31 Desember 2013

Tahun Baru Tanpa Petasan dan Kembang Api


Honeylizious.com – Saya yakin larangan penggunaan kembang api dan petasan sudah ada sejak lama. Sudah banyak pula musibah yang terjadi gara-gara dua benda ini. Tapi yang aneh adalah orang yang melanggar itu tak jarang juga pejabat pemerintah. Seperti di Pontianak beberapa waktu lalu. Saya tidak protes soal perayaan hari besar. Saya hanya protes perayaan hari besar yang menggunakan petasan dan kembang api. Apa pun perayaannya.

Mengapa harus menggunakan kembang api dan petasan? Selain mubazir uangnya. Bukankah itu juga berbahaya? Bagaimana kalau ada tempat yang terbakar gara-gara petasan dan kembang api tersebut? Apalagi dibakarnya di dekat jalan raya. Itu juga tak kalah berbahaya. Pernah terbayangkan jika kembang apinya meledak mengenai orang-orang yang sedang berkendara?

Bagaimana kalau mulai tahun ini kita merayakan tahun baru tanpa kembang api dan petasan? Saya sendiri sebenarnya tak merasa ada yang berbeda dengan hari-hari lainnya. Sama saja hari pergantian tahun di dalam hidup saya. Saya juga tak merayakannya. Sebab selama ini saya lebih suka sendiri dan menulis di kamar jika memang ada waktu luang. Kalau memang pada akhirnya berada di tempat umum dan ikut menyaksikan perayaan tahun baru ya memang sudah risiko keluar di malam tahun baru bukan?


Apalagi tahun ini sudah punya keluarga besar di Pontianak yang membuat acara syukuran sederhana di rumah mertua. Ada lontong dan lauk-pauk di sana. Kalau makan-makan sih saya tak keberatan. Berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar itu tentu sangat menyenangkan. Apa pun momennya. Saya sendiri tidak akan membeli kembang api dan petasan karena saya pikir buat apa bakar-bakar uang bukan?

@honeylizious

Followers