8 Desember 2013

Marshmallow


Honeylizious.com – Dulu, lama sekali, waktu belum menemukan marshmallow di tempat saya biasanya berbelanja, saya sering memperhatikan marshmallow yang ada di dalam film-film. Biasanya dipanggang dan ditusukkan ke tusuk kayu. Perkemahan yang paling sering memamerkan marshmallow. Dulu saya pikir barangkali rasanya itu seperti daging. Bukannya manis. Sebab dipanggang begitu saja lalu dimakan saat masih panas. Ternyata ada film lain yang memamerkan marshmallow yang dimasukkan dalam minuman coklat hangat.

Persepsi saya tentang marshmallow itu menjadi membingungkan. Rasanya tak mungkin orang mencampurkan sesuatu yang gurih seperti daging di dalam coklatnya. Apalagi saat dia menikmatinya minuman tersebut terlihat sangat 'manis'. Jadi marshmallow itu manis? Bukan asin?

Saya tak tahu rasa marshmallow yang ada di dalam film Hollywood. Tapi saya tahu benar rasa marshmallow yang saya beli. Manis dan saya kurang suka. Terlalu lembut seperti busa dan agak aneh bagi saya yang tak terbiasa makan makanan seperti ini. Mungkin yang lidah Eropa bukan hal yang aneh lagi makan marshmallow. Baik yang dipanggang atau yang dimasukkan di dalam minuman.


Beberapa waktu yang lalu sempat mengirimkan beberapa bungkus marshmallow untuk oleh-oleh adik saya di kampung. Karena dia suka dengan Yupi saya pikir dia juga akan suka sekali dengan marshmallow. Ternyata saya salah. Dia juga tak menyukainya. Apakah karena marshmallow tersebut bukan marshmallow dari Eropa ya? Entahlah...

@honeylizious

Followers