9 Desember 2013

Galaxy Express (Bagian 10)


Rita berdiri di luar toko. Celemeknya belum dia kenakan. Wajahnya keruh. Aku yang sedang menangis menghapus air mataku. Berusaha menyembunyikan air mataku sendiri. Dia yang tadinya menatapku dingin sekarang menarik tanganku dan memelukku erat.

Kamu kenapa, Sofia?”

Sisca...” hanya nama itu yang bisa aku sebut tanpa bisa aku jelaskan lebih banyak pada Rita.

Ya sudah kita hari ini libur saja. Kita habiskan waktu di luar buat bersenang-senang.”

Aku mengaduk es jeruk yang berdiri di depanku. Tinggal setengah dan es batu di dalamnya sudah mulai mencair. Agak tawar sekarang rasanya. Sedang gelas minum Rita sudah habis sejak tadi.

Dia mengatakan padaku dia menyukai orang lain.”

Orang lain?”

Aku berusaha menunjukkan wajah terkejut walaupun sebenarnya aku sudah menebak hari ini akan benar-benar datang. Saat Rita akan mengetahui semuanya sedang aku belum siap untuk menjelaskannya.

Kamu tak ingin mengatakannya dengan jujur padaku, Sofi?”

Rita membuat segalanya jadi serba salah. Dia menunjukkan wajahnya yang manis itu dan menanyakan pertanyaan yang tak pernah aku sangka akan datang secepat ini.

Iya, dia memang mengatakan tentang perasaannya padaku. Dia bilang dia mencintaiku.”

Aku mengakuinya dengan rasa bersalah. Harusnya aku memang mengatakannya sejak awal. Sebelum Rita menyatakan perasaannya pada laki-laki itu.

Selama ini kita selalu membagi semuanya berdua. Tak pernah ada rahasia di antara kita Sofia. Sekarang aku bingung apakah aku harus tetap percaya padamu atau lebih baik kita tak usah bertemu lagi?”

Persahabatan kita adalah segalanya buatku Rita, makanya aku tak mengatakannya padamu. Toh aku tak berniat mengambil Renno darimu.”

Dia bukan milikku, Sofia. Siapa pun boleh mencintainya.”


Rita bangkit setelah meninggalkan beberapa lembar uang di meja. Aku juga tertinggal di sini. Bingung harus ke mana.

@honeylizious

Followers