Langsung ke konten utama

Radang Tenggorokan


Akhirnya saya terkena radang tenggorokan lagi. Rasanya memang sering sekali saya terkena penyakit yang satu ini. Apalagi kalau malam hari saya meminum es yang terlalu manis. Setidaknya sehari dua hari tenggorokan akan menjadi sangat tidak nyaman. Radang dan membuat saya batuk penuh dengan dahak.

Beberapa hari yang lalu saya memang kehujanan. Dua atau tiga hari berturut-turut dan memang sangat mengkhawatirkan akan terkena radang tenggorokan. Ternyata benar. Tiga hari yang lalu tenggorokan saya radang. Saya batuk dan flu. Saya selalu yakin madu adalah obat yang terbaik untuk radang tenggorokan yang saya alami. Sehingga beberapa kali saya meminum madu supaya radang tenggorokan saya mereda.

Memang pada akhirnya dahak akan keluar banyak sekali dan membuat batuk saya terdengar lebih parah. Sebab batuknya tak akan berhenti sampai semua dahak itu berhasil dikeluarkan. Radang tenggorokan ini sampai membuat suara saya hampir hilang. Cukup mengkhawatirkan untuk seseorang yang besok akan melangsungkan pernikahan. Bagaimana ceritanya saya menggunakan bahasa tanpa suara?

Masuk angin sudah selesai, radang tenggorokan yang masih menggila. Jadi tadi subuh saya pun mencari cara untuk meredakan radang tenggorokan ini. Supaya suara saya yang indah dan merdu itu bisa kembali terdengar. Sekarang saya terdengar sangat aneh dengan suara yang sedemikian seraknya.


Lalu ada resep teh jahe yang bisa dibuat untuk meredakan radang tenggorokan. Nanti habis menulis ini saya bisa meminta seseorang di dapur untuk membuatkannya. Kalau memang berhasil meredakan radang tenggorokan yang saya derita akan saya bagikan di blog ini. Teh jahenya juga akan saya beri sedikit madu supaya ada rasa manisnya dan membuat radang tenggorokan ini bisa segera teratasi.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma