7 Desember 2013

Setiap Kehidupan Ada Penderitaannya


Honeylizious.com – Dulu, dulu sekali, saya memang pernah menjadi manusia yang sama seperti banyak orang di dunia ini. Suka mengeluh. Ada saja yang kurang dalam kehidupan ini. Melihat orang lain lebih beruntung dari saya sendiri. Rasanya saya yang menjadi orang yang paling menderita di dunia ini. Padahal semuanya kembali lagi pada keinginan kita sendiri. Apakah kita memilih untuk bersyukur atau malah mengeluh dengan keadaan?

Kalau memang tak suka dengan keadaan yang sekarang kita alami sebenarnya yang paling baik kita lakukan adalah dengan mengubahnya. Bukankah Tuhan tak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum tersebut tak berusaha untuk mengubahnya. Semuanya kembali lagi pada kita. Berkeluh-kesah saja atau berusaha untuk melakukan sesuatu. Sesuatu yang membuat kita bisa mencapai kehidupan yang kita inginkan.

Walaupun sebenarnya kita sebagai manusia tak akan pernah merasa puas dengan keadaan yang kita dapati di dalam hidup kita. Memang sudah fitrah kita sebagai manusia untuk tidak puas begitu saja dengan apa yang kita punya. Seperti pepatah yang mengatakan sudah diberi betis minta paha. Sudah diberi jantung minta hati. Awalnya kita berharap A, saat A sudah di tangan dan kita genggam, ada lagi yang kita inginkan. Sebenarnya sih dengan ketidakpuasan tersebut kita menjadi termotivasi untuk melakukan sesuatu yang lebih lagi.

Namun satu hal yang tak boleh kita lupakan. Mau kita mendapatkan satu hal saja. Atau malah mendapatkan semua yang kita harapkan, untuk membuat segalanya menjadi lebih berarti hanya dengan melihat ke bawah dan mensyukurinya. Melihat ke belakang sejenak untuk menemukan diri kita yang sebelumnya tak memiliki banyak hal yang sekarang kita miliki. Melihat betapa banyak orang di sekitar kita yang hidupnya masih penuh dengan kekurangan tetapi malah terlihat lebih tenang dan bahagia.


Barangkali mereka memang lebih mudah mensyukuri anugerah yang mereka dapatkan dalam kehidupan ini. Sekecil apa pun itu.

@honeylizious

Followers