Langsung ke konten utama

Lauk Favorit Fahd


Honeylizious.com – Fahd, adik bungsu yang sebelumnya pernah tinggal bersama saya kali ini datang lagi ke Pontianak karena sekolahnya sedang libur. Tentunya dia sudah kangen dengan mall dan juga suasana Kota Pontianak yang dulu pernah menjadi tempat tinggalnya hampir dua tahun.

Fahd ini termasuk anak yang susah makan. Kalau dulu waktu kecil makannya harus disuapi barulah dia akan makan. Walaupun sempat waktu usia 2 tahun dia menolak untuk disuapi. Tetapi dengan disuapi semua yang ada di piring akan masuk ke dalam perutnya. Berbeda cerita kalau dia makan sendiri. Kecuali yang dimakan adalah nasi dan sarden. Dapat dipastikan dia akan makan dengan lahap bahkan bisa sampai dua piring.

Sarden memang lauk favorit Fahd. Dia tak pernah menolak makan ikan kalengan itu. Saya waktu kecil juga suka sekali dengan ikan dalam kaleng tersebut. Bisa makan dua tiga kali nambah. Walaupun ikannya kadang hanya kebagian satu ekor, kebanyakan yang di dalam piring adalah nasi dan kuah sarden, tapi saya yang masih sangat kecil tetap makan dengan lahapnya. Berbeda dengan sekarang. Satu kaleng biasanya saya masak untuk Fahd saja. Mengingat dia sangat kurus dan saya rasa dengan makan lebih banyak tubuhnya akan lebih berisi.

Kurusnya tentu akan didiagnosa oleh ahli gizi di rumah sakit sebagai kurang gizi atau lebih jauh lagi sebagai gizi buruk. Padahal di rumah selalu diberi makan. Tetapi ya itu, dia makannya terlalu memilih. Apalagi saat bersama Umak di Jawai. Dia akan memesan nasi goreng favoritnya. Nasi goreng merah. Dibuat dengan cabai kering yang dihaluskan. Ada bawang merah bawang putih dan ikan teri goreng. Memang dia makan dengan lahap. Tapi tak ada sayuran di dalamnya karena dia menolak makan sayur.

Berbeda dengan di Pontianak, saya akan memasukkan beberapa potong sayur ke dalam piringnya. Jadi mau tak mau dia juga harus menghabiskannya dan di sini tak ada kompromi. Tak ada alasan tidak suka. Sebab dia sudah cukup besar untuk diberikan pemahaman bahwa dia membutuhkan sayuran bagi tubuhnya. Begitu juga dengan air putih. Memang repot harus meletakkan segelas air di dekatnya setiap kali saya ingin dia minum air putih. Tapi dibandingkan dia tidak minum air putih kan?


Nah favorit Fahd adalah ikan sarden dalam kaleng. Bagaimana dengan masa kecil teman-teman?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan