Langsung ke konten utama

Bagai Mimpi


Honeylizious.com – Rasanya seperti mimpi bisa mendengar suara Fahd di dalam rumah. Sedang bermain PS sendirian. Melihat tubuh kurusnya yang tak tertutup pakaian karena sering sekali dia merasa kepanasan. Paling hanya mengenakan celana pendek di rumah. Melihat dia tertawa atau meminta makan siang dengan lauk sarden.

Bagai mimpi juga bisa menuliskan tentangnya kembali di blog ini setelah hampir dua tahu tak bertemu dengannya. Terakhir saat dia 'direbut' kakak sulung saya dan saya tidak diizinkan untuk bertemu lagi dengan orang tua saya. Memang harga yang sangat mahal untuk membayar ketenangan hidup dan aman dari gangguan kakak sulung seperti dia.

Tak bisa pulang kampung. Tak bisa ketemu adik dan orang tua. Hanya sendirian di Pontianak. Benar-benar bertahan hidup sendirian. Alhamdulillah selama dua tahun itu saya berhasil melewatinya. Mampu melangkah dengan kaki sendiri dan berdiri tegak tanpa bisa digoyahkan oleh ancaman orang yang selama ini saya panggil kakak.


Ancaman dan kekejaman yang saya terima sejak kecil sudah menjadi bagian kehidupan yang rasanya entah kapan akan berakhir. Saat semuanya sudah benar-benar berakhir dan saya memulai hidup saya baru, semuanya bagai mimpi. Saya pikir saya tetap akan abadi menjadi adik yang disiksa oleh kakaknya secara fisik dan jiwa. Saya kira tak akan ada yang bisa menyelamatkan saya. Hingga akhirnya saya menyelamatkan diri saya sendiri.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…