15 Desember 2013

Janji (7)


Menikahlah denganku.”

Pertanyaan itu meruntuhkan semua pertahananku untuk menjaga janji yang sudah kubuat denganmu. Pertanyaan yang selama ini aku tunggu. Darimu dan dari beberapa orang sebelumnya. Sekarang datang darinya. Bagaimana dengan janji yang sudah kubuat denganmu? Bagaimana denganmu tepatnya?

Aku gamang. Ingin menghubungimu dan mengatakan aku akan segera menikah. Aku ingin menerima lamaran ini. Tapi bagaimana jika ternyata selama ini kamu tak menyimpan rasa cinta untukku? Bukankah itu akan menjadi hal yang memalukan bagiku sebagai perempuan.

Boleh.”

Aku menjawabnya tanpa ragu. Aku yakin aku ingin menikah. Aku yakin Tuhan tidak akan salah memberikan jodoh untukku. Jika memang dia jodohku maka semua prosesi akan lancar hingga selesai. Tak ada hal buruk yang akan menimpa kami. Pikirku demikian. Seandainya kamu yang di seberang sana adalah pemilik rusuk yang hilang ini, artinya kita akan dipertemukan Tuhan kembali bagaimana pun caranya.


Aku tak menanyakan apa-apa padamu. Tak menunaikan janji. Tak membatalkannya juga. Sebab aku tahu jika kamu memang ingin menemukanku kamu sudah melakukannya sebelum hari bahagia itu tiba.

@honeylizious

Followers