Langsung ke konten utama

Wilayah Timur Kalimantan Barat Trip (17) Gerakan Rp1.000 Untuk Jalan Sanggau Memulai Aksinya

Trip (7)
Trip (8)
Trip (9)
Trip (10)
Trip (11)
Trip (12)
Trip (13)
Trip (14)
Trip (15)
Trip (16)


Honeylizious.com - Akhirnya Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Sanggau memulai aksinya untuk memperbaiki jalanan di wilayah timur Kalimantan Barat yang selama ini memang hancur lebur seperti bubur. Banyak yang berlubang. Banyak pula yang penuh tanah kuning yang membuat jalanan menjadi sangat licin. Pengendara dituntut kehati-hatiannya saat berkendara. Apalagi jika yang dikendarai adalah truk yang penuh dengan muatan. Bisa terbalik jika memang tidak hati-hati.

Uang sumbangan yang terkumpul sudah digunakan oleh anggota Gerakan Rp1.000 untuk Jalan Sanggau untuk memperbaiki jalanan yang rusak parah di wilayah timur Kalimantan Barat itu. Kendaraan berat yang biasa digunakan untuk mengeraskan jalan pun sudah diturunkan.

Tentunya saat jalanan ini sudah mulus dan bisa digunakan dengan nyaman oleh masyarakat, jangan lupa untuk memasang plang bertuliskan 'Jalanan Ini Dibangun atas Sumbangsih Masyarakat'. Harusnya pemerintah yang bertanggung jawab malu dengan masyarakat yang akhirnya melakukan gerakan sendiri untuk memperbaiki jalan negara. Bukankah masyarakat membayar pajak kepada negara.

Seperti yang saya bilang sejak awal, uang Rp1.000 mungkin buat banyak orang sama sekali tak bernilai. Hanya bisa untuk membayar parkir motor satu kali. Atau diberikan pada pengemis di lampu merah. Tetapi kalau uang Rp1.000 itu dikumpulkan bersama-sama oleh banyak orang tentunya akan mencapai angka yang tidak sedikit dan bisa membuat perubahan yang besar di negara kita.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma