Langsung ke konten utama

Sang Juara (2)


Honeylizious.com – Tulis Nusantara memang menyediakan hadiah lebih besar untuk peserta yang bisa memenangkan lomba menulis novelnya. Hadiah pertamanya saja Rp20.000.000. Seumur hidup belum pernah saya bisa menulis satu cerita dan mendapatkan upah sebanyak itu. Uang seperti itu untuk karya kita tentu saja sangat banyak ya! Namun bukan itu yang saya kejar. Saya ingin ikut lomba ini dan menang, kategori novel saya rasa adalah kategori yang saingannya paling sedikit. Sebab tak banyak orang yang akan mampu membuat novel dalam waktu sangat singkat. Kalaupun kebetulan ada yang punya novel yang sesuai dengan tema tentu juga tak banyak.

Makanya kategori novel yang saya pilih sejak awal. Cerpen saya hindari sebab saya yakin pesertanya akan banyak sekali. Persaingan yang sangat ketat untuk menjadi 3 besar di kategori ini. Kalau nonfiksi saya tidak begitu kuat apalagi puisi. Jadi novel satu-satunya kategori yang saya incar. Sayangnya saya disibukkan dengan persiapan pernikahan. Bulan madu. Pindahan rumah. Dan pada akhirnya saya hanya menyelesaikan belasan halaman beberapa hari sebelum deadline. Ketika hari terakhir itu pun saya hanya menulis 30 halaman. Padahal minimal menulis 100 halaman. Masih 70% lagi yang harus ditulis dalam waktu kurang dari 12 jam.


Saya katakan pada diri saya sendiri untuk menyerah. Sudah tak mungkin lagi. Tidak akan terkejar. Tak bisa menuliskan 70 halaman dengan spasi tunggal dalam waktu singkat seperti itu. Terburu-buru menulis juga akan sangat tidak baik. Belum lagi kesalahan pengetikan yang harus dicek ulang. Akan sangat menyebalkan kalau kalah gara-gara hal sepele seperti itu.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma