11 Desember 2013

Janji (1)

Pontianak kadang dilanda hujan. Kadang panas. Tak menentu. Sama seperti rasa yang mengganggu pikiranku. Kamu sendiri yang mengatakan 'kita akan bertemu'. Berkali-kali pula kamu menanyakan pertanyaan yang sama padaku.

Kita akan bertemu kan?”

Aku ingin sekali menjawab dengan bersemangat dan mengatakan 'tentu saja'. Kemudian aku menelan semua semangat itu. Takut kamu lari karena melihatku terlalu berharap dengan hubungan kita berdua. Hubungan yang sejak awal aku tak paham ke mana arahnya.

Iya, kita akan bertemu.”

Apakah jawabanku dingin? Membuatmu merasa bahwa aku sama sekali tak berharap kita membuat janji untuk bertemu di titik batas itu suatu hari nanti. Menemukanmu di seberang sana. Di negeri jiran yang belum pernah kujejaki.

Kita akan bertemu kan?”

Kamu menanyakan pertanyaan yang sama padaku beberapa hari kemudian.

Iya, kita akan bertemu.”


Aku masih merapatkan semangatku. Aku takut berharap terus padamu. Walaupun aku tahu aku tak bisa menghalangi hatiku sendiri untuk mengharapkan pada hubungan yang lebih denganmu. Aku ingin menanyakan tentang rasamu padaku. Atau setidaknya menyatakan perasaanku padamu suatu saat nanti.

@honeylizious

Followers