang hilang tersebut.

Seandainya dipaksa untuk memilih satu saja antara Jepang atau Tanah Suci saya pikir tempat apa pun akan bermakna karena ada seseorang yang bersama kita. Mau Jepang atau Tanah Suci akan sangat sepi jika kita perginya sendiri tanpa orang yang kita sayangi. Seseorang yang berharga dalam kehidupan kita. Orang yang akan memeluk kita saat angin dingin berusaha merasuk ke pori-pori atau saat daun-daun gugur ke bumi.


Bulan madu, paling penting tentang bulan madu bukan di mana kita menghabiskan detik-detik berharga tersebut tapi dengan siapa kita akan menghabiskannya?


Page One = Pejwan, dengan Cerita Cewek Pipis


Baru ngeh dengan istilah ini setelah mampir ke blognya Bang Yudi di bloggerborneo.com. Page one atau yang paling sering ditulis pejwan di forum-forum ternyata maksudnya ‘muncul di halaman pertama mesin pencari’. Ini tentu saja berkaitan dengan yang namanya kemahiran seseorang menerapkan SEO. Jangan tanya saya soal SEO sebab hingga hari ini saya masih belajar caranya mendalami SEO. Menang di antara jutaan blog dengan ribuan bahkan ratusan ribu postingan untuk tiap blog bukan hal yang mudah.

Memang lebih baik kita menulis konten-konten yang jarang ditulis oleh orang lain tetapi tetap ada yang mencarinya. Selain kita menjadi orang yang memonopoli kata kunci tersebut tentunya saingan menjadi lebih kecil. Nah masalahnya kalau saingannya sedikit dapat dipastikan yang mencari juga tak banyak. Jadi semakin banyak saingan sebenarnya disebabkan oleh banyak yang mencari kata kunci tersebut.

Puyeng kan? Jangan dipikirkan karena saya sendiri juga tak begitu mahir menerapkan SEO di blog ini. Walaupun ada situs yang memberikan angka 30% untuk penerapan SEO untuk postingan di honeylizious.com. Jangan tanya bagaimana caranya karena yang saya lakukan masih jurus lama. Jurus pertama yang saya jaga sampai sekarang. Yaitu menulis dan terus menulis.

Mengapa hari ini lahir tulisan yang membahas tentang SEO? Sebenarnya gara-gara seseorang yang menemukan blog ini dengan kata kunci ‘cerita cewek pipis’. Anehnya ada satu postingan yang muncul di halaman pertama mesin pencari saat ada yang mengetikkan kata kunci tersebut. Padahal saya tidak membuat cerita ‘panas’ jika itu yang diharapkan oleh sang pencari dengan kata kunci ‘cewek pipis tersebut’.

Memang tidak muncul paling atas, tapi bisa muncul di halaman pertama tentunya membuat beberapa orang yang mencari dengan kata kunci ‘cerita cewek pipis’ tersebut jadi mampir ke sini.


Nah buat kamu yang membaca tulisan ini gara-gara mengetik kata kunci cerita cewek pipis mohon maaf yang sebesar-besarnya karena di dalam tulisan ini saya tidak membahas sama sekali cerita cewek pipis yang kamu harapkan.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design