12 November 2013

Wilayah Timur Kalimantan Barat Trip (2) Selamat Datang di Kabupaten Sanggau


Heyho... biasanya kita akan senang sekali saat mendekati gerbang selamat datang di sebuah tempat baru yang kita datangi. Apalagi jika tempat tersebut baru pertama kali kita temui. Tapi bagaimana ceritanya jika gerbang ucapan selamat datang tersebut kontras sekali keadaan jalanan yang ikut menyambut kita?

Selamat datang di Kabupaten Sanggau. Terlihat megah sekali gerbangnya. Foto pejabat yang ikut menghiasinya juga indah. Indah sekali jika kita tak segera merasakan indahnya lubang di jalanan yang akan mengguncang kendaraan dan sekalian dengan penumpang yang ikut berada di dalamnya. Jangan langsung kecewa dengan jalanan yang ada di depan kita yang baru saja kita lihat di dekat gerbang penyambutan orang yang baru tiba di Kabupaten Sanggau sebab lubang-lubang tersebut masih banyak sekali jumlahnya. Setiap lubang yang kita lewati bukan akhir dari hancur leburnya jalanan yang kita jalani. Sebab itu baru awal. Baru pembukaan. Belum ada apa-apanya dengan jalan selanjutnya yang akan kita lintasi.

Selamat datang di Kabupaten Sanggau yang akan membuat kendaraan kita seperti roller coaster, salah kemudi bisa-bisa kendaraan yang kita naiki terpeleset masuk jurang atau terperosok amblas ke dalam lubang. Kalau sudah seperti itu barulah kita benar-benar disambut oleh semua lubang yang ada di jalanannya. Jalan ini, percaya atau tidak percaya, adalah jalan negara. Sekali lagi saya tekankan pakai huruf kapital. JALAN NEGARA. Namun hingga tulisan ini diterbitkan, keadaan JALAN NEGARA tersebut masih seburuk itu. Masih penuh lubang. Kemudian yang menjadi masalah bukan hanya lubang-lubangnya. Tetapi licinnya jalanan yang berlubang tersebut karena banyak tanah kuning dan air. Sebab sekarang memang sedang musim penghujan. Sering kali daerah wilayah timur Kalimantan Barat ini diguyur hujan pada malam hari dan membuat jalanan menjadi medan yang sangat berbahaya.

Tetapi perjalanan tak bisa dihentikan. Jangan harap kita bisa berhenti begitu saja saat menemukan jalanan yang buruk. Selain penuh lubang jalanan juga sempit. Hanya bisa dilalui satu kendaraan di sisi kiri dan satu lagi di sisi kanan. Kalau ada kendaraan yang berhenti di satu sisinya dapat dipastikan ini akan membuat masalah baru. Macet. Sebab jalanan yang rusak parah ini adalah jalanan yang selalu dilewati oleh banyak kendaraan. Baik kendaraan umum atau pribadi.

Tak ingin bertemu dengan jalanan yang banyak lubang berbahaya ini? Pilihan satu-satunya untuk ke wilayah timur Kalimantan Barat hanyalah naik pesawat. Itupun hanya dua wilayah yang bisa didatangi dengan kendaraan udara. Putussibau dan Sintang. Sisanya? Tetap menggunakan jalur darat. Sebab jalur air tidak ada kendaraan umumnya. Hanya ada angkutan air untuk mengangkut barang. Itupun saat air pasang saja bisa digunakan. Kalau surut? Jalur darat lagi yang menjadi pilihan satu-satunya. Yah ujung-ujungnya jalan darat yang paling mudah untuk dipilih tapi bukan dijalani. Karena sama saja kita masuk ke lubang buaya kalau sudah berada di jalanan yang berlubang dan licin tersebut. Lubang yang menganga juga tak bisa kita prediksikan ke dalamannya kalau sudah penuh oleh air dan lumpur.


Buat yang ke wilayah timur Kalimantan Barat, hati-hati saja ya! Semoga selamat sampai tujuan.

@honeylizious

Followers