Langsung ke konten utama

Seberapa Besar Semangatmu di Awal? (3)


Honeylizious.com – Alexa yang naik turun, Page Rank naik turun, pengunjung datang dan pergi. Semua itu adalah hal yang teramat biasa dialami oleh blogger mana pun. Senang alexa meramping, Page Rank naik, dan banyak pengunjung juga adalah hal yang wajar. Tetapi bagaimana ceritanya kalau ternyata semuanya turun? Semuanya tak sesuai dengan yang kita inginkan?

Sejak awal merintis blog ini dua tahun yang lalu memang saya tak memikirkan soal hal teknis seperti itu. Karena saya tidak tahu. Saya memulai blog ini karena saya suka sekali menulis. Sangat menyukainya. Karena suka saya menulis setiap hari sejak dulu. Walaupun saya tak bisa mengatakan bahwa 'I was born to be a writer'. Tidak. Saya lahir ke dunia ini tidak membawa alat tulis. Jadi tak ada ceritanya saya dilahirkan untuk menjadi penulis.

Setiap orang dilahirkan untuk menjadi orang yang dia usahakan.

Kebetulan saja apa yang saya usahakan sejak kelas 3 sekolah dasar dulu adalah menulis. Tak banyak keahlian saya dan ketika saya berlatih menulis setiap hari dan bisa menghasilkan ide dalam bentuk tulisan, saya merasa di sinilah memang tempat saya seharusnya berada. Menjadi seorang penulis. Mau nulis di blog, nulis buku, atau menulis di koran. Pokoknya saya hanya ingin menjadi penulis.

Tanpa embel-embel akan kaya raya apalagi terkenal. Sebab yang saya inginkan hanyalah bisa menulis setiap hari dan menuangkan semua pikiran saya di blog ini. Syukur-syukur target saya untuk menulis novel bisa lebih banyak lagi tercapai. Menjaga semangat seorang gadis kecil yang berusia 8 tahun yang tulisannya masih seperti cakar ayam itu adalah hal yang sangat menyenangkan dan saya lalukan hingga sekarang.


Sejak awal dia sudah bersemangat sekali soal menulis ini. Tak bisa saya hancurkan harapan dan semangatnya yang sudah menyala itu. Hingga hari ini.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…