Langsung ke konten utama

Holland Pie Asli Bangka di Pontianak (1)


Honeylizious.com – Akhirnya setelah bertahun-tahun hanya memperhatikan warung di Jalan Gajahmada yang menjual Holland Pie, saya tertarik untuk singgah dan mencicipi rasanya. Sebenarnya sih memang ini sama saja dengan Apam Pulau Pinang yang ada di Jawai. Perbedaannya hanya pada ukuran dan isian. Kalau di Jawai saya ingat betul dulu isinya hanya gula dan kacang tanah.

Ukurannya juga kecil. Paling suka Apam Pulau Pinang itu yang ada di Sentebang. Di sebuah Warung Kopi Tauhid dekat komplek pemakamam di Sentebang dekat pasar sayur. Harganya juga miring dulu. Sekarang saya lupa berapa harganya. Sebab saya sendiri juga sudah lama sekali tak membeli Apam Pulau Pinang di sana. Banyak orang yang menyebutnya Apam Pinang saja di Pontianak. Bahkan tak sedikit yang menyebutnya sebagai Martabak Manis.

Padahal dalam pikiran saya martabak itu hanya untuk yang asin dan menggunakan daging. Sedangkan yang manis akan disebut apam. Khususnya untuk Martabak Manis lebih suka menyebutnya Apam Pulau Pinang. Entah mengapa di Jawai penyebutannya seperti itu. Saya sendiri tak pernah mencoba mencari tahu sejarah Apam Pulau Pinang. Barangkali memang berasal dari sana. Dari Pulau Pinang. Hehehe...


Dulu setiap ditanya oleh-oleh apa yang diinginkan kalau Aki atau Uwan pergi tanpa membawa saya jawabannya pasti ingin dibawakan Apam Pulau Pinang. Sebab di Bakau. Tempat saya dilahirkan di Jawai, tak ada penjual Apam Pulau Pinang. Itu waktu saya kecil. Sekarang sudah ada beberapa warung kopi yang tidak hanya menjual goreng pisang sebagai jajanan teman minum kopi. Tapi juga menyediakan Apam Pulau Pinang. Satu di antaranya warung kopi yang berhadapan dengan rumah Uwan.


Memang sekarang berbeda sekali rasanya saat bisa makan Apam Pulau Pinang dan membelinya kapan saja dengan waktu masih kecil dulu. Apam Pulau Pinang yang jarang ditemukan menjadi jajanan yang istimewa dan selalu dinantikan sebagai oleh-oleh karena tidak dibawa bepergian.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma