Langsung ke konten utama

Eyeliner yang Paling Disukai Saat Traveler


Honeylizious.com – Ngomongin make up dulu yuk. Penting banget nih buat traveler perempuan yang tidak ingin dandanannya berantakan selama berada di tempat wisata. Apalagi kebetulan tak membawa peralatan make up yang lengkap saat bepergian untuk menghemat tenaga saat membawa tas.

Saya juga seperti itu. Traveling tentunya tak ingin membawa terlalu banyak barang. Apalagi kita berniat membeli banyak oleh-oleh sepanjang perjalanan yang akan menambah bawaan. Kalau memang ingin make up yang tahan seharian meskipun terkenal hujan atau air wudhu sebenarnya yang paling harus dijaga adalah maskara dan eyeliner.

Bicara soal eyeliner khususnya, karena maskara sudah banyak yang waterproof. Sedangkan eyeliner masih banyak yang belum waterproof dan cukup menakutkan kalau misalnya kita terkena hujan selama perjalanan atau harus salat di luar penginapan. Tentunya kita tak ingin wajah kita berantakan . Paling menakutkan adalah bagian eyelinernya. Apalagi banyak perempuan yang suka menggunakan eyeliner cair.


Memang eyeliner cair lebih indah saat diaplikasikan. Lebih mengilat dan hitamnya lebih pekat. Tetapi kekurangan eyeliner cair itu ada yang dengan mudahnya luntur dan meleber ke mana-mana. Makanya kalau traveling saya paling suka membawa eyeliner pensil. Selain tidak gampang luntur dan gampang memperbaikinya, eyeliner pensil juga bisa digunakan untuk membuat garis di kelopak mata bagian bawah. Lebih tahan lama dan mudah pula dibersihkan.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan