17 November 2013

Peserta Gowes Asik-nya Menangis (2)


Baca dulu tulisan yang ini supaya lebih jelas.

Panitia menghitung tiga kali dan peserta yang seharusnya mendapatkan rumah tersebut memang tidak ada di lokasi. Disobeklah kertas undiannya dan panitia mencabut undi untuk kedua kalinya khusus untuk hadiah utama. Hadiah sepeda yang bejibun itu sudah lewat, demikian pula dengan kulkas-kulkas, ada yang satu pintu, ada yang dua pintu. Jangan tanya lagi televisi yang banyak sekali itu juga bukan menjadi milik Nurul sepupu saya yang pengen sekali ganti tivi di rumahnya. Maklum masih pake tivi tabung. Kompor gas aja tak dapat. Ahay... entah kenapa sulit memang mendapatkan hadiah dari undian seperti ini. Apalagi pesertanya banyak bo'.

Ternyata pemilik nomor undian yang kedua ditarik panitia itu ada orangnya. Wih semakin banyak yang kecewa dong. Tetapi ketika panitia mengatakan bahwa nomornya harus dalam keadaan aktif dan sudah membeli paket internet, banyak sekali yang mendoakan dia tidak memenuhi syarat tersebut. Apalagi ketika naik ke atas panggung dia membawa segepok kupon. Memang memiliki banyak kupon memungkinkan kita menang hadiah lebih besar. Tapi bagaimana ceritanya kalau itu malah membuat kita tak bisa memenuhi syarat yang diminta panitia?

Syarat yang sejak awal sudah dikabarkan panitia melalui kupon undian dan bahkan pembawa acaranya sudah berkoar-koar saat pagi-pagi acara digelar. Namun saya yang tadinya juga berharap dia tak memenuhi syarat tersebut jadi kasihan melihat pemilik kupon kedua hampir menangis di atas pentas. Dia bilang: “Tolonglah, Pak!”. Peraturan tetap peraturan bukan? Tak bisa dilanggar karena itu sama saja melanggar hak peserta lain yang sudah memenuhi persyaratan yang diberikan panitia.

Saat turun memang peserta tersebut menangis karena rumah yang seharusnya menjadi miliknya batal dan diserahkan pada pemilik kupon ketiga. Jadi panitia mencabut kupon satu kali lagi dan mendapatkan pemenangnya. Pelajaran hari ini adalah, kalau mau memperbesar kesempatan menang, jangan sampai kebanyakan kupon dan tak mengaktifkan semua kartu perdana yang diikutsertakan dalam undian. Kalau memang tidak sanggup mengaktifkannya semua ya jangan beli banyak-banyak dong.


Akhir kata, mengutip ucapan pembawa acara: “Kami sekeluarga mohon maaf ya Pak.”

@honeylizious

Followers