26 November 2013

Seandainya Saya Tidak Ngeblog (Spesial)


Honeylizious.com – Tentu saja ini akan menjadi edisi spesial di bulan yang memang sangat istimewa ini. November 2013 saya merasa menjadi seseorang yang sangat baru. Seseorang yang terlahir kembali ke dunia ini. Semuanya begitu cepat. Ternyata sudah sah. Yap saya akan berbicara tentang seseorang yang sekarang menjadi suami saya yang tidak akan pernah saya temui kalau saya tidak ngeblog.

Beberapa tahun yang lalu, saat blog ini belum lahir. Kami sebenarnya berada sangat dekat. Jarak kantornya ke studio Radio Volare bukanlah sesuatu yang jauh. 1-2 menit bisa sampai kalau tidak macet. Kalaupun macet paling 3-4 menit sudah bisa tiba di kantor saya dari tempatnya bekerja. Tetapi mengapa bertahun-tahun sebelumnya kami sama sekali tak saling menemukan.

Kehidupan memang memberikan perjalanan panjang yang kadang lucu sekali jika diingat-ingat kembali. Bagaimana ketika takdir mempertemukan kami berdua. Bagaimana akhirnya kami menyatakan akan membina rumah tangga bersama. Berawal dari blog ini. Blog yang lahir karena sebuah hadiah dari teman baik yang suka dengan tulisan-tulisan saya. Untuk mendukung kegiatan tulis-menulis yang sempat kacau beberapa tahun yang lalu itu, diberikanlah hadiah sebuah blog dengan domain berbayar untuk menjadi 'rumah pribadi maya' saya.
Rumah pribadi yang membawa banyak hal. Lalu sebuah perjalanan panjang pun dimulai. Ketika ternyata blog ini membawa rezeki yang tak pernah saya sangka sebelumnya. Ada beberapa yang memang saya harapkan ada pula yang datang begitu saja. Terutama seseorang yang sekarang saya sebut 'suamiku'. Tapi jangan kira habis ngeblog saya langsung bertemu dia. Tidak semudah itu. Ada perjalanan yang harus saya lewati. Beserta onak duri yang membuat telapak kaki saya terluka.

Saya jatuh. Bangkit. Jatuh. Bangkit lagi. Sampai akhirnya nasib membuat saya mendapatkan dua hadiah Samsung Galaxy Y yang dua-duanya sudah saya jual dan saya belikan lenovo yang sudah saya gunakan sekitar 6 bulan. Belum genap setahun usia smartphone tersebut. Melalui smartphone itulah Tuhan memilih untuk mempertemukan kami berdua. Jangan tanya seberapa sering saya menanyakannya pada Tuhan.

Kapan jodoh saya akan datang? Siapa jodoh saya sebenarnya? Kenapa saya tak kunjung menikah?

Menikah memang bukan sebuah perlombaan dan siapa yang tercepat dia yang menang. Tapi saya rasa saya sudah siap dan butuh status sebagai seorang istri. Hidup sendirian itu penuh dengan kesepian. Adanya seseorang yang memperhatikan kita setiap hari akan sangat menyenangkan. WeChat yang saya install di Lenovo tersebut membuat kami bertemu. Walaupun tak mudah sebenarnya untuk mempertemukan kami berdua. Padahal sangat dekat. Terlalu dekat untuk tak bertemu. Sering makan di Warung Seulanga di Jalan Purnama yang memang merupakan tempat favorit kami dulunya.


Bagaimana bisa kami tak bertemu di warung tersebut sedangkan waktu masih tinggal di Radio Volare saya masih sangat sering makan di sana, demikian pula dirinya. Ah seandainya saya tidak ngeblog, hingga hari ini mungkin kami belum dipertemukan di dalam pernikahan.

@honeylizious

Followers