Langsung ke konten utama

What You Pay Is What You Get


Honeylizious.com – Barangkali banyak yang akan mengatakan betapa gilanya menulis setiap hari tanpa dibayar dan jumlahnya sekarang bukan satu lagi, melainkan 12. Selusin tulisan yang saya hadirkan di blog ini setiap hari selama bulan Desember 2013 dan akan selesai tantangan ini dipenghujung tahun. Saat tahun 2014 nanti saya akan menulis dengan lebih normal, satu atau dua artikel setiap hari. Kalau memang sedang banyak hal yang ingin dibagikan barangkali akan menulis lebih banyak. Bergantung apa yang ingin saya tuliskan hari itu.

Namun memang sejak awal saya tidak menulis untuk mengejar uang. Saya hanya suka menulis. Uang adalah bonus yang kemudian saya dapatkan di belakang. Kemudian tanpa saya sadari ternyata usaha keras saya menulis belasan artikel setiap hari akan terbayar. Ada yang menyadari bahwa saya menulis sekian banyak dan bisa menyelesaikannya dalam waktu lebih singkat dari orang lain. Awalnya memang saya kesulitan menulis cepat. Apalagi mengetik menggunakan beberapa jemari saja bukan hal yang mudah untuk mengetik cepat.


Sekarang banyak orang yang ingin saya menulis untuk mereka. Dibayar pula. Ternyata benar pepatah yang mengatakan bahwa 'kita akan mendapatkan sesuai dengan yang kita bayar'. Saya berusaha sekeras mungkin untuk menulis lebih banyak setiap hari dan sekarang saya akan menerima manfaat dari semua yang sudah saya lakukan. Tuhan tidak pernah tidur dan kadang kita tidak pernah menyangka dari mana Dia akan memberikan rezeki untuk kita.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan